
Cessa menginap di rumah Eleanor karena hari ini mereka akan piknik bersama. Cessa membuka mata nya, ia baru saja terbangu dari tidur nya dan tidak menemukan Eleanor disamping nya.
Cessa bangkit dari tempat tidur dan mencari Eleanor.
"Selamat pagi," sapa Cessa ketika bertemu dengan Amel yanh sedang beres-beres rumah.
"Selamat pagi Nona kecil," jawab Amel tersenyun lebar.
"Apakah Bibi melihat mama?" tanya Cessa membuat Amel menganggukan kepala nya.
"Tentu saja, Nona sedang memasak di dapur," jawab Amel membuat Cessa mengangguk mengerti.
"Terima kasih, Cessa akan pergi ke dapur menemui mama." Cessa tersenyum lalu berlari menuju dapur.
"Good moring mama," sapa Cessa menggampiri Eleanor yang sedang memasak.
"Good morning sayang, tidur mu nyenyak?" tanya Eleanor membuat Cessa mengangguk senang.
"Sangat nyenyak, mama masak apa?" tanya Cessa mencoba melihat masakan Eleanor.
"Tentu saja makanan kesukaanmu, Aunty juga membuat cake pisang untuk piknik kita nanti," jawab Eleanor membuat Cessa berteriak senang.
"Yeyy! Mama yang terbaik," jawab Cessa lalu memeluk kaki Eleanor.
"Mau Aunty buatkan susu coklat?" tanya Eleanor membuat Cessa langsung menganggukan kepala nya.
"Mau sekali mama," jawab Cessa, Eleanor membuatkan susu coklat untuk Cessa. Eleanor senang mengetahui Cesa menyukai susu coklat dibanding susu putih, sampai sekarang Eleanor masih merasa meriding, mual, dan bergetar ketika melihat susu putih apalagi meminum nya, bisa pingsan Eleanor.
"Terima kasih mama," ujar Cessa sambil tersenyum hangat.
"Jangab lupa minum air putih terlebih dahulu sayang." Eleanor memberikan air putih pada Cessa.
"Siap mama."
Cessa meminum air putih sedikit lalu mulai meminum susu nya, Eleanor bahkan memberikan Cessa cake pisang untuk sarapan Cessa.
"Cake pisang mama sungguh yang terbaik." Cessa dengan lahap memakan cake pisang buatan Eleanor.
"Sayang, sarapanmu sudah?" tanya Eleanor ketika ia sudah selesai menyiapkan bekal untuk piknik mereka.
__ADS_1
"Sudah mama. Papa kata nya akan menyusul kemari ketika pekerjaan papa selesai, mama," ujar Cessa turun dari kursi dan menghampiri Eleanor.
"Benar kah, sekarang saat nya kita mandi dan bersiap." Eleanor menggendong Cessa yang sekarang sedang tertawa senang karena digendong oleh Eleanor.
"Amel, tolong urus sisa nya."
"Baik Nona."
Sedangkan itu Liam sedang bersiap untuk pergi ke rumah Eleanor. Sebentar lagi mereka akan piknik ke tempat rekomendasi Eleanor.
Setelah bersiap Liam langsung mengendarai mobil nya menuju kediaman Eleanor.
"Dimana El dan Cessa?" tanya Liam pasa Amel.
"Nona dan Nona kecil sedang bersiap-siap Tuan," jawab Amel membuat Liam menganggukan kepala nya dan menunggu di ruang tamu.
Tidak lama menunggu Eleanor dan Cessa datang dengan mengenakan dress yang sama. Cessa dan Eleanor menggunakan dress warna peace serta topi putih. Mereka sudah mirip seperti ibu dan anak.
"Papa!" Cessa berteriak dan menghampiri Liam.
"Selamat pagi Tuan putri, hari ini Tuan putri terlihat semakin cantik," puji Liam membuat Cessa tersenyum bangga.
"Tuan putri benar sekali, mama paling cantik."
Eleanor dapat mendengar dengan jelas percakapan anak dan ayah itu dan sekarang pipi Eleanor sudah memanas karena malu.
"Kau sudah lama menunggu Liam?" tanya Eleanor mengalihkan pembicaraan.
"Tidak, aku baru saja tiba," jawab Liam membuat Eleanor mengangguk kan kepala nya.
"Papa, pakai ini," ujar Cessa memberikan topi putih pada Liam.
"Terima kasih anak papa," ujar Liam mencium kening Cessa.
Setelah bersiap akhir Eleanor, Liam dan Cessa pergi piknik bersama. Sekarang mereka sudah didalam mobil dalam perjalanan menuju lokasi piknik.
Cessa dengan bahagia bernanyi lagu anak-anak di kursi belakang, sesekali mereka menyahuti Cessa yang kadang bercarita tentang teman sekolah nya.
Cessa juga bercerita tentang Theo teman bermain nya ketika di rumah. Kata nya Theo hari ini keluar kota bersama keluarga nya mengunjungi kakek dan nenek nya.
__ADS_1
Liam memarkirkan mobil nya ketika mereka sudah sampai di tempat piknik.
Mereka membentangkan tikar dipinggir danau, banyak pengunjung yang datang dan untung saja mereka bisa menemukan tempat duduk.
"Mama, mau jus jeruk Cessa sangat haus." Cessa meminta jus jeruk pada Eleanor.
"Sebentar sayang," jawab Eleanor sedang mengeluarkan barang-barang piknik mereka dibantu oleh Liam.
"Ini sayang." Eleanor memberikan jus jeruk pada Cessa.
"Terima kasih mama," ujar Cessa langsung meminum jus jeruk nya.
Cessa bermain bersama Liam dan Eleanor, mereka bermain kejar-kejaran lalu tertawa bersama. Mereka benar-benar bahagia.
Setelah puas bermain, mereka makan siang bersama. Tentu saja Liam dan Cessa sangat menyukai masakan Eleanor.
"Cessa akan membuat cerita piknik hari ini di buku tugas," ujar Cessa disela makan nya. Cessa ada pekerjaan rumah yang menyuruhnya bercerita tentang liburan. Eleanor tersenyum hangat mendengar penuturan polos dari Cessa.
"El, bagaimana proses pembangunan cabang cafe mu? Ada yang bisa kubantu?" tanya Liam membuat Eleanor menggelengkan kepala nya.
"Sudah hampir selesai, nanti jika aku butuh bantuan aku pasti menghubungi mu Liam."
"Baiklah."
Mereka terdiam bersama mereka melihat Cessa yang sedang bermain dengan salah satu anak yang juga piknik disekitar danau.
Masa lalu memang tidak bisa diubah, dahulu Eleanor pernah kemari bersama adik dan suami nya. Kenangan buruk yang harus Eleanor hapus, pengkhiatan yang sangat menyakitkan. Dengan ini Eleanor bisa menggantikan kenangan buruk itu, sekarang hanya akan ada kenangan baik. Perlahan Eleanor akan mengganti kenangan buruk itu menjadi kenangan indah. Tanpa sadar Eleanor tertidur di samping Liam, dengan hati-hati Liam membawa Eleanor bersandar pada nya
"Mama, ayo main bersama." Cessa datang namun kemudian terdiam.
"Sstt, mama baru saja tidur. Bisakah Tuan putri bermain bersama teman?" pinta Lucam membuat Cessa menganggukan kepala nya lalu kembali bermain bersama teman baru nya.
Liam menyingkirkan anak-anak rambut yang menghalangi wajah cantik Eleanor.
"Dalam keadaan tidur pun kau terlihat begitu cantik El," ujar Liam lalu melurus kan pandangan nya kedepan.
Sementara itu di kediaman Liam, Angel sedang mengamuk dalam diam. Angel sengaja datang pagi untuk mengajak Cessa liburan bersama nya, tapi ketika ia tiba Angel tidak menemukan Liam dan Angel. Dan ketika ia bertanya pada Nial, jawaban dari Nial membuat nya sangat marah dan kesal. Pasal nya sekarang Eleanor telah mencuri strat dari nya. Sekarang mereka sedang piknik bersama, bahkan semalam Cessa menginap di rumah wanita itu. Sebenar nya apa kelebihan wanita itu sehingga Cessa dan Liam begitu menempel pada nya.
"Anda ingin minum apa Nona?" tanya pelayan Liam namun segera di tolak oleh Angel.
__ADS_1
"Tidak usah," jawab nya dan duduk kembali. Angel harus menunggu Liam pulang. Mau mencari Liam pun Angel tidak tahu lokasi mereka piknik sekarang.