AKU PEMERAN UTAMA

AKU PEMERAN UTAMA
Bab 7 : Bodoh?


__ADS_3

Sean dan Nora semakin terkenal karena vidio bercinta mereka, sangat banyak artikel-artikel menarik tapi satu yang menari perhatian Eleanor ‘Nora ‘Model’berselingkuh dengan suami kakaknya sendiri yang merupakan pemilik EL Entertainment.’


Artikel dan berita vidio belum meredam sekarang ada artikel lain yaitu Sean dan Nora pergi ke dokter kandungan.


‘Berita terbaik : Ternyata perselingkuhan Nora dan Sean telah dikarunia buah hati.’


Masih banyak lagi artikel dan berita tentang Sean dan Nora, tentu saja ini adalah keinginan dari Eleanor.


Nora dan Sean tidak berani menunjukan wajah mereka didepan Eleanor, keduanya telah pergi ke villa keluarga. Juga keduanya sedang dikejar-kejar oleh wartawan, mangkanya mereka bersembunyi.


“Sialan! Bagaimana semua ini bisa tersebar!” Nora sangat marah dan membanting seluruh barang yang ada didepannya. Sedangkan Sean pria itu juga sedang frustasi pasalnya jabatan yang ia dapatkan sekarang sedang berada dalam ancaman.


“Sayang, tenangkan dirimu. Baby kita bisa ikut stres nantinya,” ujar Sean membawa Nora duduk ditepi ranjang.


“Tapi, bagaimana nasib kita. Semua nya telah terbongkar, hiks,” jawab Nora menangis didalam pelukan Sean.


“Kau jangan meninggalkanku sayang,” ujar Nora masih dengan menangis.


“Jangan menangis sayang, aku tidak akan meninggalkanmu.” Sean menghapus air mata Nora, Nora tersenyum setidaknya walaupun ia kehilangan semuanya ada yang tersisa yaitu Sean.


Dari kecil Nora sangat iri pada Eleanor, hanya karena ia anak kedua semua perhatian jatuh pada Eleanor yang merupakan anak pertama. Bahkan kakek dan neneknya sangat pilih kasih pada dirinya, itu lah yang membuat Nora ingin mengambil semua hak dari kakaknya termasuk suami kakaknya. Sekarang Nora merasa menang karena telah memenangkan dan mengandung anak Sean. Walaupun karirnya hancur dan ia tidak mendapatkan harta warisan setidaknya ia mendapatkan pria yang dicintai kakaknya.


“Ada cara lain, aku akan memohon pada kakak dan mengatakan bahwa semua ini tidak benar.” Nora tersenyum licik.


“Tapi apakah berhasil, baby?”


“Tentu saja, kakak sangat menyanyangiku dan kakak sangat bodoh,” jawab Nora dengan percaya diri.


Modal percaya diri Nora dan Sean kembali ke rumah.


“Nyonya, Tuan dan Nona Nora sedang dalam perjalanan pulang.” Amel memberi laporan pada Eleanor yang sedang menyiram bunga di taman kecilnya.

__ADS_1


“Dasar tidak tahu malu,” gumam Eleanor pelan namun masih terdengar oleh Amel.


“Sambut mereka seperti biasa, ah bagaimana dengan luka cambukan kalian? Sudah dirawat dengan benar?”


“Sudah Nyonya terima kasih atas perhatian Nyonya berkat itu para pelayan sangat senang dengan pengorbanan kecil mereka.”


“Bagus, katakan saja jika tunjangan mereka kurang.”


“Baik Nyonya, saya permisi.”


Tidak lama kemudian Nora dan Sean masuk kedalam kamar Eleanor. Sebenarnya Eleanor sangat malas melihat wajah mereka berdua, namun Eleanor akan menunjukan bakat terpendamnya pada Nora dan Sean.


“Kakak kami ingin jujur pada kakak,” ujar Nora duduk disampin Eleanor.


“Apa yang ingin kalian katakan? Apakah berita itu benar? Hiks, kalau benar tega sekali kalian mengkhiantiku, hiks,” ujar Eleanor mulai meneteskan air matanya.


“Kakak semua itu tidak benar, kakak tahu kalau kak Sean banyak sekali musuh diluaran sana. Mereka hanya ingin mengacaukan bisnis kakak,” jawab Nora sambil memeluk Eleanor.


“Jaman sekarang sudah modern sayang, vidio itu sudah diedit menggunakan wajahku dan juga Nora. Percayalah pada kami sayang, kami tidak mungkin bermain gila dibelakangmu. Kau tahu bukan aku sangat mencintaimu.” Sean juga ikut bicara untuk menyakinkan Eleanor.


“Hamil?” tanya Eleanor dengan sedih.


“Astaga kakak, mana mungkin aku hamil. Aku menemani kak Sean untuk memeriksa spremanya kakak ipar sangat takut membuat kakak kecewa karena belum bisa memberikan kakak keturunan. Kakak ipar takut ada kelainan pada spermanya. Sungguh kak aku tidak berbohong,” jelas Nora dengan sangat yakin.


“Jika kakak tidak percaya, mari kita ke dokter kandungan dan memeriksa apakah aku benar hamil atau tidak,” sambung Nora membuat Eleanor menggelengkan kepalanya.


“Aku percaya, tidak mungkin adik yang begitu mencintaiku bermain gila dengan suamiku. Dan cinta suamiku begitu kuat mana mungkin kalian berselingkuh, itu tidak mungkin bukan?”


“Benar kak, itu sangat tidak mungkin. Jadi tolong kak, beritahu orang-orang jika semua itu tidak benar,” ujar Nora memohon pada Eleanor.


“Jangan memohon, kakak akan segera membersihkan namamu.”

__ADS_1


“Terima kasih banyak kak, aku sangat menyanyangimu.” Nora tersenyum lebar sambil memeluk Eleanor. Berhasil kah?


Nora meninggalkan kamar Eleanor, sekarang tinggal Eleanor dan Sean saja.


“Sayang, maafkan aku karena telah membuat kekacauan seperti ini. Aku janji kedepannya tidak akan terulang lagi.” Sean memeluk Eleanor erat.


“Tidak perlu minta maaf sayang, yang salah itu musuh-musuhmu,” jawab Eleanor membuat Sean tersenyum senang.


Sean juga keluar dari kamar Eleanor dengan alasan menyelesaikan pekerjaan yang tertunda.


“Hufft, akhirnya mereka pergi juga,” ujar Eleanor membaringkan dirinya diatas kasur. Ia menghapus sisa air mata hasil aktingnya.


‘Uwah, kerja bagus El. Aktingmu sangat luar biasa.’Eleanor memuji akting nya tadi, bukankah Eleanor bisa mendapatkan piala terbaik atas aktingnya.


Memangnya hanya Sean dan Nora saja yang pandai bersandiwara, Eleanor bahkan lebih baik daripada mereka. Mereka pasti sangat menganggap Eleanor sangat bodoh sehingga meminta Eleanor untuk membersihkan nama mereka.


Sean dan Nora pikir semua ini ulah siapa, berani sekali meminta Eleanor untuk membersihkan nama mereka. Lucu sekali. Kalau ia adalah Eleanor yang dulu mungkin saja Eleanor akan percaya, tapi tidak lagi. Eleanor sudah bertekad untuk memutuskan takdir buruknya.


Sementara itu Nora dan Sean bisa bernafas lega karena Eleanor percaya pada kebohongan yang telah mereka buat.


“Kau lihat itu sayang, kakak ku sangat bodoh bukan. Hahahaha.” Tawa Nora mengisi kamar yang semula sunyi. Sean mengangguk setuju lalu menghampiri Nora dan memeluknya.


“Kau benar sayang, dia sangat bodoh. Bagaimana bisa dulu aku menikah dengan nya.”


“Sebentar lagi kau akan segera bercerai sayang, dan kita akan hidup bahagia selamanya,” ujar Nora mencium bibir Sean.


“Baby dan dirimu adalah harta yang paling berharga didunia ini sayang.”


“Setelah dia menyelesaikan masalah ini, kami akan bercerai setelah proses pemindahan harta selesai sayang.” Sean membalas ciuman Nora dan terjadilah adegan panas dan menggairahkan.


Dikamarnya Eleanor mendengar semua perkataan Nora dan Sean. Pemindahan harga? Eleanor ingin tertawa rasanya, siapa yang akan dengan mudahnya menyerahkan harta pada mereka. Eleanor bahkan sudah menghubungi pengacara keluarga dan membereskan semua itu. Hidup bahagia? Oh tentu saja mereka tidak bisa, karena Eleanor akan membuat hidup mereka seperti di neraka.

__ADS_1


Eleanor akan memberikan waktu untuk Nora dan Sean lega sejenak karena besok pagi akan ada kejutan yang menanti keduanya, menunggu hari esok Eleanor sangat tidak sabar.


__ADS_2