Aletta Si Cantik Milik Bad Boy Billioner

Aletta Si Cantik Milik Bad Boy Billioner
Bab 52


__ADS_3

Saat kegagalan rencana penculikan sebelumnya, amarah Max semakin berkobar. Dia merasa semakin terhina dan ingin merusak hidup bahagia Dioneel dan Aletta.


Kali ini, dia merencanakan yang lebih jahat lagi. Dia ingin menodai Aletta dan membuatnya menderita secara emosional.


Max dengan liciknya mengatur perangkap dengan berpura-pura menjadi Dioneel menggunakan nomor telepon yang berbeda.


Dia menelpon Aletta dengan suara yang dipalsukan dan memohonnya untuk datang ke sebuah kamar hotel yang diakuinya sebagai tempat mereka akan bertemu.


Aletta, yang awalnya ragu karena suara yang agak aneh, tergoda oleh rasa cinta dan kepercayaan yang dia miliki pada Dioneel. Dia terjebak dalam perangkap yang dirancang dengan cerdik oleh Max. Tanpa curiga, dia bersedia pergi ke kamar hotel tersebut.


Sampai di sana, Aletta menemukan pintu kamar hotel terbuka. Dia memasuki kamar itu dengan hati-hati, berharap untuk bertemu dengan Dioneel. Namun, kejanggalan mulai terasa saat dia melihat suasana kamar yang tidak seperti yang dia bayangkan.


Saat dia berjalan lebih jauh, Max muncul dari balik pintu dengan senyuman jahat di wajahnya. "Selamat datang, Aletta," ucapnya dengan suara merendahkan.


"Kamu pikir kamu akan bertemu dengan Dioneel, tapi sebenarnya kamu akan bertemu dengan kehancuran."


Aletta terkejut dan ketakutan saat menyadari bahwa dia telah jatuh ke dalam perangkap yang direncanakan oleh Max. Air mata mulai mengalir dari matanya, tetapi dia mencoba untuk tetap kuat dan mempertahankan harga dirinya.


"Max, apa yang kamu lakukan?" tanya Aletta dengan suara gemetar. "Apa yang kamu inginkan dariku?"


Max tertawa sinis. "Aku ingin melihatmu hancur dan merasakan penderitaan yang kamu berikan pada hatiku yang terluka. Aku ingin membuatmu menyesal telah memilih Dioneel daripada aku."


Aletta mencoba untuk tidak menunjukkan ketakutan yang dirasakannya. Dia memahami bahwa dia harus tetap berpikir jernih dan mencari cara untuk melarikan diri dari situasi yang mengerikan ini.


Namun, Max tidak berhenti di situ. Dia melangkah mendekati Aletta dengan sikap mengancam.


"Kamu akan tahu betapa buruknya keputusanmu, Aletta. Aku akan menjadikan malam ini sebagai malam yang kau inginkan dan kau dambakan."


Aletta berjuang untuk mengatasi rasa takutnya. Dia berusaha menjaga kekuatan dan integritasnya dalam menghadapi ancaman Max. Dalam hati, dia berdoa agar bantuan datang dengan segera.


Namun, tanpa diduga, pintu kamar hotel tiba-tiba terbuka dengan keras. Polisi bersenjata masuk dengan cepat, menghadapi Max yang terkejut dan kebingungan.


Mereka telah melacak panggilan palsu yang dilakukan oleh Max dan tiba tepat pada waktunya untuk menyelamatkan Aletta.

__ADS_1


Max dihadapkan pada konsekuensi dari tindakannya yang jahat. Dia ditangkap dan akan dihadapkan pada hukum atas segala perbuatannya.


Aletta, dengan bantuan polisi, dibawa keluar dari kamar hotel dengan selamat dan terlindungi.


Dioneel, yang telah diberitahu tentang rencana Max oleh polisi, datang dengan cepat setelah mendengar berita tersebut. Dia berlari ke pelukan Aletta, merasa lega bahwa dia aman dan tak terluka.


"Aletta, aku sangat khawatir padamu," gumam Dioneel dengan suara yang penuh kasih.


"Kamu adalah segalanya bagiku, dan aku tidak akan pernah membiarkan siapapun menyakitimu."


Aletta membalas pelukan Dioneel dengan penuh rasa syukur. Mereka menyadari bahwa bahaya yang dihadapi bersama hanya menguatkan cinta mereka dan membuat mereka lebih kuat sebagai pasangan.


Kejadian ini menjadi titik balik dalam hidup mereka. Dioneel dan Aletta berjanji untuk selalu saling melindungi dan menjaga kebahagiaan mereka. Mereka menyadari bahwa tidak ada kekuatan jahat apa pun yang bisa memisahkan mereka, dan mereka akan terus berjuang bersama menghadapi segala rintangan yang ada.


Setelah insiden penculikan dan percobaan penodaan yang dilakukan oleh Max, polisi segera memulai penyelidikan terhadap hubungan antara Max dan Dioneel.


Mereka menyadari bahwa Max telah terlibat dalam berbagai kasus kriminal sebelumnya, dan mereka ingin memastikan bahwa Dioneel tidak terlibat dalam tindakan ilegal tersebut.


Dalam pemeriksaan, Dioneel dengan jujur ​​menceritakan tentang hubungannya dengan Max. Dia menjelaskan bahwa mereka dulunya teman dekat dan pernah menghabiskan banyak waktu bersama, tetapi semakin jauh mereka berhubungan karena perbedaan dalam gaya hidup mereka.


Dioneel menekankan bahwa dia tidak terlibat dalam rencana jahat Max atau melakukan tindakan ilegal apa pun.


Polisi dengan seksama memeriksa bukti-bukti dan saksi-saksi yang terkait dengan kasus-kasus sebelumnya yang melibatkan Max.


Mereka menyadari bahwa ada kecenderungan untuk melibatkan Dioneel dalam kegiatan kriminal, tetapi setelah menyelidiki secara menyeluruh, mereka tidak menemukan bukti yang menghubungkan Dioneel dengan kejahatan-kejahatan tersebut.


Setelah beberapa waktu, polisi akhirnya menyimpulkan bahwa Dioneel tidak terlibat dalam tindakan kriminal yang dilakukan oleh Max. Mereka memberikan penjelasan kepada Dioneel dan mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas kerjasama yang diberikannya selama penyelidikan.


Dalam keadaan yang lega, Dioneel mengucapkan terima kasih kepada polisi atas kerja keras mereka dalam menyelidiki kasus tersebut. Dia merasa lega bahwa reputasinya tidak tercemar oleh tindakan jahat Max.


Namun, Dioneel juga merasa sedih dan prihatin atas jalan yang dipilih oleh Max. Dia berharap bahwa suatu hari nanti Max akan menemukan jalan hidup yang lebih baik dan mengubah dirinya untuk yang lebih baik.


Meskipun demikian, Dioneel bersumpah untuk menjaga jarak dari Max dan memfokuskan energinya pada kehidupan yang positif dan bahagia bersama Aletta.

__ADS_1


Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi Dioneel dan Aletta tentang pentingnya memilih teman dengan bijaksana dan mengambil keputusan yang tepat dalam hidup. Mereka berjanji untuk tetap saling mendukung dan saling melindungi dalam menghadapi tantangan masa depan, dan tidak membiarkan bayang-bayang masa lalu mengganggu kebahagiaan mereka.


Setelah pengakuan Dioneel, yang semakin menyudutkan Max, situasi semakin rumit. Max, yang ternyata adalah salah satu putra seorang menteri, menemui dirinya terjepit dalam kasus-kasus kriminal yang melibatkannya.


Pengaruh keluarganya yang kuat menjadi alasan bagi Polisi Kota untuk meningkatkan tindakan mereka.


Polisi Kota segera meluncurkan operasi penyisiran di seluruh wilayah untuk mengantisipasi ancaman yang mungkin timbul sebagai dampak dari pengakuan Dioneel. Mereka menyadari bahwa Max memiliki koneksi dan sumber daya yang kuat yang dapat digunakan untuk mempengaruhi jalannya penyelidikan.


Tim penyidik yang dipimpin oleh seorang inspektur berpengalaman bekerja keras untuk mengumpulkan bukti-bukti yang akan mengungkap jaringan kriminal yang melibatkan Max.


Mereka menyusun daftar orang-orang yang terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut, termasuk Max dan rekan-rekannya.


Saat penyisiran dilakukan, Polisi Kota berkolaborasi dengan instansi penegak hukum lainnya, termasuk Badan Intelijen dan Kepolisian Nasional.


Mereka membagikan informasi yang diperoleh dari pengakuan Dioneel dan membangun strategi untuk menghadapi kemungkinan intervensi yang dilakukan oleh keluarga Max.


Saat penyisiran berlanjut, bukti-bukti yang kuat mulai terungkap. Polisi berhasil mengumpulkan dokumen-dokumen, catatan, dan barang bukti lainnya yang menghubungkan Max dengan kegiatan kriminal.


Mereka menemukan bukti tentang peran Max dalam berbagai kejahatan, termasuk pemerasan, penipuan, dan penggunaan kekerasan.


Dalam waktu singkat, Max dan beberapa anggota gengnya ditangkap. Proses penangkapan dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari upaya intervensi atau pengaruh dari keluarganya.


Polisi melindungi integritas penyelidikan mereka dengan keras dan tidak membiarkan kekuatan atau status sosial Max mempengaruhi proses hukum.


Ketika berita penangkapan Max menyebar, masyarakat merasa lega dan percaya bahwa tidak ada yang dapat melarikan diri dari keadilan, bahkan orang dengan kedudukan yang tinggi.


Hal ini juga menjadi contoh yang kuat tentang pentingnya menegakkan hukum dan menjaga keadilan, tanpa memandang status sosial atau kekuatan seseorang.


Proses hukum terhadap Max berjalan dengan adil dan transparan. Pengacara yang terkenal ditugaskan untuk memastikan bahwa keadilan dilakukan. Max dihadapkan pada fakta-fakta yang jelas dan tak dapat disangkal, dan dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.


Dalam menghadapi proses hukum tersebut, Dioneel dan Aletta berusaha untuk menjaga ketenangan dan fokus pada masa depan mereka yang lebih baik.


Mereka mendukung penyelidikan dan mengharapkan bahwa keadilan akan ditegakkan sepenuhnya.

__ADS_1


Kejadian ini menjadi pukulan bagi keluarga Max dan juga menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat bahwa kekuatan dan kedudukan tidak boleh digunakan untuk kejahatan.


Hal ini juga mengirimkan pesan kuat bahwa sistem hukum akan melindungi keadilan, bahkan terhadap individu yang memiliki kekuasaan dan pengaruh.


__ADS_2