Alstroemeria | Dewi Bunga Lily

Alstroemeria | Dewi Bunga Lily
Wujud Asli Ragnarok


__ADS_3

Aku terbangun karena suara Da Liu yang sangat berisik dan cerewet itu mulai berteriak beberapa kali di luar kamar "Bangun teman-teman, waktunya keacara pernikahan Pangeran Pertama. Ayo teman-teman persiapkan diri kalian!"


Baguslah ada Da Liu yang membangunkan kami semua!


Saat aku selesai mandi dan memasuki kamar, terlihat diatas kasurku ada sebuah gaun berwarna emas sangat indah lalu ada cadar kain renda tipis berwarna senada di sampingnya. Aku menemukan secarik kertas dilipatan gaun tersebut "Pakailah gaun indah ini Nona, ini perintah bukan permohonan. Jadi, kau harus memakainya Nona!"


Gaun ini dari siapa? Apakah Pangeran pertama? Aku langsung memakainya saja, tanpa berpikir panjang. Saat memakai cadar tiba-tiba saja Da Liu masuk ke kamarku "Hei Zhang..." Ucapannya terhenti dan menatap aku dengan tatapan kagum "Kau sungguh cantik Zhang Li, Woaaah! Ah ya aku sampai lupa! Ini pemberian dari pengawal pribadi Pangeran pertama."


Da Liu memberikan sebuah mantel bulu berwarna putih yang sangat halus saat dipegang, langsung saja aku gunakan untuk menutupi bahuku yang sedikit terbuka ini. Aku sungguh kagum dengan kemewahan pernikahan di alam langit karena semua Dewa - Dewi yang hadir mengenakan gaun mewah yang pasti sangat mahal "Maaf Nona dari manakah anda berasal?" Tanya pengawal yang mencegat aku masuk. Sepertinya, ia bertugas untuk membacakan identitas para tamu yang hadir didepan pintu utama altar suci alam langit.


"Wanita Suci dari alam bunga ..." Teriak pengawal tersebut sambil mempersilahkan aku masuk, tapi mengapa semua orang seketika menatap aku? Apa ada yang salah dengan penampilan ku?


Saat berjalan, aku mendengar beberapa Dewa & Dewi yang hadir mengatakan bahwa aku sangat mirip dengan mendiang Dewi Alam Bunga. Bahkan ada yang sampai mengira aku reinkarnasi dari Dewi Alam Bunga!


Aku duduk dikursi barisan kedua tepat dibelakang Raja Burung kerajaan barat "Hei, Nona kita bertemu lagi. Apakah kau akan menepati janjimu sekarang?" Tanyanya sambil tersenyum.


"Besok datanglah kerumah lembah langit, akan aku berikan kepadamu kantungnya."


Ada seorang Dewa muda mendekati ku dan mengajak aku  minum bersamanya, sebagai tanda penghormatan. Setelah itu aku minum saja "Apakah Nona tidak memiliki pasangan?" Tanyanya.


"Tidak, tapi kau siapa? Apakah kau mengenal aku?" Tanyaku.


"Tentu saja aku kenal, kau Nona dari alam bungakan? Kau sangat cantik hari ini Nona."


Hari ini? Apakah ia sudah melihat aku di hari sebelum-sebelumnya?Dasar lelaki aneh.


Aku hanya tersenyum kepadanya karena aku tidak memiliki kata-kata yang perlu diucapkan kepadanya "Perkenalkan aku Wang Yu, Dewa ular es dari utara. Apakah boleh aku mengenalmu Nona cantik?" Tanyanya lagi.

__ADS_1


"Aku Zhang Li dari alam bunga."


"Ah begitu rupanya, baiklah Nona Zhang Li sampai jumpa."


Ia langsung memberi salam kepadaku dan pergi. Tak lama kemudian Da Liu datang bersama lelaki yang cukup lebih tua darinya "Ayah perkenalkan, ia adalah Zhang Li yang menyelamatkan aku waktu itu dialam senjata tak terbatas dengan cempeti bunga Lily hitam yang sangat indah dan hebat Ayah."


"Apa? Kau tidak salah melihat?" Tanya Ayahnya sedikit terkejut mendengar ucapan anaknya Da Liu "Nona apakah kau..." Aku langsung menyela Ayah Da Liu dengan cepat "Dewa maaf, tolong bantu aku sekali ini saja agar tidak memberitahukan hal ini kepada Dewa-Dewi lain."


Banyak yang menatap aku sekarang dan Raja Burung kerajaan barat juga menatap aku, ah ntah lah aku harus berbuat apa lalu aku langsung duduk saja dan tidak memperdulikan mereka.


"Kedua mempelai menghadiri acara!" Teriak pengawal dengan sangat lantangnya. Pangeran kau menyelamatkan aku kali ini.


Pangeran pertama dan Dewi Burung terlihat sangat mesra saat berjalan perlahan ketengah altar suci alam langit dengan sangat anggun lalu di setiap langkah mereka muncul kelopak bunga mawar hingga berterbangan diruang ini dengan aroma khas.


"Upacara pernikahan dimulai!" Teriak Prajurit diluar pintu altar suci dan ia langsung menutup pintu utama altar suci alam langit.


Mereka berdua bersujud terus menerus selama memberi hormat kepada Alam semesta, Orangtua, dan terakhir kepada kedua mempelai. Namun Pangeran pertama tidak memberi salam kepada Dewi Burung dan ia langsung meminum arak pernikahan.


Kemudian Pangeran pertama mencium kening Dewi Burung dengan sekali kecup saja tidak lebih. Mereka berdua duduk disinggah sana Kaisar dan Permaisuri biasanya duduk lalu mereka berdua mulai diberkati satu persatu oleh para Dewa, aku melihat para Pangeran sedang berbicara dengan Ibu mereka.


Bahkan saat aku melihat Pangeran ketiga aku sungguh iri karena terlihat Ibunya sedang menyuapinya buah anggur, apakah aku akan seperti itu jika aku memiliki Ibu? Aku sungguh ingin menangis karena aku merindukan Guru, Dewi Bunga Agung, dan kedua orangtuaku.


Aku sungguh ingin bertemu dengan mereka dan meminta kasih sayang yang telah aku tunggu selama ribuan tahun didalam kekelaman ini.


"Maaf Kaisar, apakah boleh Alstroemeria memberikan berkah kepada para mempelai? Pangeran pertama dan Dewi Burung?" Tanya Dewa Tanah sambil tersenyum kepada ku dan menyuruh aku maju ke depan altar suci.


Semua orang yang hadir sungguh terkejut saat mendengar ucapan Dewa Tanah dan para Pangeran tersedak secara bersamaan "Siapa yang anda maksud Dewa Tanah? Mana mungkin Alstroemeria menghadiri pernikahan Pangeran pertama tanpa undangan dari Kaisar?" Tanya seorang Dewa sambil memasang muka kebingungan menatapnya.

__ADS_1


"Nona beranilah, aku yakin ini saat yang tepat untuk dirimu tampil sekarang. Jangan terus menerus menyembunyikan dirimu Nona."


Apakah harus? Ah sungguh aku takut akan terjadi masalah! Aku menatap Pangeran pertama lalu Pangeran kedua,ketiga, Song Lan, dan Tian Yi mereka semua mengangguk bersamaan.


Aku mencoba berdiri perlahan dan berjalan pelan kearah ketengah altar "Mana mungkin Zhang Li murid pewaris Dewa pembasmi roh iblis secara tiba-tiba menjadi Dewi Alstroemeria? Apakah Dewa Tanah sedang bercanda dengan kami?" Tanya Dewa penakluk iblis sambil tertawa.


Aku mulai mengeluarkan kekuatan spiritual ku yang berbau bunga Lily hitam dan membuat bunga Lily hitam abadi sebanyak dua tangkai lalu aku berikan kepada mereka berdua "Semoga bunga Lily hitam abadi ini akan berguna di masa yang akan datang," Ucapku lalu memberi salam kepada mereka berdua.


Pangeran pertama menatap aku dengan tatapan aneh "Hanya membuat bunga Lily hitam saja aku tentu masih bisa Nona," Ucap Dewa Penakluk Iblis dengan sinis menatap aku lalu ia membuat replika bunga Lily hitam.


"Apakah belum cukup membuat permasalahan di alam senjata tak terbatas dengan ragnarok bodoh mu itu Dewa? Apakah harus membuat masalah lagi di acara yang berbahagia ini?" Tanyaku.


"Apakah kau memiliki bukti?" Tanyanya dengan wajah penuh emosi kali ini. Aku mulai memainkan harpa perak bunga Lily dan Ragnarok itu muncul dengan sendirinya dihadapan ku lalu Dewa Penakluk Iblis ingin mengendalikan Ragnarok tersebut, tapi aku mencegahnya.


"Ragnarok ini tidak memiliki sifat iblis, tapi karena Dewa Penakluk Iblis mengendalikannya dan menyuruhnya berbuat jahat maka ia akan berbuat sesuai perintah orang yang mengendalikannya."


"KAU!!!" Dewa penakluk Iblis murka dan hendak menghancurkan tempat ini, tapi aku langsung mengikat tangannya dengan cempeti bunga Lily hitam. Ia tidak bisa mengeluarkan jurus terlarang kali ini.


"Pangeran pertama tolong mainkan harpa milik mendiang Ibuku ini dan ragnarok ini akan menuruti perintahmu, percayalah kepadaku sekali ini saja."


Aku langsung membawa teleport Dewa Penakluk Iblis keluar dari ruangan ini "Apakah benar ia anak dari pemilik harpa ini?" Tanya Kaisar dalam hati.


Tiba-tiba Ragnarok ini keluar dari altar suci dengan sendirinya dan tidak memperdulikan harpa yang dimainkan Pangeran pertama "Kemana Ragnarok ini? Kita harus mengejarnya, hal ini sangat berbahaya bagi keselamatan Zhang Li!" Ucap para Pangeran yang langsung panik.


Seluruh Dewa yang ada diruangan itu mengikuti Ragnarok tersebut. Bahkan Dewi Burung, Kaisar, Permaisuri Kaisar juga mengikuti Ragnarok ini. Kemana ia pergi?


Apakah ia berhasil dikendalikan lagi oleh Dewa Penakluk Iblis?

__ADS_1


__ADS_2