Alstroemeria | Dewi Bunga Lily

Alstroemeria | Dewi Bunga Lily
Menuju Kehancuran


__ADS_3

Kaisar tidak terlihat panik sedikitpun dengan kehadiran sosok itu, ia malah langsung berdiri seperti sedang menyambutnya "Angin apa yang membawa Raja Iblis tiba-tiba mengunjungi pernikahan Putraku hari ini?" Tanya Kaisar sambil berjalan perlahan kearahnya, tapi pengawal pribadi Kaisar malah pergi dari altar suci bersama beberapa penasehat Kaisar.


A-Apa? Raja Iblis? Ah pantas saja tatapannya sangat liar dan bengis.


"Apakah kau sekarang takut denganku Nona?" Tanyanya sambil berjalan menatap aku dengan wajah sangat menantang.


"Kau sedang berbicara denganku?" Tanyaku sambil menunjuk diriku.


"Jika bukan kau siapa lagi?" Tanyanya sambil tersenyum sinis.


Ia tiba-tiba langsung berada di sampingku sambil menyentuh pipiku dengan jari jemarinya, tapi hal ini membuat Pangeran pertama tidak senang dan kesal. Ia langsung menepis tangan Raja Iblis dengan sangat kasar "Apa maumu? Langsung saja katakan! Tidak usah bertele-tele Tuan Iblis," Ucap Pangeran pertama lalu matanya mengeluarkan kilatan cahaya emas, seperti memperingati Raja Iblis.


"Aku mau istrimu," ucap Raja Iblis sambil tersenyum bengis menatap aku dan Pangeran pertama. Sepertinya ia sengaja membuat emosi Pangeran memuncak, apa yang ia rencanakan sebenarnya kali ini? Mengapa jadi begini?


Aku menatap Pangeran pertama lalu menggeleng pelan untuk menahannya, tapi ia tidak peduli dan langsung menghunuskan pedang kearah Raja Iblis. Ada hal yang sangat tak terduga yaitu pedang Sanos yang keluar untuk membantunya menghadang pedang milik Pangeran pertama. Ah sialan, pedang Sanos masih berada di bawah pengaruhnya! Mengapa kau sangat bodoh Sanos!


Raja Iblis hanya tersenyum dan bersiul cukup keras beberapa kali, tiba-tiba ribuan roh iblis langsung memenuhi altar suci. Bahkan menyerang kami semua yang hadir hingga kepanikan terjadi ditempat ini secara mendadak. Roh iblis yang dipanggil oleh Raja Iblis sungguh sangat pandai membuat onar karena bangunan altar suci di runtuh-kan begitu saja oleh mereka, tanpa membutuhkan waktu lama. Untung saja para Dewa-Dewi dapat selamat dari reruntuhan, tapi saat kami menatap langit sungguh mengerikan karena terlihat sangat gelap seperti sedang diselimuti aura jahat para iblis berwarna hitam gelap bercampur merah.


Aku membantu paman Pu Xu untuk melindungi anaknya yang tidak memiliki kekuatan spiritual sama sekali, bahkan aku tidak sempat berkenalan dengannya karena roh iblis disini terus mengincarnya "Dewi, apakah kau tidak membantu Suamimu menghadapi pedang ganas itu? Ia terlihat seperti tidak kuat menahan serangan roh pedang."


Ucapan gadis ini langsung membuatku melihat kearah langit dan secara reflek aku langsung teleport kearah Pangeran pertama "Untung saja aku tepat waktu! Apakah kau baik-baik saja Pangeran?" Tanyaku sambil menahan pedang Sanos dengan tanganku. Perih! Namun aku harus kuat menahannya demi Pangeran atau suamiku ini.


"Aku baik istrik..." Belum sempat menyelesaikan perkataannya, tapi Pangeran pertama sudah terjatuh lemas. Aku langsung mengeluarkan pedang Sima untuk menahan roh pedang Sanos, setelah itu aku berusaha menangkap Pangeran dan melindunginya dari roh iblis yang ingin memasuki tubuhnya.


*PLAK!! Tamparan sangat kasar dilayangkan ke pipi kananku oleh Permaisuri Kaisar "INI SEMUA KARENA KAU ZHANG LI. SEANDAINYA PANGERAN TIDAK


KEKEH MENIKAHI MU, TIDAK MUNGKIN SEMUA INI TERJADI! KAU SUNGGUH MEMBAWA KUTUKAN BAGI ALAM LANGIT PERSIS SEPERTI IBUMU!" Teriakan Permaisuri Kaisar sungguh membuat hatiku hancur dan tidak tahu harus bagaimana lagi.

__ADS_1


Apakah sungguh semua ini terjadi karena aku? Semuanya hancur karena aku juga? Bahkan roh pedang Sanos jatuh ke tangan orang yang salah! Aku harus menebus semua kesalahanku.


Aku teringat anak paman, tapi untung saja Pangeran ketiga membantuku untuk melindunginya. Aku menyeka air mataku dan beranjak berdiri untuk menyadarkan roh pedang Sanos karena hanya ia harapanku untuk memulihkan keadaan saat ini, tapi cukup aneh! Kenapa Raja Iblis bermeditasi seperti sedang membaca mantra? Apakah ia sedang terluka? Ah baguslah! Ini kesempatan untukku.


"Hei roh pedang bodoh! Apakah kau tidak mengingat tusuk konde ini?" Tanyaku sambil terbang kearahnya menunjukkan tusuk konde peninggalan Guru.


Semoga kau mengingatnya Sanos karena dari tusuk konde inilah kita ditakdirkan untuk bertemu hingga menjalani nasib sepahit ini, apakah kau masih belum mengingatnya? Aku pemilik asli dari pedang ini! Hanya aku yang dapat merubah tulisan di bagian pedangmu menjadi namaku selama ribuan tahun. Bahkan karena aku juga kau membagi jurus pedang andalan mu kepada para Pangeran "Buktikan jika kau memang Tuanku!" Sentak roh pedang Sanos kepadaku dan aku langsung teringat jurus pedang yang pernah ia ajarkan kepadaku!  Ya, meskipun belum sempurna.


Apa salahnya untuk mencoba mungkin saja ia dapat mengingatku setelah melihatnya.


Pangeran pertama yang sudah cukup pulih berkat kekuatan spiritual Permaisuri Kaisar langsung ingin bergegas pergi untuk membantu Zhang Li, tapi ia ditahan oleh Ibunya "Untuk apa kau membantu seseorang yang menjemput ajalnya sendiri? Jangan buang-buang tenaga mu anakku. Lebih baik kau disini membantu para Dewa Dewi mempertahankan perisai emas ," ucapan Ibu membuatku kesal dan menimbulkan banyak pertanyaan.


Aku melihat Ibu dan Burung Liar tersenyum saat melihat Zhang Li berhasil dilukai oleh roh pedang Sanos, tidak mungkin Ibu membangkitkan Raja Iblis hanya untuk berkerjasama menyingkirkan Zhang Li dan anakku bukan? Bahkan ia membuat roh pedang Sanos takluk oleh Raja Iblis? Ini terlalu keji!


Song Lan menjerit kesakitan hingga terdengar sangat nyaring dan sialnya lagi roh pedang Sanos sungguh licik! Ia langsung menyerang aku sampai leherku tergores dan mengeluarkan banyak darah, tapi setelah menyakitiku ia langsung terdiam dan menatapku "Gadis bodoh! Kenapa tidak menghindar? Apakah kau ingin membuat sejarah dalam hidupku membunuh tuannya sendiri?" Tanyanya dan langsung membantuku menyembuhkan diri.


Raja iblis tertawa keras melihat para Dewa Dewi yang sangat ketakutan meskipun berhasil membuat perisai emas kombinasi 6 elemen yang sangat kuat.


Raja Iblis memberi perintah kepada Khimaira untuk menghancurkan perisai emas yang melindungi para Dewa Dewi.


Khimaira mulai menghentakkan kakinya serta mengeluarkan suara-suara aneh dan tak lama kemudian Dewa Dewi yang menahan perisai ini muntah darah bahkan terjatuh pingsan.


Saat itu terlihat Raja Iblis berubah wujud menjadi naga hitam berkumis panjang dan memiliki bola mata berwarna Semerah darah ini, ia hendak menghancurkan perisai emas secara total namun Kaisar menahannya dengan wujud naga 5 elemen "Ibu..." Panggil Pangeran pertama dengan nada sangat lembut dan menatapnya sangat amat dalam "Ini terakhir kalinya aku akan memanggilmu sebagai Ibu dan akan terukir dalam sejarah alam langit untuk selamanya Dewi Wei Chen."


Permaisuri Kaisar terkejut mendengar ucapan anaknya "A-Apa maksudmu nak?" Tanyanya dengan wajah cemas.


Pangeran pertama langsung menotok aliran darah Burung Liar dan Ibunya agar tidak bisa bergerak "Aku akan bertanggung jawab atas semua kesalahan yang telah kau lakukan Ibu, anggap saja semua ini sebagai bentuk baktiku untuk terakhir kalinya. Sedangkan kau Burung Liar! Aku tidak pernah mencintaimu sedikitpun."

__ADS_1


Pangeran pertama berdiri dan berjalan menghampiri Zhang Li dengan tatapan sangat dalam, kenapa Pangeran pertama menatap aku seperti itu? Apakah terjadi sesuatu kepadanya?


Pangeran tiba-tiba memelukku dengan sangat erat "Sekarang kau telah menjadi Istri sahku Zhang Li, tapi maaf jika aku nantinya akan sering membuatmu sedih."


"Apa maksudmu Pangeran?" Tanyaku sambil menatap kedua matanya, tapi ia membalas tatapanku dengan tersenyum.


Pangeran pertama menotok aliran darahku hingga tidak bisa bergerak sedikitpun lalu ia mencium bibirku dengan sangat bergairah dan kasar "Aku janji akan kembali dengan selamat. Jagalah anak kita baik-baik Zhang Li, ingatlah bahwa aku selalu mencintai Istriku tersayang Pu Li Que dan anakku yang akan kau lahir kan nanti Istriku."


Aku melihat Pangeran pertama berbisik sesuatu kepada roh pedang Sanos, Tian Yi dan Pangeran ketiga lalu ia berubah menjadi wujud Naga Hitam, ta-tapi kenapa ia bergulat dengan Raja Iblis? Ke-Kenapa Pangeran melilit tubuh Naga Raja Iblis, seperti ingin membawa paksa pergi dari sini?


Pangeran pertama berpamitan dengan Ayahnya melalui telepati "Ayah, aku harap kau dapat melindungi Istri dan anakku."


Langit langsung menjadi cerah saat wujud naga Pangeran pertama memaksa Raja Iblis keluar dari alam langit, tapi kemana ia membawanya?


Apa yang terjadi?


Aku sungguh tak dapat menahan air mataku lagi, apakah ia sudah tahu dari awal kejadian ini? Kenapa ia tidak ingin melakukan tugasnya bersamaku? Kenapa ia selalu mementingkan diriku dari pada dirinya sendiri? KENAPA!!


Khimaira yang menjadi liar masih bisa ditahan oleh rantai surgawi milik Dewa Halilintar untuk sementara waktu. Setelah itu aku meminta Pangeran ketiga melepaskan ku, tapi ia menatap aku dengan ragu sambil melirik Tian Yi dan roh pedang Sanos "Apakah kau ingin membuatku marah? Ayolah cepat, rantai surgawi sudah tidak dapat menahannya. Jangan membuat lebih banyak korban berjatuhan."


"Apakah kau sungguh baik-baik saja Zhang Li?" Tanya Pangeran ketiga dengan memasang wajah heran dan kebingungan.


"Apakah aku harus bersedih? Lagi pula Suamiku tidak mencampakkan aku, ia hanya pergi untuk menyelesaikan apa yang harus Suamiku selesaikan."


Aku teringat pernah menaruh segel di kepala khimaira. Jadi, langsung saja aku memantapkan segel ku itu dan menyuruh Song Lan menyegelnya dengan darah lagi kali ini. Khimaira langsung tertidur lelap dan kembali kedalam tubuh Song Lan lalu sesudah itu aku langsung memberi saran untuknya agar berlatih tertutup dialam langit untuk mengubah mantra terlarang yang tertanam dalam tubuh Khimaira menjadi mantra keluarga Song.


Apakah semuanya harus berakhir tragis seperti ini? Pernikahanku hancur, hatiku hancur, wilayah alam langit hancur karena Roh iblis, dan Suamiku apakah ia sungguh akan kembali seperti janjinya kepadaku? Apakah aku mampu membesarkan anakku sendirian? Membutuhkan waktu berapa lama untuk menunggunya?

__ADS_1


__ADS_2