
Aku hanya menunggu didepan pintu kamar Pangeran pertama sambil berdiri melamun tidak jelas, tapi tak lama. Pangeran kedua dan ketiga datang menghampiriku "Mengapa kau berdiri seperti orang bodoh begitu Zhang Li?" tanya Pangeran ketiga yang menatap aku heran.
Sabar, Zhang Li. Kau tidak boleh kasar terhadap mereka karena sifat mereka sudah menyebalkan sejak lahir di alam semesta. Bahkan, lebih menyebalkan dari Burung Liar peliharaan Pangeran Pertama.
Aku mulai menarik nafas dan menceritakan semua kejadian itu perlahan dan spesifik, agar mereka berdua memahami situasi yang terjadi saat itu. Namun, sungguh diluar ekspektasi. Mereka malah tertawa dan tidak terlihat khawatir sedikitpun "Tidak mungkin Pangeran pertama terluka Zhang Li, ia saja sedang berada dikediaman permaisuri Kaisar dan melakukan makan bersama."
Jadi lelaki yang aku lihat tadi, sebenarnya siapa? Tidak mungkin aku halusinasi bukan? Karena, aku melihatnya dengan sangat jelas. Bahwa, ia pangeran pertama.
Setelah terdiam cukup lama untuk memikirkan hal ini. Akhirnya, Pangeran kedua mengajukan sebuah pertanyaan "Adik ketiga jangan-jangan ia temanmu yang waktu dipernikahan kakak pertama?" ucapannya langsung membuat Pangeran ketiga panik.
Para Pangeran langsung masuk ke kamar dan saat aku ingin masuk, tapi tidak diperbolehkan oleh mereka berdua "Sebentar lagi selesai Zhang Li," Ucap Song Lan sambil sedikit berteriak dan bodohnya aku tetap menunggu didepan pintu. Aku menjadi sangat penasaran dengan identitas lelaki ini, sebenarnya siapa.
Setelah cukup lama menunggu, akhirnya pintu kamar terbuka dan Pangeran kedua mempersilahkan aku masuk. Aku melihat lelaki ini sudah sadar meskipun cukup lemah lalu Pangeran ketiga mentransfer kekuatan spiritualnya kepada lelaki ini "Apakah sudah merasa jauh lebih baik dari sebelumnya?" Tanyanya. Lelaki ini langsung mengangguk pelan.
Tiba-tiba wujud lelaki ini berubah menjadi seseorang yang cukup aku kenali, tapi aku lupa identitasnya.
Tunggu...
__ADS_1
Wajahnya, cukup familiar...
Bukankah lelaki ini, merupakan raja burung? Waktu itu, aku sempat berjanji kepadanya akan memberikan sebuah kantung rajut. Namun, kenapa bisa berubah wujud menjadi pangeran pertama? Apakah hal ini, tidak melanggar hukum alam langit yang aneh itu?
"Hahaha, sepertinya kau sangat terkejut Nona dengan perubahan ini. Maaf ya, Nona. Jika, aku membuatmu memiliki banyak pertanyaan dalam benakmu saat ini."
Aku hanya tersenyum. Pangeran ketiga langsung mengajukan banyak pertanyaan kepada Rong Xu dan aku sungguh tidak menyangka, kalau Rong Xu nekat berbuat seperti ini untuk Dewi Burung. Ternyata, ia melakukan pengorbanan sampai terluka parah, demi melindungi Dewi Burung dari serangan Binatang Gaib "Bagaimana kau bisa kemari? Bukankah kau tidak pernah ke tempat ini?" tanya Pangeran ketiga karena ia tidak pernah mengajak Rong Xu berkunjung kesekolah ataupun rumah lembah langit.
"Aku pernah bertanya kepada Wuxian pengawal pribadimu, tentang tempat tinggal dan sekolah Pangeran ketiga berada dimana? Jadi, aku tidak perlu memutari seluruh sekolah ini untuk mencarimu Zhu Tao."
Suasana haru, langsung pecah begitu saja. Ketika, Wuxian membawa masuk nampan berisi makanan bersama beberapa pelayan pilihan, lalu Pangeran ketiga menyuruh kami semua makan terlebih dahulu karena hari sudah malam, dan kami semua harus tidur secukupnya. Terutama, Rong Xu karena ia terluka berat.
Sedangkan, kami harus mempersiapkan diri untuk sekolah esok hari. Setelah, makan Rong Xu tetap beristirahat dikamar Pangeran pertama. Sebab, malam ini Pangeran sudah pasti tidak akan kembali pulang ke rumah lembah langit. Jadi, lebih baik membiarkan Rong Xu beristirahat disana. Sekaligus, memberinya zona aman sementara agar tidak menimbulkan kecurigaan para Dewa - Dewi alam langit.
Setelah mengurus, Dewi Burung yang sedang sakit sesuai perintah Ibu. Aku langsung kembali ke rumah lembah langit waktu tengah malam untuk istirahat, sebelum esok melakukan aktivitas berat. Saat aku membuka pintu kamarku, tiba-tiba ada seorang lelaki yang pernah membantuku. Dia sedang tertidur pulas di kamarku, apakah dia gila? Bahkan, bisa tidur dengan sangat nyaman disini, hingga mendengkur cukup keras sampai terdengar dari luar kamar.
Aku mencoba untuk membangunkannya dengan cara baik-baik, tapi tidak ada tanggapan sama sekali darinya, hingga aku berpikir dia sudah mati. Namun, detak jantungnya masih terasa, lalu aku mencoba sebuah trik andalanku agar ia terbangun langsung.
__ADS_1
Ada suara orang berteriak dari luar kamar sampai membangunkan aku dari mimpi indah ku, dan aku langsung bergegas keluar untuk memeriksa, takutnya terjadi apa-apa dengan Rong Xu.
Saat aku keluar para Pangeran juga sedang mengintip diambang pintu dan saling menatap satu samalain, tapi Song Lan dan Tian Yi berjalan mendahului kami ke kamar Pangeran pertama. Setelah itu, kami bertiga berjalan bersama kearah pintu kamar Pangeran. Terlihat, Pangeran pertama sedang khawatir dengan Rong Xu "Apakah sudah lebih baik?" tanyanya sambil mentransfer kekuatan spiritual kepadanya.
"Apa yang telah Kakak lakukan terhadap Rong Xu?" tanya Pangeran ketiga dan kami semua berjalan perlahan kearah mereka.
"Aku tidak sengaja membuatnya kesakitan karena aku kira ia hanya bercanda dan sengaja tidak mendengar ucapan ku saat membangunkan ia dari tidurnya," ucap Pangeran pertama sambil melirik Rong Xu yang sedang mengernyit kesakitan dengan sangat pasrah.
Ucapan Pangeran Pertama, langsung direspon dengan ketus oleh Rong Xu "Lebih tepatnya, ia mengusir aku dengan trik andalannya untuk memaksa aku keluar dari kamar ini. Sungguh, lelaki sangat kejam! Ah bagaimana mungkin para wanita menyukai lelaki seperti ini? Sungguh kasar dan menyebalkan."
Pangeran pertama mengangkat satu alisnya dan menatapnya sambil tersenyum. Kemudian, menepuk pundak Rong Xu beberapa kali "Hei, ayolah ini semua hanya salah paham saja! Jangan berlebihan."
"Ya,Ya,Ya!" Ucap Rong Xu yang masih kesal terhadap Pangeran pertama. Akhirnya, Pangeran mengalah dengan Rong Xu dan tidak jadi beristirahat dikamar itu . Lalu dia memutuskan untuk tidur bersama Pangeran kedua malam ini.
Saat pagi, pangeran pertama ke kamarnya sebentar untuk mengambil pakaian dan berangkat ke kantin bersama kami semua. Sedangkan, Rong Xu kami tinggalkan dirumah lembah langit sendirian. Walaupun sendiri, tapi saat ia membutuhkan sesuatu akan mendapatkan pelayanan khusus dari pengawal pribadi Pangeran ketiga yaitu Wuxian yang diperintahkan untuk menjaganya.
Sebenarnya, aku masih sangat penasaran dengan perubahan Rong Xu yang bisa menjadi Pangeran pertama dan anehnya lagi para pangeran tidak terkejut sama sekali. Bahkan, Pangeran pertama juga tidak ada rasa curiga sama sekali dengannya? Apakah mereka memiliki rencana besar dibalik kejadian ini? Namun tidak ingin melibatkan aku, hanya karena aku seorang wanita? Ah sialan kenapa aku menjadi penasaran akan hal seperti itu.
__ADS_1