Alstroemeria | Dewi Bunga Lily

Alstroemeria | Dewi Bunga Lily
Melenyapkan Inti Roh Ke-1


__ADS_3

Saat memasuki ruangan ini, aku sungguh tidak tahan lagi dengan bau roh iblis yang sangat tajam menusuk hidungku "Hahaha, siapakah yang kau bawa kali ini Zhui? Apakah gadis dengan darah harum atau gadis cantik yang dapat menjadi istriku? Hahaha!" Ucap seorang lelaki yang memiliki suara cukup berat sampai membuat suaranya mendengung keras diruangan ini.


Mana ada Dewa berbentuk asap dan tidak memiliki wujud Dewa ataupun wujud manusia begini? Apakah mereka sangat bodoh hingga muda tertipu oleh roh iblis rendahan seperti ini?


"Lapor Dewa kami membawa seseorang yang butuh pertolonganmu untuk menghidupkannya kembali."


Aku merasa cukup aneh karena Dewa itu terdiam cukup lama dan tidak menjawab laporan manusia tersebut, tapi Song Lan dan Pangeran ketiga juga tidak memberikan aku isyarat apapun untuk membuka mataku.


Mengapa manusia memiliki wujud Dewa? Apakah mereka semua Dewa suruhan alam langit untuk membasmiku? Tidak mungkin!


"Hahaha, apakah Dewa masih perlu bantuan Dewa Iblis?" tanyanya sambil tertawa keras membuat suaranya mendengung didalam kuil sampai beberapa batu berjatuhan dari atas kepala kami. Sialan! A-Apa? Dewa Iblis?


Kami semua terkejut mendengar perkataannya, bahkan Zhang Li langsung berdiri tegap dan membuka kedua matanya.


Semua rencana kami gagal. Jadi, sudah waktunya kami membasmi mereka semua terutama kabut hitam berbentuk manusia yang dapat menyesatkan manusia fana.


"Lapor Dewa kami sudah menemukan pengintai yang telah mengawasi pergerakan kami semua dari kemarin hingga malam ini, tapi semuanya sudah kami tangkap Dewa."


Saat aku menoleh, terlihat Da Liu dan Pangeran kedua tertangkap oleh kelompok manusia tersebut.

__ADS_1


Dibelakang mereka juga terlihat sekelompok pemuda fana memegang pedang sedang ditahan oleh manusia fana yang telah menjadi pengikut Dewa Iblis "Hei kalian semua jangan menganggu manusia lemah, terutama kau Dewa Iblis! Urusanmu dengan kami bukan manusia."


"Kami tidak lemah," sahut salah satu pemuda yang tertangkap.


Pemuda didunia fana sungguh sombong dan menyebalkan!


"Jika tidak lemah bertarunglah dengan mereka jangan malah diam dan pasrah saat tertangkap!" ucapku sambil mendengus kesal.


Aku melemparkan beberapa es batu ketubuh pengawal yang menangkap mereka semua dan memberi kesempatan mereka melawan. Mengapa Dewa Iblis kekuatan spiritualnya tidak sekuat legenda? Apa jangan-jangan karena ia masih tersegel?


Pemuda fana tersebut langsung memberontak dan membunuh orang-orang yang menghalanginya, tapi kami lengah. Sosok kabut hitam ini langsung menarik Da Liu dengan kekuatan spiritualnya lalu mencengkram leher Da Liu sampai ia kesakitan dan tidak dapat berbicara dengan jelas "Jika kalian masih menyerang kami, maka aku tidak akan mengampuni wanita ini hahaha dasar Dewa bodoh!" Ucap kabut hitam berbentuk manusia itu sambil terus tertawa dan menatap mata Da Liu tanpa berkedip sedikitpun.


"Apakah Dewa Iblis mengajarkan kalian untuk menjadi pengecut? Hahaha sepertinya setelah ribuan tahun disegel kau menjadi sangat bodoh," Ucapku dan langsung mencambuk tangan kabut hitam.


Suara Da Liu berubah menjadi seorang lelaki dan matanya berubah menjadi merah lalu ia mendesis terus menerus "Nona, wanita ini telah kerasukan roh jahat!" ucap seorang pemuda fana dengan wajah sedikit ketakutan melihat Da Liu seperti itu.


Da Liu langsung melirik pemuda fana tersebut dan melesat dengan cepat menghampirinya "Kalian cegah Dewa Iblis, aku akan mengurus Da Liu."


Para Pangeran dan Song Lan langsung menyetujui perintahku lalu aku mencoba menghentikan Da Liu, tapi aku berusaha tidak menyakitinya karena ia sedang terpengaruh. Da Liu mencekik dua pemuda fana sekaligus dengan kekuatan spiritualnya bahkan kedua kaki pemuda fana tersebut sudah tidak menapak lagi, tubuh mereka benar-benar terangkat.

__ADS_1


Ada salah satu pemuda akan menusuk tubuh Da Liu dari belakang lalu aku mencegahnya dengan kekuatan spiritual dan membuang pedang milik pemuda itu "Jangan sakiti dia!" Sentakku.


Aku mengeluarkan bunga Lily hitam untuk memperangkap roh iblis yang merasuki Da Liu "Jika kau ingin balas dendam kepadaku jangan sakiti mereka, tapi bunuhlah aku bahkan jika kau mampu masuklah kedalam tubuhku. Aku tidak akan menghalangimu karena aku tahu sekarang kau kuat!"


"Hahaha baiklah, tapi sayangnya aku tidak percaya kepadamu Nona!" Ucapnya yang masih tetap berdiam didalam tubuh Da Liu.


Tidak bisa seperti ini terus karena pemuda fana itu akan mati dan tidak tahan lagi dengan cengkraman Da Liu karena bagaimanapun Da Liu tetaplah Dewi dan kekuatan spiritual kami lebih besar dari manusia fana.


Aku mengumpulkan kekuatan spiritual ku di tenggorokan dengan menarik napas dalam-dalam, setelah itu aku langsung berteriak sangat keras "KELUAR!! ATAS PERINTAH LANGIT AKU PERINTAHKAN KAU KELUAR DARI TUBUHNYA SEKARANG PITON HITAM!!"


Piton hitam itu membuat Da Liu meraung, sepertinya tubuh Da Liu mulai membuat penolakkan terhadapnya "KELUAR!!!" Teriakku lagi kepadanya, tapi ia langsung melepaskan pemuda itu dan melesat kearahku dan saat sudah hampir sampai kearahku Da Liu langsung tergeletak pingsan.


Pedang Sima langsung terbang dengan sendirinya untuk megejar roh iblis piton hitam tersebut dan kejadian ini membuat semua pemuda fana terdiam dan melongo melihat kejadian ini "Hei para pemuda berkumpullah untuk menjaga gadis ini," ucapanku langsung disetujui dengan mereka.


Saat mereka sudah berkumpul, aku langsung memberikan perisai emas untuk melindungi mereka semua dari serangan iblis ataupun manusia yang sudah menjadi pengikut jalan sesat.


"Jangan memaksa keluar dari perisai karena aku akan membantu kalian mengurus iblis ini, tapi kalian harus membantu aku menjaga Nona ini."


Mereka hanya mengangguk lalu aku langsung melesat kearah sosok kabut hitam itu untuk membantu para Pangeran dan Song Lan yang dari tadi hanya bisa menahannya karena para Pangeran, Song Lan tidak bisa menguasai kekuatan es.

__ADS_1


Aku membekukan kabut hitam ini dan saat Pangeran ketiga akan menusuk bagian kepala sosok kabut hitam dengan pedang apinya, tapi roh pedang Sanos langsung muncul mencegahnya "Jangan membunuh kabut hitam ini dengan pedangmu, biar aku saja yang mengurusnya karena ia bukan roh iblis biasa. Ia merupakan salah satu dari inti roh Dewa Iblis." Setelah berkata seperti itu Sanos langsung menusuk kepala sosok kabut hitam ini dan memberi isyarat Pangeran ketiga untuk membakar bola spiritual hitam yang tiba-tiba muncul, setelah Sanos membunuh sosok kabut hitam ini. Salah satu dari inti roh Dewa Iblis? Sebenarnya ia memiliki berapa inti roh? Apakah Da Liu dan para pemuda akan baik-baik saja?


Keadaan dikota Yun akankah lebih mudah dari tugas yang diberikan kepada kami? Ah aku jadi khawatir dengan misi ini.


__ADS_2