
Jika sekarang Ibuku masih hidup, aku pasti bisa menikmati rasanya di suapi buah oleh Ibuku seperti Pangeran ketiga di pesta pernikahan Pangeran pertama tadi. Sungguh menyebalkan Sanos!
Aku tidak ingin memiliki roh pedang sepertinya "Bagaimana mungkin? Bukankah yang mati hanya lelaki petapa fana saja? Aku masih ingat lelaki itu dibunuh oleh Dewa suruhan Wei Chen? Mengapa Dewi Alam Bunga juga mati?" Tanyanya dengan wajah tak percaya akan hal yang aku katakan baru saja.
"Kau tau semua kisah tentang Zhang Li?" Tanya Pangeran pertama dengan tatapan serius dan memastikan bahwa ia sungguh tahu detail kejadian pada ribuan tahun lalu.
Apakah kematian kedua orangtua Zhang Li berkaitan dengan Ibu?Apakah mereka juga memiliki hubungan dengan Kaisar? Apakah Zhang Li benar-benar keturunan mendiang Dewi Alam Bunga, tapi mengapa ia mendapatkan perlindungan dari binatang gaib milik Dewa Alam Langit?
Sanos tersenyum lalu ia berjalan kearah Zhang Li "Tentu saja, aku tahu semua rahasia Dewa hahaha. Namun aku diam saja dan menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan semua ini."
Pangeran pertama langsung memikirkan buku yang ditinggalkan Paman Ji Dan secara tiba-tiba karena sudah berhari-hari memecahkan teka-teki tujuh elemen didalam buku tersebut, tapi tidak ada hasilnya sama sekali "Apakah kau ingin membantuku?" Tanya Pangeran pertama.
"Tidak."
"Semua ini berkaitan dengan kebangkitan raja iblis, apakah kau yakin tidak peduli?" Tanya Pangeran pertama yang langsung membuat roh pedang Sanos terdiam dan menatapnya.
"Apakah kau sedang menipuku? Dewa Alam Langit telah mengorbankan dirinya untuk menyegel roh raja iblis."
"Lihatlah dahulu Buku ini, pasti kau mengenalnya jika tahu semua rahasia Dewa dialam semesta."
"Baiklah aku akan ikut denganmu," Ucap roh pedang Sanos yang langsung membawa kami semua keluar dari kawasan kegelapan ke pintu gerbang alam senjata tak terbatas dalam hitungan detik saja.
"Kakak Pertama!" Teriak Pangeran kedua dan ketiga secara bersamaan sampai mengejutkan kami semua.
Mereka menghampiri Pangeran pertama yang terkejut melihat kedua adiknya berada di hadapannya saat ini "Bagaimana kalian tahu aku disini?" Tanya Pangeran pertama yang membuat mereka berdua tertawa.
"Rong Xu sialan itu sudah tertangkap basah oleh kami berdua! Hahaha."
"A-Apa? Apakah ia dihukum oleh Kaisar?" Tanya Pangeran pertama.
"Kau kira kami sebodoh itu? Kami tahu ia menyamar sebagai dirimu Kakak pertama karena bagaimana mungkin kau melepaskan gelang Lily hitam abadi dari tanganmu ini Kakak? Hahaha."
Pangeran pertama hanya tersenyum kepada kami berdua lalu mereka melirik Zhang Li yang sedang menyeka air matanya "Kau kenapa Zhang Li? Siapa yang menindasmu?" Tanya Pangeran ketiga sambil menepuk bahunya.
__ADS_1
"Aku hanya teringat Guruku. Jadi, aku sangat sedih sampai menangis seperti ini," Ucap Zhang Li sambil tersenyum malu.
Roh pedang Sanos langsung memasangkan tusuk konde emas dengan kekuatan spiritualnya dikepalaku "Sudah aku kembalikan. Jadi, kau jangan menangis seperti anak kecil lagi."
Pangeran ketiga menatap roh pedang Sanos dengan tatapan penasaran "Roh pedang berkekuatan ratusan ribu tahun, siapakah Tuan ini?" Tanya Pangeran ketiga yang semakin penasaran dengannya.
"Aku bertugas untuk menjaga Nona ini. Jadi, kau tidak perlu banyak bertanya Pangeran."
Kami semua kembali ke rumah lembah langit dan terlihat Song Lan sedang berlatih pedang lalu roh pedang Song terlihat seperti mengajarkan sebuah jurus pedang kepada Song Lan. Saat roh pedang Song melihat kearah kami, ia langsung bersujud "Guru," Ucapnya dengan sangat lembut.
"Kembalilah berlatih dengan Tuanmu itu Song," Ucapnya lalu masuk mengikuti kami.
Aku baru tahu kalau roh pedang Song memiliki Guru, tapi bukankah Gurunya juga roh pedang? Milik siapa pedang itu?
Pasti pemilik pedang itu sangat hebat dan bisa mengalahkan aku nanti saat di ujian kedua sekolah lembah langit.
Kami sedang memikirkan tempat tidur untuk mereka berdua berada dimana karena Tian Yi dan Song Lan sudah tidur bersama lalu roh pedang Song ia dapat tidur didalam pedang "Aku dapat tidur dalam pedang tenanglah," Ucap roh pedang Sanos yang ternyata dari tadi membaca pikiranku.
Hari sudah mulai malam, aku mulai berlatih pedang karena aku belum latihan pedang sedikitpun!
Aku meminta roh pedang Sima untuk mengajariku ilmu pedang mendiang Ibuku dan para Pangeran juga hadir membantu aku "Zhang Li mengapa kau tidak minta ajari roh pedang barumu saja? Aku sungguh mengantuk!" Ucap Roh pedang Sima sambil menguap dan menunjuk roh pedang Sanos yang sedang bersantai di samping Tian Yi.
"Aku tidak berani mengganggunya. Jadi, aku berlatih bersama kalian saja!" Ucap aku dengan semangat.
Terdengar suara orang menguap dan ia terlihat sedang berjalan kearah kami semua "Apakah kalian ingin aku ajari jurus pedang?" Tanya roh pedang Sanos.
Roh pedang Sima langsung masuk kedalam pedang begitu saja karena sudah ada roh pedang Sanos yang mendampingi Zhang Li malam ini. Kami semua serentak menjawab Iya, tapi Pangeran ketiga bingung harus menjawab apa karena ia tidak perlu diajari lagi "Apakah kau meragukan ilmu pedangku Dewa Perang? Hahaha, apakah kau ingin bertarung denganku?" Tanya roh pedang Sanos dengan tersenyum sinis.
"Jika aku kalah. Aku akan senang hati kau ajari Tuan roh pedang!" Pangeran ketiga langsung menyerang roh pedang Sanos dengan sangat liar.
Saat roh pedang Sanos melakukan serangan kepada Pangeran ketiga, terlihat roh pedang Song seperti memberitahu kami nama-nama dari setiap gerakan yang dilakukan oleh roh pedang Sanos untuk menyerang Pangeran ketiga. Akhirnya, Pangeran ketiga kalah dengan serangan ke sembilan yaitu jurus angin tiga titik lalu ia mengakui kehebatan roh pedang Sanos dan kami semua mulai berlatih bersama.
Saat selesai berlatih, Pangeran ketiga malah semakin penasaran dengan roh pedang Sanos rupanya "Apakah bisa kau beritahu kami semua? Siapa namamu Tuan?" Tanyanya sambil terus menatap Roh pedang Sanos.
__ADS_1
"Apakah kau yakin ingin tahu namaku? Kalian akan menyesal."
"Kami berjanji tidak akan menyesal karena kami juga sudah sangat penasaran dengan identitas Tuan sebenarnya dari tadi."
Song Lan, Pangeran kedua, dan Pangeran ketiga mengangguk secara bersamaan.
"Aku adalah Roh pedang Sanos."
Roh pedang Song sungguh terkejut dan langsung bersujud "A-aku sungguh berterima kasih atas bimbingan Tuan, bahkan telah mengangkat aku menjadi muridmu selama ratusan tahun di alam senjata tak terbatas."
"Jurus pedangmu sangat buruk. Jadi, aku hanya mengajarimu sedikit dari ilmu pedangku Song."
Aku kira roh pedang Song sudah tahu tentang identitas Gurunya, tapi ternyata ia juga baru tahu.
Pangeran ketiga, kedua, dan Song Lan masih menatap roh pedang Sanos tanpa berkedip sedikitpun.
"Apa kalian menyesal?" Tanya roh pedang Sanos sambil tertawa.
"Tidak, tapi bisakah kau ajari kami ilmu pedangmu Tuan?" Tanya mereka dengan bersamaan.
"Kalian bahkan bisa saja menjadi muridku, tapi ada syaratnya..." Roh pedang Sanos seperti sedang berpikir suatu rencana ntah akan buruk atau bagus untuk kami "Kau harus bisa menguasai 15 jurus pedang milikku hanya dalam 3 hari 2 malam dan aku akan memperlihatkan 50 jurus pedang andalan ku malam ini. Dari 1000 jurus yang aku buat bersama Dewa Alam Langit Pu Chai, jurus inilah yang sering aku gunakan saat berperang. Oh ya, kalian juga harus memberi aku makanan yang sangat enak selama aku mengajari kalian semua! Bagaimana?" Ucap roh pedang Sanos sambil menatap kami semua satu persatu secara bergantian.
Tanpa berpikir panjang lagi, kami semua serentak menjawab ucapannya "SETUJU!!" Teriak mereka bertiga secara bersamaan.
Mereka bertiga mulai mencoba memperhatikan 50 jurus yang diperagakan langsung oleh roh pedang Sanos, tapi tiba-tiba Da Liu datang dan memanggil namaku.
"Zhang Li bolehkah aku tidur bersamamu? Aku ingin tinggal dirumah ini bersama kalian."
Terlihat ia membawa bantal dan beberapa pakaian yang tersusun rapi didalam sebuah kantung kain lalu ia menatap roh pedang Sanos dengan sangat kagum, bahkan ia langsung duduk dan memperhatikannya tanpa meminta persetujuan kami semua. Ia duduk disamping Song Lan dan memperhatikan setiap gerakan Roh pedang Sanos dalam 50 jurus.
Apakah mereka akan berhasil menjadi murid roh pedang Sanos?
Apakah Da Liu yang baru saja datang akan diterima oleh para Pangeran untuk tinggal dirumah lembah langit bersamaku? Apakah Da Liu juga akan mencoba bersama kami untuk menjadi murid roh pedang Sanos?
__ADS_1