Alstroemeria | Dewi Bunga Lily

Alstroemeria | Dewi Bunga Lily
Raja Pu Xu


__ADS_3

"Jika ingin anakmu kembali dengan selamat maka serahkan tahta alam langit kepadaku pada pagi hari nanti, tapi jika kau telat! Nyawa ke-2 anakmu tidak akan selamat..."


Raja Pu Xu - Negara Demisia.


Kaisar langsung membakar surat itu dengan kekuatan spiritual apinya lalu ia membaca peta yang diberikan oleh pengawal pribadi Pu Xu setelah itu Kaisar memerintahkan Dewa Halilintar membunuhnya "Segara siapkan 30.000 prajurit terbaik. Setiap prajurit akan dipimpin oleh para penasehat lalu Dewa Bulan kau langsung buat strategi. Jadi, saat seluruh pasukan datang dapat langsung menyelamatkan para Pangeran! Tanpa menunggu lagi."


Suara tangisan Permaisuri tak kunjung berhenti, bahkan ia terus menangis karena takut kehilangan anaknya "Baik Kaisar."


Semalam Putri Mahkota ingin membebaskan kami dari sini, tapi kami tidak ingin melibatkan orang lain dalam permasalahan ini. Jadi, kami hanya bisa menunggu bantuan Kaisar diatas perapian yang sangat panas ini dan tentu saja Pangeran ketiga sudah terbiasa oleh panas seperti ini karena ia merupakan Dewa Naga Api, tapi tidak ku sangka panas api milik raja Demisia sangat bertentangan dengan kekuatan spiritual api milik adik ketiga.


Para penasihat Kaisar yang sedang memimpin 30.000 pasukan sudah sampai di Negara Demisia, tapi mereka tidak dapat menembus pertahanan perisai 5 elemen milik Negara Demisia karena kekuatannya sangat kuat.


Zhang Li sedang mencoba untuk teleport ketempat Pangeran pertama berada melalui tatto penghubung diantara mereka berdua sambil dibantu oleh roh pedang Sanos. Tak lama kemudian aku berhasil teleport dan langsung berada disebuah tempat yang sangat ramai lalu saat aku menoleh keatas, terlihat Pangeran pertama sedang berada diatas tungku api dengan posisi terikat bersama Pangeran ketiga "Berani sekali seorang Dewi menembus masuk kedalam istana!" Teriak seseorang yang hampir mengoyak wajahku dengan pedangnya, tapi untung saja ada roh pedang Sanos yang membantuku menahannya.


A-Apa? Roh pedang Sanos?


Tidak mungkin! Salah satu penasehat langsung kembali ke istana alam langit untuk melaporkan hal ini kepada Kaisar bahwa roh pedang Sanos telah muncul kembali bersamaan dengan peristiwa penculikan para Pangeran di negara Demisia


Aku meminta pertolongan Nona Yin dan roh pedang Sima untuk membawa Pangeran pertama dan Pangeran ketiga kembali kealam langit "Kami tidak dapat keluar dari tempat ini karena perisai Negara Demisia sangat kuat!" Ucap mereka bersamaan lalu aku mencoba untuk menggunakan kekuatan es spiritualku untuk membuat celah pada perisai agar bisa menyelamatkan mereka berdua terlebih dahulu.


Para penasehat Kaisar yang sedang melihat usaha Zhang Li memusatkan kekuatan spiritualnya kearah perisai untuk membuat celah. Mereka semua langsung membantu Zhang Li tanpa berpikir panjang melalui luar perisai dan roh pedang Sanos membantuku menghalangi orang-orang yang hendak menghentikan aku.


Apakah kau bodoh Pu Xu?


Tidak mungkin aku melindungi seorang asing selain Tuanku! Jadi, hentikan tingkah bodohmu ini.


Aku merasa sangat marah saat melihat Pangeran pertama diperlakukan seperti ini, bahkan ia sekarang tidak bisa membuka matanya dan tersenyum kepadaku seperti biasanya...

__ADS_1


Apakah ia telah mati?


Ti-Tidak mungkin aku akan menjadi seorang janda! Ah sialan.


Aku berusaha lebih keras untuk menghancurkan perisai 5 elemen ini "HANCURLAH!!" Teriakku dengan sangat keras sambil mengeluarkan seluruh kekuatan spiritual yang aku miliki.


Tubuhku tiba-tiba berubah menjadi naga putih bermahkota es lalu aku merasa seperti mengarah keatas dengan sendirinya dan menghantam perisai 5 elemen ini dengan tubuh naga milikku. Setelah itu, aku melindungi para Pangeran agar bisa keluar dari Negara Demisia dengan selamat.


Seluruh kota yang berada didalam Negara Demisia berubah menjadi es seketika, tapi untungnya seluruh mahluk hidup yang berada disini tidak membeku.


Saat aku berubah menjadi seorang Dewi lagi. Para prajurit malah menyerang seluruh rakyat Demisia dan aku mencoba melindungi mereka agar tidak terbunuh "Dewi kenapa kau malah melindungi orang berdosa?" tanya Dewa Bulan dan para penasehat yang lain.


"Disini hanya terjadi salah paham, aku harap kalian tidak membunuh orang yang tak bersalah. Lagi pula Pangeran telah selamat!"


Para penasehat Kaisar langsung menurunkan perintah untuk berhenti menyerang rakyat Negara Demisia sesuai perintahku.


Raja Pu Xu langsung memberi salam kepadaku, bahkan ia meneteskan air mata dan memelukku "Kau sungguh mirip dengan Kakakku, terimakasih telah mengingatkan aku atas kebaikan Kakakku selama ribuan tahun ini Nona Li Que."


Di-Dia tahu nama asliku? Apakah ia mengenal Ibu dan Ayahku?


Aku langsung mendekati Raja Negara Demisia dan berbicara kepadanya "Raja, bisakah aku menginap ditempat ini? Karena ada suatu hal yang ingin aku tanyakan kepadamu ," ucapku sambil berbisik kepadanya dan ia langsung mengabulkannya.


Raja Pu Xu langsung berjalan sedikit menjauh dariku. Mulai menegakkan tubuhnya dengan sangat gagah dan lantang, dia berbicara kepada seluruh orang yang berada disekitarnya "Gadis ini berjanji kepadaku untuk mewakili alam langit bertanggung jawab membangun kembali perisai Negara Demisia. Jadi, pergilah aku tidak akan mempermasalahkan hal ini lagi kepada Kaisar alam langit."


"Dewi Zhang Li, tidak! Kau harus kembali bersama dengan kami semua pada hari ini."


Belum saja aku menjawab ucapan mereka, tapi roh pedang Sanos malah mewakili ku untuk menjawabnya "Apakah kau meragukan kekuatanku Penasihat Kaisar?" tanyanya sambil tersenyum sinis.

__ADS_1


Dalam sekejap Sanos mencairkan es yang membekukan seluruh Negara Demisia hanya dengan satu gerakan tangannya saja. Para penasehat Kaisar, serta 30.000 prajurit langsung mengundurkan diri dari Negara Demisia "Jagalah dirimu baik-baik Dewi Zhang Li, kami pamit terlebih dahulu."


Aku hanya membalasnya dengan tersenyum lalu Raja Pu Xu mempersilahkan aku dan roh pedang Sanos masuk kedalam istana Demisia. Setelah itu ia menyuruh kepala pelayan istana untuk menyediakan kamar terbaik, serta makanan karena ia harus mengurus rakyatnya terlebih dahulu baru bisa melanjutkan pembicaraannya denganku. Baru saja aku selesai makan, Raja Pu Xu menghampiriku dan mengajakku berkeliling istana Negara Demisia "Apa yang ingin kau tanyakan? Apakah tentang Orangtuamu?" tanyanya sambil berjalan dengan tenang disampingku.


"Apakah Ibuku memiliki hubungan denganmu Raja Pu Xu?" Pertanyaan yang aku ajukan malah membuatnya tertawa.


"Hei, tidak usah terlalu formal denganku. Aku ini Pamanmu Pu Li Que! Duduklah..." Setelah menyuruh aku duduk disebuah bangku taman, ia memerintahkan pengawal pribadinya pergi.


Sepertinya ada suatu hal penting yang akan disampaikan kepadaku "Istana alam langit seharusnya milik Ibumu, tapi karena didalam sejarah tidak ada yang pernah menjadi Kaisar wanita maka istana alam langit jatuh ke tangan Zhu Fang yaitu murid pertama Kakakku dan juga pria yang sangat dicintai oleh Ibumu. Ia tidak menikahi Ibumu karena telah dijebak oleh Wei Chen, akhirnya ia mengkhianati cinta Ibumu..." Aku memotong percakapan ini karena banyak pertanyaan bermunculan dikepalaku saat ini "Tunggu..."


Aku menarik napas dan mulai mengajukan semua pertanyaan yang berada dikepalaku "Ibuku bukankah Dewi Alam Bunga? Ke-Kenapa istana alam langit miliknya? Apakah Ibuku memiliki hubungan dengan Dewa alam langit? Apakah Kaisar tidak tahu bahwa ia telah dijebak oleh Permaisuri? Kenapa tidak ada yang mengetahui hal ini?"


Raja Pu Xu kembali tertawa "Hahaha, Ibumu itu seperti kau tidak ingin banyak diatur. Oleh sebab itu ia menyembunyikan identitasnya sebagai anak Dewa Alam Langit bersama Dewi Naga Hijau penguasa tumbuhan dialam semesta. Kaisar sudah lama mengetahui rencana busuk Wei Chen, tapi ia berbelas kasih kepadanya karena jasa anaknya."


"Kenapa kau tidak tinggal dialam langit? Mengapa memilih menjadi Raja di Negara Demisia Paman? Apakah ada suatu hal terjadi ditempat ini?" Tanyaku yang masih penasaran dengan adik Dewa Alam Langit ini.


"Aku mencintai seorang manusia fana karena itulah aku memilih meninggalkan kehidupan Dewa ku dan menjadi Raja di Negara Demisia, tapi tempat ini lebih tepat disebut sebagai buangan manusia setengah Dewa yang telah dicampakkan oleh Dewa yang tidak bertanggung jawab. Karena itu mereka sangat membenci Dewa memasuki wilayah Negara ini."


"Ternyata seperti itu kejadiannya."


Setelah mengunjungi Pangeran pertama yang sudah membaik meskipun belum sadar, tapi Permaisuri Kaisar sudah cukup tenang lalu ia segera pergi menuju altar suci alam langit untuk mendengarkan ramalan Dewa Bintang tentang siapa sebenarnya Tuan dari roh pedang Sanos setelah kepergian Dewa Alam Langit secara tiba tiba "Menurut rasi bintang. Seharusnya saat ini roh pedang Sanos telah berada ditangan keturunan Dewa Alam Langit, tapi aku tidak dapat melihat siapa gadis itu. Sepertinya surgawi masih menutupi kebenaran dari kami para Dewa dan ia akan mengembalikan semuanya ketempat sebenarnya karena saat ini ada yang sedang berkerja sama dengan Raja Iblis untuk menghancurkan istana alam langit bersama-sama."


Permaisuri langsung berdiri dan membentak Dewa Bintang "Tutup mulutmu! Tidak mungkin kami para Dewa atau Dewi alam langit bersekutu dengan Iblis."


Dewa Bintang hanya tersenyum "Aku hanya menyampaikan apa yang aku lihat dan aku tidak pernah berbohong dengan semua ramalanku selama ribuan tahun."


Apa maksud dari ucapan Dewa Bintang? Bersekutu dengan Iblis?

__ADS_1


Kenapa Dewa Bintang tidak pernah mengatakan hal ini kepadaku? - Kaisar.


__ADS_2