
Saat dikantin Song Lan teringat oleh Rong Xu yang pasti sudah kelaparan karena itulah Tian Yi membantunya untuk mengantarkan makanan kepadanya karena kami harus menjenguk Da Liu terlebih dahulu, sebelum kelas dimulai. Setelah dipikir-pikir Song Lan memiliki hati yang sangat lembut bukan? Namun ia akan menjadi raja alam iblis, ah pasti akan memberikan perubahan besar terhadap alam iblis dimasa depan pastinya.
Da Liu sedang tertidur pulas dikamarnya. Jadi kami tidak diperbolehkan masuk oleh Dewa Tanah karena ia baru saja bisa terlihat tidur pulas pada pagi hari ini, setelah merengek kesakitan dari tadi "Baiklah kami pamit dahulu Dewa."
Saat kami sampai dikelas, kelas ini sudah sangat ramai dan para Guru kali ini berkumpul diruangan tidak seperti biasanya? Ada apa ini?
"Baiklah karena semuanya ada disini. Jadi, perhatikan ucapan Guru sebentar karena ini merupakan hal penting untuk kalian. Pertama, besok kalian akan melakukan ujian ke alam binatang gaib 5 musim selama 3 hari 2 malam. Jadi, Guru berharap kalian tetap sehat dan cepat sembuh.
Kedua, kalian telah berhasil menjalani tugas yang diberikan Kaisar karena itu setelah ini kalian harus datang tepat waktu di altar suci alam langit untuk pesta jamuan dan ucapan terimakasih Kaisar terhadap kalian. Ketiga, saat sore hari Guru harap setiap ketua kelompok memberi laporan kepada salah satu dari kami tentang anggotanya yang hanya boleh berisi lima orang saja tidak boleh lebih ataupun kurang."
Para Guru langsung menyuruh kami untuk segera ke altar suci bersama-sama dan saat sampai disana terlihat para penasehat sudah kembali dari tugasnya, sepertinya berhasil dan aman.
Aku mendekati Song Lan lalu berbicara dengannya "Song Lan sepertinya alam iblis sudah aman dari masalah banjir yang telah terjadi," ucapku kepada Song Lan sambil berjalan kearah meja kosong dekat dengan Dewa Bulan karena kebetulan tempat itu kosong dan tidak ada yang menempatinya.
"Tetap saja aku sedikit khawatir dengan anak Kakakku karena sebelum aku pergi ke sekolah ini, ia cukup sedih akibat kandungannya lemah dan harus sangat berhati-hati dalam bertindak agar tidak membahayakan kandungannya."
"Baiklah aku akan tetap menemanimu, tenang saja aku tidak akan ingkar janji."
Kaisar dan Permaisuri datang lalu disusul oleh Pangeran pertama yang bergandengan dengan Dewi Burung, tapi Pangeran pertama menatap aku sambil tersenyum.
"Sudah beristri, tapi masih melirik wanita lain dasar Pangeran pertama!" ucap Song Lan.
__ADS_1
Sepertinya ia tahu kalau Pangeran pertama menatap aku "Jaga ucapanmu, kalau terdengar bisa berbahaya Song Lan."
Ia mengangguk dan langsung menutup mulutnya dengan sangat rapat. Acara dimulai dengan meminum arak sebagai ucapan terima kasih Kaisar kepada seluruh Dewa Dewi yang membantu alam langit membasmi roh iblis, serta para murid pewaris yang sudah berjuang bersama alam langit melawan iblis dikota Yun dan Kota Gu. Setelah itu Dewa Phoenix 5 elemen dipersilahkan untuk melakukan laporan tentang alam iblis "Lapor Kaisar semuanya berjalan lancar sesuai saran yang diberikan oleh Dewi Alstroemeria karena kami telah berusaha mencoba berbagai cara yang kami pikirkan, tapi tetap saja gagal. Jadi, kami memakai saran dari Dewi Alstroemeria. Saya mewakili para penasehat Kaisar bersulang untuk Dewi Alstroemeria."
Aku bersulang segelas arak untuk para penasehat Kaisar karena bagaimanapun aku tidak bisa menolak lalu aku memberi salam kepada para Dewa, serta keluarga Kaisar yang sedang menatap aku dari kursi singga sananya.
Saat para penari mulai menari dengan sangat indah, Kaisar memberi isyarat para pelayan untuk menyugukan makanan disetiap meja semua orang agar kami bisa menikmati makanan sambil melihat tarian dari para penari malam ini. Dewa Bulan menengok kearah belakang sepertinya akan berbicara kepada aku atau Song Lan "Apakah kau adik dari ratu alam iblis?" tanyanya dan Song Lan langsung menatap aku seperti ragu-ragu untuk menjawab ucapannya.
Song Lan mengangguk. Dewa Bulan memberikan secarik surat kepada Song Lan agar ia membacanya nanti lalu Dewa Bulan melanjutkan makannya, tapi Song Lan tidak sabar untuk segera membuka surat dan aku menahannya "Dirumah saja, tidak baik jika dibuka disini karena surat ini hanya untukmu bukan untuk didengar semua orang."
Akhirnya dia menyimpan secarik surat tersebut dan bersabar menunggu acara ini sampai selesai, setelah acara selesai para Pangeran menghampiri kami kecuali Pangeran pertama karena ia telah kembali bersama Dewi Burung bersama permaisuri Kaisar dan Kaisar "Kalian kembalilah dahulu karena kami ingin memberikan laporan kelompok kepada para Guru."
Akhirnya aku, Song Lan, dan Tian Yi kembali kerumah lembah langit lalu Song Lan meminta kami berdua menemani dia membaca surat dari Kakaknya karena ia sedikit takut. Tian Yi bersedia membacakan surat tersebut, tapi Song Lan menggenggam erat tangan kananku dengan sangat kuat karena takut mendengar isi surat yang dituliskan oleh Kakaknya ini.
Oh ya, kakak telah berhasil melahirkan anak yang sangat sehat dan tampan. Bahkan ia lebih tampan darimu pastinya, kakak memberinya nama Song Tan. Jadi, jangan khawatir lagi tentang Kakak dan kau harus tetap fokus pada sekolahmu hingga menjadi Dewa yang sangat hebat.
Kakak Song Lin sangat merindukanmu.
Song Lan langsung menangis keras dan memelukku "Zhang Li, aku sangat merindukan Kakak Song Lin. Aku sungguh ingin pulang untuk memeluknya dan menangis di bahunya seperti ini."
Suara isak tangis Song Lan sungguh seperti anak kecil. Bahkan Rong Xu sampai keluar dari kamar Pangeran pertama karena khawatir dengan suara orang menangis itu "Mengapa ia menangis?" tanyanya sambil berjalan pelan-pelan dan berpegangan pada tembok lalu Tian Yi membantunya sampai duduk dihadapan kami "Ia menangis karena kakaknya Song Lin menulis sebuah surat."
__ADS_1
Song Lin? Dia adik Song Lin? Bagaimana bisa kebetulan seperti ini? Ah kenapa alam semesta sempit sekali ya?
"Ka-Kau adik Song Lin?" tanya Rong Xu dan wajahnya langsung berubah menjadi gugup seketika.
Kenapa dia menatapku sangat aneh begitu? Apakah ia takut karena identitas ku?
"Kenapa? Apakah tidak terlihat mirip?" Tanya Song Lan sambil menyeka air matanya lalu meminta maaf kepadaku karena telah memeluk aku dengan sembarangan secara tidak pantas.
Aku hanya mengangguk dan tersenyum "Apakah kau tidak ingat saat kecil kau pernah diganggu oleh sekelompok anak burung lalu ada seorang anak laki-laki membantumu?" Tanyanya.
"Tidak ingat."
"Apakah kau tidak ingat kau bermain pedang yang terbuat dari kayu bersama seorang anak laki-laki?" Tanya Rong Xu dengan menatap Song Lan sangat serius.
"Ti-tidak, apakah kita saling mengenal sebelumnya?" tanya Song Lan dengan mengerutkan kedua alisnya. Sepertinya, ia berpikir sangat keras sampai kepalanya sakit.
Apakah ia sedang berpura-pura tidak mengenal aku? Tidak mungkinkan dia tidak mengingatku? Setiap 1 bulan sekali aku selalu pergi ke alam iblis untuk ikut bersama Kakak mengantarkan bahan makanan sesuai pesanan alam iblis kepada kami, tapi setelah mendiang Raja dan Ratu telah tiada. Alam iblis menjadi sangat tertutup dari alam lain, bahkan ia mengutus orang untuk mengambil bahan makanan dikerajaan. Setelah itu aku tidak pernah mendapat kabar darinya bahkan aku sudah lupa nama Song Lan, tapi yang paling aku ingat ia adalah adik dari ratu Song Lin.
"Bukankah kita baru saja saling mengenal? Hahaha sudahlah aku ingin kembali dahulu."
Aku mencegahnya untuk memberikan sebuah kantung rajut seperti yang aku janjikan waktu itu kepadanya, meskipun aku membeli kantung ini dikota Gu namun tetap saja berbeda karena ada kekuatan spiritualku "Ambilah dan sekarang aku sudah tidak memiliki janji denganmu."
__ADS_1
Apakah ada rahasia besar dibalik sosok Song Lan adik dari Ratu alam iblis Song Lin? Mengapa Song Lan tidak mengenali teman masa kecilnya? Apakah kenangan ini sangat pahit hingga ia melupakannya?