
"Lina lu udah belajar belum buat beasiswa ke luar negeri nanti?" Ayana bertanya.
"Gue...udah dong kan gue sama yang lain udah janji , kita semua pokoknya harus dapat beasiswa itu dan berangkat bareng lagi oke." Ujar Lina.
"Oke semangat, lu tau kan keinginan gue." Ujar Ayana.
"Tau elah lu selalu ingetin kita, lu paling baik deh wkwk." Lina tertawa.
Dengan jalan santai nya menuju ruangan kelas untuk mengikuti ujian mendapatkan beasiswa dan 2 sahabatnya sudah ada di kelas dari tadi, bel pun berbunyi dan ujian di mulai, Ayana menatap satu persatu sahabatnya dan memberikan semangat, 1 jam pun berlalu ujian selesai, dan hasilnya akan di beritahu secara online.
"Aya lu tadi gimana bisa?!" tanya Ayra.
"Bisa dong kalian semua bisa kan?" tanya kembali Ayana dengan nada tegas.
Mereka pun tiba tiba berhenti Ayra, Lina dan Umni pun menatap Ayana dan berkata.
"Bisa Ayana sayang wkwkwk." menggoda Ayana.
"Kenapa kayak gitu malu, udah gue mau ke Kantin." pergi dengan begitu saja.
__ADS_1
"Selalu kayak gitu bingung gue wkwk." ujar Umni.
Semuanya pun mengikuti Ayana untuk pergi ke Kantin dan makan bersama.
"Eh eh nanti kalau lulus nih ya, kita ngekost bareng aja kan bisa patungan tuh jadi gak mahal mahal banget gue bayarnya wkwk." Ayra mengunyah bakso.
"Yaiyalah biar patungan, nanti disana gue juga sekalian kerja, siapa tau gue kesasar jadi Artis di London wkwk." Lina sambil senyum senyum sendiri.
"Gue tetap jadi penulis novel aja sama ciptain lagu walaupun gak terkenal, dari novel lumayan gue bisa dapet uang." ujar Ayana.
"Terserah lu pada!" Umni dan Ayra .
"Kalian eh eh ngapain?" Umni dengan bingung.
Semuanya mendiamkan Umni dan langsung menaiki kasur Umni, Lina menepuk kasur sambil melihat ke arah Umni menyuruh nya untuk duduk di atas kasur bersama.
"Eh gue nanya ini, dateng dateng langsung pada naik ke kasur gue." kesal Umni.
"Weit weit selow dong jangan ngegas kayak gitu , kita nih kesini mau liat bareng bareng hasil ujian nanti Umni cantiekk." jawab Ayra.
__ADS_1
"Hmm..." dengan muka kesal Umni.
Dengan jutek nya umni menjawab, semua tertawa melihat muka Umni yang seperti apa tau kalau jutek wkwk, sambil menunggu umni memainkan gitarnya dan Ayana yang bernyanyi, Umni menyukai lagu 'keinginan' yang di buat oleh Ayana, hampir setiap hari sabahat nya mendengar Umni menyanyikan lagu yang di buat oleh Ayana.
"Itu lagi apa gak bosen?" tanya Ayra.
"Gak lah itu kan Aya aku yang buat, lagi pula ini lagu kesukaan gue." Umni menaikkan alis dengan senyum.
Ayana hanya tersenyum melihat sahabat nya dia bangga memiliki sahabat seperti mereka, mereka pun bernyanyi dengan perasaan penuh sampai ke hati yang mendalam wkwk, waktu pemberitahuan lulus pun sudah ada dan mereka melihat dengan seksama.
Jantung mereka berdebar kencang dug deg dog serr duarr dan mereka berteriak dengan keras, meloncat loncat karena mereka lulus dengan nilai baik, kecuali Lina hanya terdiam dengan kondisi tengkurab.
Ada apa dengan Lina.
Pingsan karena kaget.
Merasa sahabatnya terlalu alay.
Nangis tak bersuara karena terharu.
__ADS_1
Atau tidak lulus.