
"Yaelah gue janji, udah gak akan gue kasih tau ke siapa siapa." jawab William.
"Dia minta bantuan untuk mencuri kalung ibu panti yang sudah lumayan tua supaya si Azira bisa nonton konser kesukaan nya, tapi Ayana gak bisa bantu abisnya mencuri itu gak baik kan ya Azira terus marah abisnya Ayana gak bisa bantu padahal Ayana sudah janji kalau ia akan membantunya, Azira pun memukul dada nya ayana hingga jatuh, dan Azira meninggalkan panti karena Ayana, Ayana kejar si Azira sambil pegang dadanya dan si Ayana jatuh pingsan gitu." jawab Umni.
"Apa ayana udah ketemu lagi sama si Azira?" tanya William.
"Gak pernah, gue juga gak tau deh si Azira pergi kemana." jawab Umni.
"Kayak nya gue pernah denger nama itu, tapi di mana ya lupa gue." ujar William.
"Yaudah gue pergi dulu ya makasih udah kasih tau bye." mengelus kepala Umni.
* * *
Sontak Umni langsung kaget karena William tiba tiba mengelus kepalanya dengan lembut karna ini pertama kali nya ia di elus kepalanya.
Jantung Umni berdetak kencang dan senyum sendiri dan dia bicara dalam hati "Apa gue suka ama si William ya?" dalam hati bertanya.
__ADS_1
Waktu pulang pun tiba mereka membersihkan badan mereka dan mengerjakan tugas dari dosen mereka, tiba tiba hp Ayana berbunyi dan itu pesan dari William.
* z * z * z
"Ini gue william, halo Ayana berteman ya."
* z * z * z
Ayana tidak membalas pesan dari William, dan dia merencanakan untuk bertemu dengan William di Kampus. Di esok hari nya Ayana dll berangkat bareng bareng menuju Kampus dan masuk ke dalam kelas, tidak lama kemudian William datang Ayana mengajak nya untuk bicara di luar.
"Siapa lu emang gue wajib apa harus balas pesan dari lu, gue ajak lu kesini mau tanya lu dapet no gue dari mana?" tanya Ayana.
"Gue dapet no lu dari surat pendaftaran beasiswa lu." Jawab William.
"Lah lu dapet surat pendaftaran gue dari mana, lu ambil di mana gue aduin lu ambil seenaknya aja." kesal Ayana.
"Lah lu lupa Ayah gue pemilik Kampus ini dan gue anaknya oke jadi kalau lu mau aduin, aduin aja wkwk gak ada yang berani sama gue di sini." jawab William.
__ADS_1
"Gue berani, walaupun lu punya no gue sekarang gue gak mau dapet pesan dari lu dan gue juga gak akan balas pesan dari lu oke." Ayana dengan muka dinginnya.
"Kalau lu berani gak bales chat gue, dengerin kata kata gue ini lu bakal di keluarin dari Kampus ini oke."ujar William.
"Lah bisa gitu atas berhak apa lu hah,udah gue mau masuk kelas aja." Ayana meninggalkan William.
Tiba tiba tangan Ayana di pegang sama William dan Ayana langsung menoleh ke belakang dan berusaha melepaskan tangan nya dari William.
"Lepasin tangan gue gak ih!" Ayana memberontak.
"Gue mau peluk lu sekali aja, lu bener bener sama kayak dia." William menatap Ayana.
Ayana bingung dengan kata kata William, apa yang sebenernya di maksud dengan kata kata William.
"Sama kayak dia, maksud lu apaan sih." tanya Ayana.
"Cantik!" William pun menarik Ayana dalam pelukannya.
__ADS_1