
Ayana,Lina dan Ayra bersiap siap untuk pindah Hotel yang lebih dekat dengan tempat bekerja nya, Lina mendapat kontrak sebagai Arsitek di tempat khusus, Ayra mendapat pekerjaan sebagai seorang desainer, dan Ayana bekerja di salah satu Hotel bintang lima dan terbesar di London sebagai sekretaris bos Hotel fivestar.
Semuanya bekerja tidak sesuai dengan jurusan yang diambil di kuliah nya waktu itu.
"Sekarang kan kita sudah sampai, kita bersih bersih dulu terus makan." ujar Lina.
Semuanya turun ke restoran Hotel untuk makan, Ayana sudah lama tidak sempat memasak makanan, jadi ia mulai makan di restoran restoran.
"Yaudah makan, dan gak di sangka sangka kita akan sukses seperti ini di London." ujar Ayra.
"Oh iya udah berapa tahun ya gue gak ketemu sama William, dia udah terkenal dimana mana sombong nih."
"Nah Aya kan lu waktu itu kerja sama William, emang dia gak bicara apa apa gitu sama lu, kan sama lu juga udah lama gak ketemu sama dia." ujar Lina
Ayana berpikir sejenak.
" Eumm gue juga gak tau, kan kalian tau juga nomor handphone gue udah ganti, jadi gue gak tau dia kirim pesan ke gue atau gak."
Mereka mengiyakannya, melanjutkan makanannya setelah makan mereka kembali ke kamar dan menyenderkan badan mereka ke kursi.
"Hooh senangnya gue, kayak nya tuh dapat pekerjaan sesuai keahlian itu tuh enak banget, nyaman kerjanya tuh hahaha." ujar Lina
" Udah tidur lebih awal, besok kan udah mau kerja lagi, kalau kalian mau lebih lama lagi gue tidur duluan ya bye love you guys." ujar Ayana membentuk love dengan tangannya.
__ADS_1
Di dalam kamar Ayana berpikir kembali tentang William, ia penasaran bagaimana keadaan nya karena mereka sudah lama tidak bertemu.
Ayana mengambil leptopnya dan suatu barang jatuh mengenai kakinya.
"Uh,uh sakit ssssttt!"
Lina mendorong pintu kamar Ayana dan meneriakinya.
"Ayaa!, lagi apa lu, gak boleh kayak gitu Ayaa gak baik ihh."
"Mana cowok nya langsung kabur, cemen banget sih hah." melirik ke arah Ayana.
Lina terdiam dan melihat kebawah ternyata Ayana kesakitan karena kakinya mengenai vas kayu, ia pelan pelan menghadap belakang dan pergi diam diam.
"Lina sini, tadi cowok nya udah kabur jadi aku kesepian di sini, Lina mau kan temenin Aya!"
Lina menggelengkan kepalanya dan memegang telinga nya, meminta maaf kepada Ayana yang sudah salah paham.
"Maaf Aya."
Ayana memaafkannya dan mereka tidur bersama.
Di pagi hari.
__ADS_1
"Gue sama Ayra berangkat duluan ya Aya, byee hati hati."
Ayana menyiapkan bekalnya dan langsung berangkat ke Hotel Fivestar, sesampainya di sana Ayana langsung memasuki ruangan nya.
"Hallo kevin, tumben lu berangkat pagi pagi banget."
"Emang nya kenapa huh, tolong dong perlakuin gue sebagai bos kayak biasanya."
"Iya deh bos maaf haha, belum biasa aja gue kan waktu itu bukan lu bos nya, tapi Ayah lu."
Mereka melanjutkan pekerjaan nya lagi, Ayana berkeliling Hotel melihat lihat situasi dan barang barang, sudah menjadi rutinitas nya.
"Halo bu Ayanaa."
"Ibu! aduhhh tiara jangan panggil ibu, saya juga kan seumuran kamu."
"Oke deh kakak Ayana." berlari meledek Ayana.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote nya ya makasih .