
Setelah di tinggalkan Ayra dan Lina, William dan Ayana nampak canggung, tiba tiba William langsung menarik tangan Ayana untuk masuk lagi ke dalam Mall.
"Udah lu duduk di sini dulu, gue pilihin baju buat lu yang bagus oke." langsung pergi memilih baju.
Ayana hanya diam karena kaget tiba tiba di tarik tangan nya sama William.
Beberapa menit kemudian William datang dan memberikan sebuah kotak besar berwarna merah hitam kepada Ayana.
"Ini apa besar banget, gue mendingan gak usah terima deh ga enak gue." ujar Ayana.
"Gak boleh tolak oke ini baju buat nonton konser sama temen lu, masa temen lu pake baju baru, lu gak sih." memegang pundak Ayana.
"Tapii ....?" melepaskan tangan William dari pundak nya.
"Udahhhh elah, ayok pulang udah malam nanti teman teman lu marah lagi kalau lu pulang kemalaman." memutarkan kunci mobil nya.
Mereka pun masuk mobil, mereka di mobil tidak berbincang bincang dan terjadi suasana yang canggung, dan Ayana di perjalanan tidak sengaja tertidur.
William yang melihat Ayana tertidur dengan pulas, mencolok colok kan jarinya ke pipi Ayana dan William memberhentikan mobilnya. Ia memandang Ayana dan memberikan jaket berbulunya untuk menutupi badan Ayana agar tidak kedinginan.
Ia membelai rambut Ayana dengan lembut nya, tapi ia tidak tahu apakah ia mencintai nya dengan tulus, karena William melihat Ayana sama dengan pacar dulunya yang dulu William sangat cintai.
__ADS_1
William melanjutkan jalan nya, beberapa menit kemudian ia sampai di depan hotel Ayana menginap, Ayana langsung bangun dan melihat ada jaket yang tebal di badan nya.
"Makasih, ini jaket nya." memberikan jaketnya.
"Udah pake aja, kan kata teman teman lu jangan sampai kedinginan, eihhhhhsss jangan di tolak oke." menunjukkan jempol nya.
"Gak jelas luu, yaudah kalau gue udah cuci ini jaket gue balikin." turun dari mobil.
Ayana pun memakai jaket nya dan William memanggil nya.
"Ayaaaa, jangan lupa minum obat nya ya." mengedipkan matanya.
"Eihhhhhhh, jijik banget gue kayaknya." mengangkat bahunya.
Sesampainya Ayana di Kamar.
-------------------------;:
"Aya Aya masa tadi gue lihat si William lihat lu sampai masuk ke Hotel, terus dia langsung pergi." Lina melihat ke arah jendela.
"Terusss?" menaruh jaket William di lemarinya.
__ADS_1
"Ih lu mah gak peka orang nya , peka lu tau peka gak hah?" menutup jendelanya.
"Gak tau aku tu zeyenggggg." mencubit pipi Lina.
Di Rumah Anna.
"Lu udah siap kan besok malem untuk Live lagu pertama lu, dan jangan lupa lu harus bilang saat Live kalau lu pernah di bohongin sama sahabat lu sendiri, dan lu harus buktikan kalau lu bisa sukses tanpa si Ayana itu." memilih kan baju untuk acara Live.
"Iya gue udah janji sama lu sebelumnya, kalau gue mau ikutin semua kata kata lu, gue juga udah lupain si Ayana sebagai sahabat gue." sambil membaca buku model.
Dan di esok hari, pada siang hari nya maupun di Rumah Anna dan di hotel tempat Ayana dan yang lain tinggal mereka lagi bersiap siap untuk pergi ke acara penting.
Anna dan Umni pergi ke tempat acara live nya, sementara Ayana dan yang lain pergi ke tempat konser.
.
.
.
Jangan lupa like komen dan vote nya ya
__ADS_1
makasih.