APA KAMU PERCAYA ?

APA KAMU PERCAYA ?
EPISODE 23 " ember deh mulut nya "


__ADS_3

Terus memukul kan panci supaya William terbangun, William menutup kuping nya dengan bantal nya.


Mamah nya tetap terus memukul kan panci sambil duduk di samping william dan menyanyikan lagu dengan suara kencangnya.


"Apaan sih berisik banget, tau lagi tidur kebiasaan banget dehh." langsung bangun dan menatap mamah nya.


"Aduhhh William ku yang gantenggg,


bangun gak sekarang ini waktunya kamu kuliah (dengan teriakan)." mencubit paha nya dan pergi keluar kamar.


William yang mendengar teriakan mamah nya kaget, ia pun bergegas mandi dan berangkat kuliah.


→→ DI RUMAH SAKIT ←←


"Aya kita berangkat dulu ya kalau ada apa apa lu langsung telfon ya, jangan lupa minum obat nanti pingsan lagi kayak waktu itu, oke byeee Aya." Ayra.


William berangkat kuliah dengan mobil Ayahnya, kebetulan William melihat Ayra dan Lina sedang menunggu Bis, William pun menyuruh ayah nya untuk berhenti dan membiarkan Ayra dan Lina berangkat bareng, Ayah nya pun mengizinkan nya.


"Halo Om maaf kalau merepotkan." Ujar Lina.


"Tidak apa apa, saya malah senang bisa bertemu murid dari kampus saya, semenjak saya semakin sukses semakin sibuk juga, jadi jarang sekali untuk melihat perkembangan kampus seperti apa." sambil mengendarai mobil.


"Om ini Ayah nya William ya?" Ayra dengan senyum nya.

__ADS_1


"Ya saya Ayah nya William, masa kamu gak tau." tertawa.


"Maaf Om." tertawa Ayra dan Lina.


William yang hanya main hp di dalam mobil, ia tiba tiba menanyakan tentang keadaan Ayana.


"Owh iya keadaan Yana gimana, baik baik aja atau dia drop lagi?" tanya William dengan serius.


"Dia baik baik aja, tapi masih tidak berhenti bersedih." jawab Lina.


"Emang pacar nya Will sakit apa?"


Ayra dan Lina kaget karna William pacar nya Ayana mereka pun sontak menanyakan kepada William.


"Bukan bukan, ayah gue emang kayak gitu suka salah bicara, udah jangan dengerin dia lagi."


"Lah kemarin kamu telfon lagi temenin pacar kamu di rumah sakit, gimana toh jadi nya." senyum senang mengerjai anak nya.


"Kan aku udah bilang cuman bohongan Ayahhhhh." William keceplosan dan langsung menatap ke arah Ayra dan Lina.


"Lu ya boongnya, kalau Aya tau lu bisa di cobak cabik lu." berbisik ke William.


"Owh iya ya Ayah lupa, tapi kalau Ayah denger waktu kamu telfon, kamu minta di doain supaya pa....." William langsung menutup mulut Ayah nya.

__ADS_1


"Udah deh Yah, punya mulut tuh jangan kompor apa anak nya punya rahasia malah di bongkar di depan temen aku."


Sudah sampai di kampus mereka pun turun dari mobil dan berpamitan, sementara murid murid yang lain membicarakan mereka karna mereka berangkat bareng dengan Ayah William dan William.


Ayra dan Lina tampak kebingungan karna murid murid yang lain memandang nya dan membicarakan nya.


"Udah jangan dengerin apa kata mereka, mereka selalu mempunyai hati iri." Ujar William dan pergi meninggalkan Ayra dan Lina.


Saat Ayra dan Lina ingin jalan, tiba tiba Ayah nya William memanggil mereka.


"Saya mau tanya, temen kalian emang sakit apa sampe anak saya begitu khawatir?"


"Emmmm Aya sakit Sesak nafas yang sudah sangat lama ia derita Om." jawab Lina.


"Owh begitu saya tau dari William, dia di rawat di rumah sakit kepercayaan keluarga Om ya?"


"Iya Om, saya sangat berterima kasih kepada William atas pertolongan nya." Lina dengan senyum nya.




→ Jangan lupa like , komen dan vote nya ya.

__ADS_1


→ 여로분 사랑해 🙃.


__ADS_2