APA KAMU PERCAYA ?

APA KAMU PERCAYA ?
EPISODE 40 " di kantor "


__ADS_3

William yang sedang rapat dengan serius nya, dengan memakai jas berwarna hitam dan kemeja biru tua yang serasi.


Setelah beberapa lama, ia menyelesaikan rapat nya dan keluar dari ruang rapat, saat ia sedang berjalan menuju ruang pribadi nya Ayana tidak sengaja menabrak William dengan membawa kopi nya.


Ayana langsung meminta maaf dan menundukkan kepalanya karena ketakutan, William yang melihat nya seperti Ayana langsung menyuruhnya menegakkan kepalanya.


Mereka berdua kaget dan serentak mengucapkan kata "Lu!", mereka pun saling bertatapan dan Ayana tampak kesal bertemu dengan William.


"Lah lu kok bisa di sini?" tanya William.


"Lah lu sendiri kenapa di sini?, kalau gue di sini lagi kerja."


"Lah ini Perusahaan Ayah gue, dan gue Presdir di sini, jadi lu kerja di sini lain kali yang bener ya kerja nya." sambil menepuk pundak Ayana dan pergi.


Ayana hanya terdiam dan mengepalkan tangan nya karena kesal soalnya William Presdir di tempat ia Kerja, ia pun langsung membersihkan pecahan gelas dan masuk kembali ke Dapur.


Di Ruang Presdir.


"Sejak kapan dia bekerja di sini?" tanya William kepada teman kerja nya atau bisa di sebut juga sahabat William yaitu Franklin, Franklin pun menjawab kalau Ayana baru saja bekerja hari ini.

__ADS_1


"Sekarang tambahin kerjaan dia, suruh dia bersihin ruangan gue setiap hari." ujar William sambil membaca berkas dengan tampan nya.


Franklin yang bingung karena selama ini tidak ada yang boleh sembarangan memasuki ruangan nya William apalagi menyentuh barang barang nya di kantor.


Franklin pun langsung menemui Ayana dan memberikan tugas untuk membersihkan ruangan William setiap hari.


"Kenapa harus gue itu kan bukan tugas gue di sini, gue cuman membuat kopi atau minuman lainnya di sini." ujar Ayana yang kesal.


"Ini tugas tambahan tidak usah takut nanti gaji kamu pun akan naik juga."


"Bener ya naik gaji nya kalau kayak gitu gue mau, jadi kan keringet gue ada gantinya." sambil tersenyum senyum karena gaji nya naik.


"Gue gak takut, lu nya aja yang bikin orang jadi takut kan hah."


"Yaudah kalau gak percaya, sekarang lu ke ruangan William sana, udah waktunya lu bersihin ruangan nya."


Ayana pun langsung menuju ruangan William, ia pun masuk dan melihat William yang sedang membaca berkas dan melihat ke arah leptop nya, William memanggil Ayana sambil membenarkan rambut nya.


__ADS_1


Ayana langsung malu dan pipi nya merah, William langsung melihat nya dengan dekat dan langsung menanyakan Ayana kenapa pipi nya merah.


"Lu kenapa sakit?, pipi lu merah abisnya, mau ke Rumah sakit, owh iya lu kan harus check up kan hari ini." memegang dahi Ayana dengan mata serius nya.


"Gak gak gue gak sakit, paling suhu di sini panas jadi pipi gue merah, gue udah check up kok." menjauh dari William.


"Suhu panas, kan sekarang lagi musim dingin malah di ruang gue pake AC lagi masa masih panas aja sih, lu kali yang sakit." ujar William.


"Gue gak sakit William gue sehat, udah gue mau bersihin ruangan lu dulu abis itu gue mau pulang, capek gue nihh." langsung mengambil sapu dan lap.


"Maksud gue lu sakit jiwa kali masa lagi Musim dingin kayak gini dan ruangan gue juga pake AC masa masih panas." menggelengkan kepalanya.


Ayana langsung menatap tajam ke arah William karena sudah mengatakan kalau dirinya sakit jiwa.


.


.


Jangan lupa like komen dan vote nya ya

__ADS_1


makasih .


__ADS_2