
"Karena gue gak mau lihat muka lu lagi."
William menatap Ayana mendekatkan wajahnya ke Ayana dan memberi tahu kalau ia sudah lama suka dengan Ayana.
"Gue suka sama lu."
"Kalau lu ngehindar dari gue karena ada Elisa, itu salah gue udah gak suka lagi sama Elisa." ujar William yang tampak tenang karena sudah mengungkapkan rasa sukanya.
Ayana tidak sengaja meneteskan air matanya yang tidak menyangka kalau William akan menyatakan rasa sukanya ke dirinya.
Ia pun tanpa sadar memeluk William dengan erat, karena sebenarnya juga ia sangat menyukai, merindukan William.
William menenangkan Ayana sampai ia tertidur di pelukan William. William menyeka rambutnya dan menciumnya dengan lembut.
Handphone Ayana berdering, Umni menelfon nya dan William yang menjawab nya.
"Ayana lagi sama gue, nanti gue anterin ke hotel." langsung menutup telfonnya.
"Lah kok malah di mati, suaranya kayak gue kenal, kayak William ini." ujar Umni yang kesal telfon nya dimatikan.
Di perjalanan Ayana terbangun dan dirinya sudah ada di parkiran mobil.
"Udah bangun, makan siang dulu ayok turun." ujar William dengan senyumannya yang senang bisa bersama dengan Ayana lagi.
__ADS_1
Ayana mengikutinya tanpa berbicara karena masih malu dengan tindakannya tadi yang tiba tiba memeluk William.
Mereka memesan makanan, dan Ayana masih blenk pikirannya.
"Jadi kenapa kamu gak mau lihat wajah aku?" tanya William yang sudah memanggil Ayana dengan kamu.
"Gak tau gue lupa, bicara kayak biasa aja sih."
"Gak, kamu sekarang jadi pacar aku dan tidak boleh menolaknya."
Ayana yang malu tidak menjawab apa apa, ia ingin menolaknya tetapi di suruh diam oleh William, dan dia pun menurut saja apa yang di katakan William.
Di rumah William.
"William gak ada di kamarnya Om, Tante kemana ya?"
"Owh mungkin dia lagi olahraga di luar."
Elisa sedih kenapa William keluar sendiri dan tidak bersamanya, padahal kemarin William sudah bilang kalau akan pergi berdua.
Ayana sudah berada di kamarnya, ia di antar oleh William, di kamarnya ia sangat bahagia dan khawatir sama Elisa jika dia mengetahui hal ini.
Umni yang masih penasaran memasuki kamar Ayana dan menanyakan apa yang terjadi hari ini dengan William.
__ADS_1
"Tadi lu lagi sama William ya?"
"Lah kok lu tau kalau gue sama William?" tanya balik Ayana.
"Iya tadi kan gue telfon lu, terus yang angkat malah William, ngapain lu sama William?, bukannya mau lupain dia ya."
"Gak ngapa-ngapain kok, ya udah sana keluar gue mau tidur." mendorongnya keluar.
Sementara di rumah William.
Ia langsung menerima pertanyaan dari Elisa yang ingin tahu ia habis dari mana sampai malam.
"Habis kemana aja Liam, kalau mau keluar kan bisa berdua sama Lisa." ujar Elisa memegang tangannya.
"Tadi baru main sama teman Kantor, reunian lah."
Elisa terus menanyainya dimana, sama siapa, dan dengan sabarnya juga William menjawabnya dengan santai saja.
William akan memberitahukan nya kepada Elisa kalau dia sudah tidak menyukainya lagi, tapi dia menunggu hari yang tepat untuk memberitahukannya.
Rencananya ia akan memberitahukan kepada orang tuanya terlebih dahulu karena mereka juga sudah mengenal Ayana dari masih kampus.
Mohon dukungannya.
__ADS_1