APA KAMU PERCAYA ?

APA KAMU PERCAYA ?
EPISODE 13 " SEDIH "


__ADS_3

Anna pun terkejut kalau pelayan baru nya itu adalah Ayana.


"Owh ini pelayan baru di perusahaan gue, cukup kampungan banget ya." melihat badan Ayana atas sampai bawah.


Ayana hanya diam mendengar Anna yang menghina nya, Ayana sadar diri kalau ia hanya seorang pelayan di sini.


"Saya sudah membuat kan kopi untuk anda, kalau begitu saya pergi dulu." ayana dengan sopan nya.


"Tunggu, siapa yang suruh lu pergi gue di sini bos lu, jadi lu jangan berbuat apa apa yang buat gue marah." meminum kopi.


Tiba tiba Anna memuntahkan kopi yang di buat Ayana dan mengenai muka Ayana.


"Lu gak tau ya, ini terlalu manis gimana sih bikin kopi aja gak bisa." memarahi Ayana.


"Kalau begitu saya bikin lagi yang baru, saya permisi dulu." mengelap wajah nya.


Saat Ayana ingin pergi, Ayana di selengkat oleh Anna sampai terjatuh dan tangannya terluka lumayan parah, tapi Ayana hanya bisa bersabar dan tidak bisa melawannya, karna ini pekerjaan yang lumayan cukup bagus dan gaji nya cukup untuk kehidupan sehari hari lagi pula ia harus mengumpulkan uang untuk membeli tiket konser.


"Oops maaf gak sengaja gue peringatkan lu aja ya kalau lu mau tetep kerja di sini lu harus ikutin kata kata gue." meninggalkan Ayana.

__ADS_1


Setelah Anna meninggalkan ruangan, di situ Ayana menangis.


:(:(:(:(:(:(:(


"Kenapa ya gue selalu kayak gini, gue harus sabar dan jangan menyerah ini demi sahabat gue juga." menyemangati dirinya sendiri.


Ayana pun pulang dari kerjaan nya ia menutupi luka di tangan nya dengan memakai jaket supaya tidak kelihatan dengan sahabatnya.


Sesampai nya di rumah.


**********


"Bagus kok enak juga gajinya juga lumayan besar bisalah buat sehari hari." jawab Ayana.


"Yaaaaa ada kerjaan gak buat gue di situ, jadi apaan aja gue mau dah yang penting gue dapet kerjaan nanti." memegang tangan Ayana yang ada luka.


Ayana menahan sakit yang ada di tangannya dan pelan pelan melepaskan tangan Umni dari tangan nya supaya tidak curiga.


"Gue gak tau, udah ya gue mau bersih bersih dulu cape gue." menuju Kamar.

__ADS_1


Sesudah Ayana bersih bersih ia menangis karna ia gak mungkin membiarkan sahabat nya sendiri kerja di Perusahaan yang di pimpin oleh Anna, malah ada nanti Umni di siksa terus oleh Anna seperti dirinya saat ini.


Di pagi hari nya mereka seperti biasa melakukan kegiatan sehari hari.


*"*"*"*"*"*"


"Nanti gue lembur kerja, kalian kalau mau tidur duluan, tidur aja jangan tungguin gue." kata Ayra.


Semuanya pun pergi ke kelas, sementara Ayana mampir ke kantin untuk beli minuman setelah membeli minuman ada yang menelpon Ayana dan itu dari William, tapi Ayana tidak menjawab nya tiba tiba ada yang berdiri di depan Ayana dan saat Ayana melihatnya itu adalah William.


"Awas minggir apa!" menaruh hp nya.


"lu berani ya gak jawab telefon dari gue." berbicara lumayan kencang.


Semuanya pun yang ada di kantin melihat ke arah Ayana dan William, mahasiswa yang ada di situ mulai berbisik bisik, Ayana pun menarik William me halaman belakang kantin.


"Lu apaan sih kayak anak kecil, bukan lu yang malu tapi gue." membuang muka.


"Ya siapa suruh lu gak angkat telefon dari gue, ya gue marah lah." manatap Ayana.

__ADS_1


"Apa penting nya sih lu bagi gue sampai gue harus angkat telfon gue." menatap balik William.


__ADS_2