
KEESOKAN HARINYA
Ayana dan yang lain sudah sampai di acara Festival yang terbuka, mereka bersenang senang, dan membeli banyak makanan.
Sambil menikmati makanan nya mereka pun melihat Artis ternama di London sedang menyanyikan lagu dengan merdu nya.
Ayra dan Lina sedang membeli Pizza lagi, dan Ayana tetap duduk sambil menonton dengan asik nya, dan acara selanjutnya adalah penampilan dari Umni.
Ayana yang sedang makan dengan lahap, dan ada pemberitahuan acara selanjutnya ada penampilan dari Umni, ia langsung melihat ke arah panggung.
Dan benar itu ternyata Umni, ia duduk dengan anggun nya sambil membawa gitar untuk menyanyi single terbaru nya.
Ayana hanya melihat nya dan memandang nya dengan penuh kebencian tapi di dalam hati nya ia masih sangat menyayangi dan merindukan Umni.
Walaupun ia ingin berbicara tidak baik ke Umni, Ayana tidak bisa ia rasanya tidak ingin menyakiti Umni.
Ayra dan Lina ikut melihat Umni sambil memakan Pizza nya, selesai bernyanyi Umni di ajak Q&A oleh para Wartawan di sana yang sudah menunggu nya.
"Sudah jangan di lihat terus orang kayak dia Aya, lu mah di suruh balas dendam juga malah gak mau gimana sih, padahal nanti ada banyak orang yang bantuin lu." ujar Ayra.
__ADS_1
"Nah nah nahh, benar tuh ah lu mah hati nya baikkk banget sih, di suruh balas dendam malah diammm aja, kayakk orang apa tau." Lina sambil menunjuk tunjuk Ayana.
Ayana hanya melirik dan tidak merespon, ia hanya fokus dengan pertanyaan yang diberi Wartawan untuk Umni.
"Ini single pertama anda, apa anda sangat bahagia bisa sampai terkenal?" tanya seorang Wartawan.
"Tentu, tentu saya sangat bahagia sekali ini juga berkat pertolongan sahabat saya Anna, ia yang menolong saya sampai saya sukses seperti ini."
"Ahhh Anna rupanya anak tunggal dari Perusahaan Artis kedua itu, anda memang sudah memilih orang yang tepat."
"Ada yang mau bertanya lagi?" tanya Umni.
"Bolehh, tentu saja boleh saya akan jujur saya tidak berani berbohong." sambil tersenyum.
"Saya ingin tahu satu hal ini saja, apa boleh saya tau nama sahabat anda yang jahat sama anda?"
Ayana yang mendengar nya, langsung berdiri dan melihat ke arah Umni dengan wajah cemas nya.
"Kalau pertanyaan itu saya tidak bisa kasih tahu, tapi sekarang dia ada di sini dan sedang melihat saya dengan wajah cemas nya." sambil melirik ke arah Ayana.
__ADS_1
"Itu saja ya, silahkan nikmati lagi Festival nya, I LOVE YOU ALL." turun dari panggung.
Ayana langsung duduk kembali, dan mengepalkan tangan nya berusaha sabar.
"Nahhh kan semakin semena mena aja dia kelakuannya, mau di banting sama gue tuh orang, bikin gue emosi mulu yeuhhh." ujar Lina sambil merobek robek roti yang ia pegang.
"Belum aja rasain pukulan gue, kalau gue pukul mental dia sampe ke mana tau, pokoknya jangan dekat dekat sama kita lahh." ujar Ayra.
"Hehhh bicara dong lu, diam aja Umni tuh mulut nya ember banget, lu gak mau balas dendam nihhh hahh hah." Lina menyenggol senggol kan bahu nya.
"Udah gak usah di bahas lagi, gue gak mau balas dendam sama dia walaupun dia udah jahat sama gue, tapi gue rasanya tuh gak mau jahatin Umni, susah gitu rasa nya." sambil meminum es kopi.
Acara selanjutnya dari William Caldwell menyanyikan sebuah lagu untuk wanita yang ia cintai.
.
.
Jangan lupa like komen dan vote nya ya
__ADS_1
makasih.