
Semuanya menatap Lina, tangan Ayra menepuk pundak Lina.
"Lah lu kenapa, lu lulus atau gak?" tanya Ayra dengan serius, Lina berdiri dan menatap dengan mata lebarnya.
"Maaf gue harus bilang sama kalian, nanti boleh kan gue ngekost bareng kalian?" tanya Lina.
"Apaan sih Ayra nanya lu lulus gak, masalah ngekost mah gampang kan kita kita juga nanti akan ngekost bareng, gak nyambung lu." JAWAB UMNI.
"Yaelah santai dong lu wkwk, lulus gue tenang tapi ngekost bareng ya biar bayarnya patungan gitu, ngirit juga." duduk kembali.
Mereka merayakan nya dengan meriah dan akan kuliah bareng ke London. Mereka berangkat sekitar 2 hari lagi, sudah pukul malam mereka akhirnya tertidur lelap dan tiba tiba kaki Ayra menendang hidung Ayana.
"Ra ra awas apa kaki lu ini, sakit kena hidung gue gilee." menyingkirkan kaki Ayra.
Ayra hanya diam tidak membalas Ayana, Ayana pun pindah dan tidur di sofa saat ingin menutup mata, tiba tiba ada suara jatuh." bruk.
Saat di lihat ternyata Ayra jatuh dari kasur, begitu kebonya walaupun sudah jatuh Ayra masih sempat melanjutkan tidurnya di lantai dan.
__ADS_1
Wkakakkakak hehehehehe suara tertawa kecil Ayana melihat Ayra jatuh, tapi Ayana tidak tega dia pun akhirnya memindahkan kembali ke atas kasur.
Ayana pun melanjutkan tidurnya sekitar jam 3 kurang Ayana terbangun karena terdengar ada yang membuka rak.
Ayana pergi ke dapur dan di dapur ada Umni yang sedang mengambil air.
"Umni lu lagi apa, malam malam di Dapur. Maag lu kambuh lagi ya gara gara tadi makan pedes?" tanya Ayana.
"Iya maag gue kambuh makanya ini gue mau bikin teh hangat." mengambil panci.
"Iya habis, tadi gue mau beli tapi udah malam yaudah gak jadi." jawab Umni.
"Udah tau obat abis malah makan yang pedes tadi gak jelas banget, sini gue aja yang bikin air teh nya lu duduk aja sana." mengambil panci di tangan Umni.
"Iya maaf yahh, oh iya makasih lu yang paling perhatian dehh sama gue." tersenyum ke Ayana.
"Yaelah kayak siapa aja gue kan sama lu sama yang lain juga udah temenan dari kecil walaupun beda Panti asuhan, tapi kita sering ketemu dan sekarang malah jadi sahabat." memasukkan teh kedalam panci.
__ADS_1
"Gak sangka ya sampe sekarang loh kita sahabatan, semoga langgeng terus wkwkwk." tertawa tidak sangka.
"Dan selama ini juga gue sekelas terus sama kalian dan temen gue kalian lagi kalian lagi, dan kalian tau juga kalau gue pendiam di sekolah tapi kalau sama kalian kayak apaan tau wkwk, terus gue juga gak percaya sama siapa pun kecuali sama lu lu pada, semenjak gue di bohongin sama temen waktu di panti, gue akhirnya jadi kayak gini takut berteman ,dan untungnya ada kalian." curhat Ayana.
"Terus harapan lu apa kita semua apa Aya?" tanya Ayana.
"Harapan gue semoga kejadian temen gue yang bohongin gue gak terulang kepada kalian, gue gak mau kalau kalian tinggalin gue apalagi khianatin gue." menuangkan teh.
"Tenang elah gak akan kayak gitu kita semua, kalau ada bilang Aya oke." senyum.
"Iya gue pasti bilang gue trauma aja takut ke ulang nih minum tehnya, awas masih panas." menaruh teh di meja.
"Iya makasih Aya aghuu umwhaaa wkwk." tertawa.
"Ih apaan sih alay deh wkwwk yaudah gue lanjut tidur dulu. Lu juga kalau udah lanjut tidur abisnya besok harus beres beres buat ke London okeeeee." teriak pelan Ayana.
"Iya ayanaaa." jawab Umni.
__ADS_1