
Ayana pun menjawab nya dengan singkat "Sudah." Ayra dan Lina sudah selesai berganti pakaian dan segera duduk berkumpul bersama Ayana di teras luar bagian kamar mereka sambil meminum teh hangat.
Lina memberitahu akan soal tiket yang di kasih oleh BRS.
"Owhhhh iya nih liat gue pegang apaaaa?" Lina sambil tersenyum bahagia nya.
"Tiket." Ayana dengan singkat nya sambil meminum teh.
"Ihhh liat yang bener dong, ini tuhhh tiket konser VIP yang di kasih sama BRS tadi buat kita bertiga." ujar Lina dengan senyum yang sumringahh.
"Oh." jawab Ayana.
"Yang bener nih, berarti kita bisa liat konser bareng dongg wuahahahhaha bahagianya hati kuuu." Aura memeluk Lina dan Ayana.
"Yang punya gue kasih ke siapa aja, gue gak mau ikut ke acara begituan." ujar Ayana.
"Gak lu pokoknya harus ikut kita, gak boleh tolak oke oke oke." ujar Ayra sambil memainkan pipi Ayana.
Mereka tampak bahagia tapi mereka tidak tahu kalau Umni sudah lumayan terkenal di kalangan artis London saat kejadian Ayana bertemu Umni di Taman. Saat itu juga Anna menawarkan Umni untuk menjadi penyanyi terkenal dan sukses, Umni pun setuju dengan tawaran Anna. Umni merilis lagu pertamanya sama dengan hari konser BRS dan Live di London.
__ADS_1
Ayra dan Lina sebenarnya sudah tau kalau Umni sudah terkenal di London, sementara Ayana belum tahu karena ia jarang sekali memainkan hp nya.
Walaupun mereka sudah tahu, mereka tidak mau Ayana tahu takut ia sedih dan teringat kelakuan Umni kepada nya.
Menjelang satu hari untuk pergi melihat konser, di sore nya Ayana dan yang lain pergi menuju Mall untuk membeli baju di temani William dan biaya untuk beli baju William yang bayar.
Sesampainya di Mall, Ayana dan yang lain kaget karena William membawa mereka ke Mall untuk kalangan Artis dan semua barang yang ada di situ Branded.
"Ini bener Will lu mau bayarin kita?, ini kan semua barang nya mahal semuaa." Ujar Lina.
"Iya lu ambil aja apa yang lu mau gratisss tiss tiss gue yang bayar." ujar William dan memakai kaca mata dengan cool nyaa.
"Iya gak percayaan banget, kalau gak mau ayok pulang."
"Iya iya gue percaya, lagian siapa lagi orang yang gak mau di beliin barang gratis Branded lagi wkwkwk." ujar Ayra.
Mereka pun masuk dan mulai memilih baju, Ayana yang merasa canggung hanya diam dan membantu membawakan baju pilihan Ayra dan Lina.
Mereka pun sudah memilih baju dan membayarnya, sesampainya di parkiran mereka sadar jika Ayana belum sempat memilih baju karena sibuk membawakan baju Ayra dan Lina.
__ADS_1
"Owh iya lu kan belum beli baju Aya terus gimana dong." ujar Lina.
"Udah ga papa, yaudah ayok pulang." ujar Ayana dengan senyum manis nya.
Dan saat mereka mau pulang ada panggilan dari cafe Ayra untuk pergi ke kantor nya.
"Yeuhhh tau gue udah kasih tau mau cuti malah di panggil ke Kantor lagi, malah udah malam lagi, Lin anterin gue ya." Ajak Lina.
"Yaudah ayok, Will gue titip Aya ya anterin dia pulang dengan selamat lowhh." ujar Lina.
"Lah gue ikut kalian aja ya." memegang tangan Ayra.
"Gak boleh Aya lu tau kan ini musim dingin, nanti lu demam mana lu gak pake jaket tebal ok." ujar Ayra dan melepaskan tangan Ayana.
.
.
Jangan lupa like komen dan vote nya ya
__ADS_1
makasih.