APA KAMU PERCAYA ?

APA KAMU PERCAYA ?
EPISODE 58


__ADS_3

William memberitahu orang tuanya dan mereka meresponnya dengan baik dan bahagia juga, karena mereka sudah tau sifat Ayana seperti apa juga.


Elisa yang mendengarnya diam diam dari luar pintu, langsung masuk dan menanyakan kepada William apa hubungannya dengan Ayana mantan sekretarisnya itu.


William menceritakan semuanya dari awal bertemu Ayana dan akhirnya menyukainya, Ibu dan Ayah William membiarkan mereka membicarakan secara pribadi karena ini masalah percintaan mereka.


Elisa marah terhadap William, Elisa marah karena William tidak berbicara jujur kepadanya kalau ia menyukai Ayana, jika seperti itu maka dirinya selama ini hanya menyukai secara sepihak saja.


"Kalau lu gak suka lagi sama gue kenapa lu gak pernah bilang?"


"Kalau seperti ini jadinya gue doang yang mempertahankan hubungan ini." Elisa langsung meninggalkan rumah William dan pergi menuju ke rumah Ayahnya.


Di depan rumah William juga kedatangan Franklin yang ingin mengambil berkas, dan berpapasan dengan Elisa yang ingin pulang.


"Itu kenapa Lisa kok nangis?" duduk di sofa.


"Tadi gue jelasin tentang hubungan gue sama Ayana, terus dia marah."


"Owh jadi lu udah pacaran sama Ayana nih, jangan lupa ini karena gue juga loh."


William menyuruh Franklin untuk mengambil berkasnya di ruang kerja.

__ADS_1


Di pagi hari.


Ayana bersiap siap untuk berangkat kerja, dan begitu pula dengan Ayra, Umni, dan Lina. Mereka bercanda, menceritakan apa saja hal yang terjadi di tempat kerjanya sambil berdandan.


"Kevin udah sampai, gue duluan ya bye." ujar Ayana.


"Awas nanti William cemburu." ujar Umni.


"Emang dia udah ketemuan lagi sama William?" tanya Lina.


Umni menganggukkan kepalanya, Ayana turun dengan lift dan langsung masuk ke dalam mobil Kevin.


"Hello welcome to Ayana hahaha." meledek Kevin.


Kevin mendengarkannya dengan serius dan tetap fokus berkendara, ia menanyakan tentang respon William yang bertemu kembali dengan Ayana.


Ayana mengatakan kalau William cukup senang bertemu lagi dengannya, ia juga memberitahu kalau William menyatakan cintanya kepada dirinya, Kevin langsung melihat ke arah Ayana.


"Kenapa kaget ya?, gue juga sama kaget antara senang sama harus ngejauh dari dia juga."


"Yaiyalah baru ketemu lagi dia langsung bilang kalau suka sama lu, kayaknya dia udah suka lu dari lama." ujar Kevin.

__ADS_1


Mereka terus berbincang dan akhirnya sampai di Kantor Hotel, di sana mereka sudah di sambut dengan kedatangan William secara tiba tiba tanpa ada janji terlebih dahulu.


"Dia sedang apa kesini?, walaupun udah menjalin kerja sama, seharusnya membuat janji atau telfon gitu." ujar Kevin yang memakir kan mobilnya.


Mereka berjalan dan menemui William di ruangan Kevin dan Ayana. Mereka menanyakan kepada William ada perlu apa sampai datang ke Hotel.


Sementara Ayana hanya fokus mengerjakan berkas yang sudah menumpuk di mejanya.


"Jadi ada perlu apa datang kesini?" tanya Kevin.


"Saya mau bertemu dengan Ayana."


Alasan yang seperti anak kecil, Ayana langsung melihat nya dengan sekilas dan Kevin menahan tawanya.


"Kalau begitu silahkan kalian bicara berdua, saya akan keluar untuk mengecek sesuatu." meninggalkan ruangan.


Suasana canggung yang membuat Ayana tidak nyaman, untuk menghilangkan rasa canggung ia mencoba menawarkan teh kepada William.


"Apa kau mau teh?" tanya Ayana.


"Coba kamu duduk di samping saya!"

__ADS_1


Mohon dukungannya.


__ADS_2