
Sesampainya di bandara .
"Coba kalian mau beli apa dulu sebelum kita berangkat nih?" tanya Umni.
"Gue gak beli apa apa." jawab Ayra.
"Yaudah ayo bentar lagi mau berangkat." ajak Ayana.
Saat Umni mau membawa koper nya, dan itu berat ternyata koper nya Umni di naikin sama Ayana.
"Ayo jalan kok malah diem aja?" tanya Ayana.
"Lah gue tanya lagi lu ngapain naikin koper gue kan berat jadinya, gak jelas lu." Umni menatap Ayana.
"Ayolah ini permintaan gue, gue mau di dorong sama kalian semuanya, mau ya plisss." dengan muka melasnya.
"Yaudah lah ayo dari pada ketinggalan pesawat." Lina.
Semuanya mendorong Ayana yang sedang naik di koper nya Umni, rasa bahagia mereka terasa melebihi semuanya walaupun mereka tidak tahu mereka di lahirkan oleh siapa, keluarga mereka siapa tapi mereka tidak terasa kesepian, di sepanjang bandara mereka menjadi pusat perhatian karena tertawa mereka yang pede dan tingkah konyol nya itu dan ada orang juga yang tertawa melihat aksi konyol nya.
Tiba tiba koper yang mereka dorong jatuh dan semuanya pun ikut jatuh, seketika mereka tidak peduli dengan sakitnya tapi dengan rasa malu mereka yang di lihat banyak orang, tapi mereka bukannya langsung berhenti melakukan hal konyol itu, tapi mereka malah melanjutkannya.
__ADS_1
"Wahahahahah wkwkwk ayo bangun dorong lagi ayoooo." teriak Ayana.
Semuanya terkejut, habisnya Umni belum pernah melakukan seperti itu di tempat umum dan mereka pun melanjutkan nya dengan senang.
"Ayooo meluncur huhuuuuuuuu." teriak Ayra Lina dan Umni.
"Jangan cepat cepat lagi nanti jatuh lagi sakit mah gak seberapa tapi malunya itu lowhh wkwk." ujar Ayana.
"Aya lu tadi teriak di tempat umum tadi ,gue kaget sumpah sama yang lain juga pertama kalinya abisnya lu." ujar Lina.
"Gak papa sekali kali gue melepas semua kesusahan gue wkwkwk." Ayana tersenyum.
Semuanya tertawa melihat Umni seperti itu, Ayana memang jarang sekali tertawa lepas dan teriak di tempat umum, bagi semua orang langka melihat Ayana tertawa seperti itu, tapi bagi kami sahabatnya sudah sering sekali melihat temannya tertawa lepas tapi kalau di depan umum kami pun baru pertama melihatnya.
Di dalam Pesawat.
"Sih tau gak, gue baru pertama kali tau naik pesawat, ternyata gini yah rasanya." ucap Ayra.
"Yeuh emang nya lu doang yang baru naik, semuanya juga kali baru naik, kan kita selama ini bareng bareng terus kagk jelas lu." ujar Umni.
"Eh masa tadi gue sikat gigi pake sabun mandi yang cair bukan odol masa." dengan suara keras Lina.
__ADS_1
Semuanya yang berada di situ menatap ke arah bangku mereka, dan mereka ikut tertawa mendengarkan hal konyol seperti itu.
"Maaf maaff semuanya." ayana menundukkan kepala.
"Apasih kencang banget lu ngomong, lagian kenapa bisa kayak gitu. lagi ngelamun kali lu ya." tanya Ayra.
"Iya gue ngelamun, gara gara gue waktu itu nimbang ya di kamar gue dan hasilnya itu bikin gue gak senang malah kepikiran." Lina dengan nada malu.
"Emang nya berapa sih ,sampe lu gosok gigi pake sabun cair mandi hah?" tanya Umni .
Emmm 5*.
Kalau kata kalian berapa ya?
.
.
.
Jangan lupa like komen dan vote nya ya
__ADS_1
Makasih.