APA KAMU PERCAYA ?

APA KAMU PERCAYA ?
EPISODE 9 "pembuliyan"


__ADS_3

"Lu siapa berani banget bicara gitu sama gue, gue bisa aja keluarin kalian dari sini." Anna menunjuk Ayana.


"Lah lu berhak apaan, ini kampus ayah gue dan dia bisa di sini berkat usaha dia udah apa, lu yang gue keluarin nanti mau lu." ujar William.


"Lah kok lu belain mereka sih, gue kan udah jadi temen lu udah lama ih." kesal Anna.


"Ya iyalah gue belain dia, lu yang salah masa gue harus belain lu sih." menatap Anna.


Anna langsung duduk kembali di kursi nya, saat Umni mau membalas anna di tahan oleh Ayana, dan Ayana sendiri yang menghampiri anna dan bicara di hadapan banyak orang di kelas.


"Aya sadar, saya hanya murid yang mendapat beasiswa dan kami di sini tidak punya siapa siapa dan di negara kami juga kami tidak punya siapa siapa. kami semua ini anak yatim yang tidak tahu keluarga kami siapa, tapi kami masih punya harga diri dan akal sehat jadi jangan pernah memandang kami dengan rendah dan jangan keluarkan kami dari sini ini salah satu nya sahabat saya menggapai cita cita, saya sudah berjanji kepada mereka kalau saya harus membimbing mereka sampai sukses, tolong hargain kami jika sahabat saya atau saya ada salah saya mewakilkan mereka saya minta maaf." Ayana berlutut dan menangis.

__ADS_1


Sontak semuanya kaget, Umni langsung menghampiri ayana dan menyuruhnya untuk berdiri, tiba tiba penyakit Ayana yang sudah lama tidak kamu, kembali kambuh lagi dada Ayana sesak karena ada bekas pukulan dan membekas di bagian dalam organ ayana bagian dada yang lumayan parah kata dokter ayana jangan mengalami emosional yang berlebihan karna itu bisa menyebabkan dada nya sakit lagi, luka itu berasal dari sahabat Ayana yang sepanti, sahabatnya marah karena Ayana tidak bisa memenuhi janji nya kepada sahabatnya.


"Aya Aya berhenti gak nangis nya, kita gak bakal kok tinggalin lu, udah jangan inget lagi kejadian itu, lina ambilin obat Ayana di tas nya dah." Umni membawa ayana duduk.


"Nih cepet suruh minum!" memberikan obat.


"Kalian janji ya gak bakal tinggalin gue, kalau gue gak bisa memenuhi janji gue ini?" tanya Ayana.


"Iya lah lu mah kita juga bisa sampai ke London berkat lu, udah nih minum dulu obat nya." Umni memberikan obat ke Ayana.


"Masih sakit gak dada nya?" tanya Ayra.

__ADS_1


"Lumayan masih sakit." memegang dada nya.


Di mata pelajaran ini, pelajaran matematika yang di sukai oleh Ayana dan William.


Dosen pun memberikan soal.


"Siapa yang bisa menyelesaikan soal ini maju kedepan?" tanya dosen.


William pun maju dan menjawab pertanyaan dengan cepat dan benar seperti biasanya, belum ada yang bisa menggantikan William di peringkat pertama dengan nilai bagus di kampus.


Saya akan memberikan soal yang belum pernah saya ajarkan sebelumnya apakah ada yang bisa menyelesaikan soal ini, tiba tiba Anna menunjuk ke arah Ayana, supaya Ayana maju kedepan.

__ADS_1


"Pak katanya dia bisa menjawab nya pak, dia mau maju pak." menunjuk ke arah Ayana.


"Gak usah tunjuk tunjuk orang, coba kamu sini maju kedepan dan selesaikan soal ini!" menyuruh Anna.


__ADS_2