
Ayana pun dibawa ke rumah sakit oleh karyawan kantor yang ada di situ.
Saat sudah sampai di Rumah sakit Ayana langsung masuk ke ruang ICU karena keadaan nya sudah parah, memakai alat bantuan oksigen.
Sementara itu Umni pulang dan di antar oleh Anna ke Hotel nya.
"Nanti lu boleh tinggal di rumah gue, gue juga di rumah sendirian." menawarkan kepada Umni.
"Makasih Anna lu udah baik banget sama gue, gue masih kecewa banget sama Aya kenapa dia kayak gitu sama gue." menangis tersedu sedu.
"Udah gak usah pikirin dia lagi gak penting, sekarang lu harus pikirin lu sendiri, lu harus buktiin kalau lu bisa hidup tanpa Ayana itu." menghentikan mobilnya.
Mereka pun sampai di hotel tempat Umni dan yang lain tinggal, di kamar nya belum ada siapa siapa karena yang lain belum pulang kerja, Umni langsung cepat cepat membereskan baju nya dan barang miliknya, dan ia meninggalkan surat untuk Ayana .
***********************
"Gw hanya mau bilang sama lu aya."
"MULAI SEKARANG GW GAK ADA HUBUNGAN APA APA LAGI SAMA LU, DAN LU JAHAT SAMA GW, GW KECEWA SAMA LU AYA."
UMNI .
__ADS_1
***********************
Mereka pun meninggal kan Hotel dan pergi ke rumah Anna.
"Nanti lu besok bisa langsung kerja di perusahaan gue, tapi bukan Perusahaan yang di tempati Ayana, lu nanti kerja di Perusahaan terbesar yang kedua di London." kata Anna.
"Makasih ya Anna, lu baik sama gue padahal kita baru kenal juga, kalau gue boleh tau perusahaan lu yang itu Perusahaan bidang apa?" tanya Umni.
"Perusahaan gue itu yang mengeluarkan artis besar yang ada di London, tapi ada Perusahaan yang lebih besar dari perusahaan Ayah gue dan gue, Perusahaan itu milik Ayah William dan William Perusahaan dia juga investor terbesar di perusahaan ayah gue dan gue, perusahaan kita juga dalam bidang yang sama, menjadikan orang biasa menjadi orang terkenal." ujar Anna.
"Owh terkenal banget dong, William beruntung ya jadi orang yang di kenal orang banyak, waktu itu juga gue liat iklan dia di tv." menenangkan dirinya supaya tidak menangis.
"Iya gue suka sampai suka sama dia, udah lama banget gue suka sama dia." menyetir dengan serius.
Mereka pun sampai di rumah, Anna langsung mempersilahkan masuk ke Umni.
"Bi tolong siapkan kamar untuk temen aku ya
bi." meletakkan koper Umni.
"Owh iya gue mau ke kantor lagi, lu duluan tidur aja lagi pula ini udah malam." memegang pundak Umni.
__ADS_1
"Yaudah sekali lagi makasih ya Anna." membawa koper nya ke kamar.
Anna pun pergi kembali ke kantor, ia bertanya kepada satpam tentang Ayana tadi.
"Pak tadi liat gak orang yang duduk sama aku
waktu di taman, dia kemana ya pak?" tanya Anna.
"Owh yang tadi nona, tadi dia pingsan terus di bawa ke Rumah sakit." jawab Pak satpam.
Anna pun langsung pergi ke Rumah sakit.
Keadaan di Hotel.
Lina dan Ayra sudah pulang dan Lina tidak sengaja menemukan surat yang ada di atas meja dan membacanya.
Mereka kaget dan langsung menelpon Ayana.
++++++++++++++
"Halo Aya lu di mana sekarang?, gue baca surat dari Umni nih." tanya Ayra.
__ADS_1
"Halo ini dari pihak Rumah sakit, bahwa yang mempunyai telfon ini mengalami sesak nafas yang berlebihan dan dia ada di ruang ICU sekarang." jawab suster.