APA KAMU PERCAYA ?

APA KAMU PERCAYA ?
EPISODE 10 " MALU "


__ADS_3

Anna pun maju dengan muka tegangnya karena dia tidak bisa menyelesaikan tugas serumit ini apa lagi soal Matematika yang belum pernah di ajarkan.


"Ayo silahkan jawab Anna!" suruh Dosen Matematika.


Anna pun menulis dan di mengisi soal seadanya yang ada di otaknya.


"Anna kamu sendiri tidak bisa, malah tunjuk tunjuk orang malu sendiri kan jadinya." ujar pak Dosen.


Semua siswa menertawakan Anna dan membicarakannya dengan berbisik bisik, tiba tiba Ayana bangun dari tempat duduk nya dan membantu Anna yang tidak bisa menjawab soal tersebut.


"Pak apa saya boleh bantu Anna untuk menjawab soalnya?" tanya Ayana.


"Boleh silahkan kalau kamu bisa." memperbolehkan.


Ayana pun menjawab soal yang ada di papan tulis dengan benar dan cepat, Anna terkejut dan merasa di permalukan oleh Ayana di depan para Siswa.


"Wah bagus jawaban kamu benar dan tidak terlewat satu angka pun, nama kamu siapa ya?" tanya pak dosen.


"Nama saya Ayana pak." jawab Ayana.

__ADS_1


Dosen pun mempersilahkan duduk dan Anna pun duduk dengan malunya sambil melihat Ayana dengan sinis nya, Anna berharap ia bisa balas dendam kepada Ayana.


"Liat aja nanti, gue akan bales semua perbuatan lu Ayana." Anna kesal.


Bel istirahat pun tiba dan semua siswa pergi ke kantin tetapi Ayana pergi mengunjungi Perpustakaan untuk membaca buku dan meminjamnya, tiba tiba William datang dan duduk di samping Ayana.


"Boleh saya duduk di sini?" tanya William.


"Silahkan." jawab Ayana tanpa melihat William.


"Oh iya peristiwa tadi yang ada di kelas gue minta maaf ya, Anna omongan nya emang kayak gitu gak pernah berubah." melihat Ayana.


"Kalau gue boleh tau tadi dada lu tiba tiba sakit kenapa emang nya?" tanya William.


"Jangan tanya gue soal itu, kalau lu mau baca baca jangan tanya tanya soal hidup gue." pergi meninggalkan William.


William pun ke bingungan apa kata kata dia ada yang salah sampai Ayana langsung tinggalin dia dengan begitu saja.


"Gue salah kali ya bicara kayak gitu." tanya diri sendiri.

__ADS_1


Tiba tiba dari belakang ada yang menjawabnya dan William pun menoleh ke belakang.


"Itu salah banget Will." umni menjawab dari belakang dan duduk di samping William.


"Eh Umni, emang tadi gue salah ya bicara itu ke Ayana?" tanya William.


"Salah banget sih lu kalau bicara itu di depan Ayana, Ayana pasti langsung marah. Kita kita aja sahabatnya gak ada yang berani tanya lagi soal itu ke Ayana, saking trauma nya dia." jawab Umni.


"Apa gue boleh tau, penyebab Ayana bisa sampai kayak gitu di kelas tadi?" tanya William.


"Boleh aja tapi asalkan lu gak kasih tau ke siapa siapa soal ini." menatap William.


"Oke janji gue." ujar William.


"Ayana pernah ada sahabat sepanti namanya Azira, Azira minta tolong ke Ayana untuk melakukan sesuatu dan Ayana harus janji supaya menolongnya, si Ayana nya juga malah janji duluan ke Azira tanpa tau si Azira nya ini minta tolong apaan dulu." ujar Umni.


"Emang nya si Azira minta apa ke Ayana?" tanya William dengan serius.


"Ini rahasia banget, apa lu bisa simpan rahasia ini gue masih ragu ragu nih cerita sama lu." melihat ke William.

__ADS_1


__ADS_2