
"Kalau begitu kami akan memberikan lighstick kami dengan pecuma buat kalian." Bryan mengambil lightstick nya.
BRS beranggotakan 5 orang, Bryan memberi mereka lightstick dan saat ingin memberikannya kepada Ayana, Ayana menolak.
"Maaf saya tidak mau." ucapan dingin Ayana dan menatap Brayn.
"Ini tidak papa kamu terima saja, ini hadiah dari kami karena kalian adalah orang terakhir yang mendapatkan nya di sini." ucap Hans.
"Saya bilang tidak mau ya tidak, saya tidak suka dengan orang yang memaksa." menatap dengan penuh kekesalan.
"Udah udah jangan hiraukan sahabat saya ya, dia memang selalu seperti itu, saya yang bawa saja makasih atas hadiah nya, nanti kita juga datang ke konser kalian lowhh." ujar Ayra.
Ayana yang sedang memegang hp nya, tiba tiba ada yang mengirim pesan bahwa Ayana di terima kerja di tempat anak sebuah perusahaan terbesar di London, Ayana langsung berteriak dan memeluk Lina bersama dengan Ayra.
BRS kaget dan tampak kebingungan orang yang terlihat dingin saat bicara dengan mereka bisa tersenyum juga.
"Gue senang banget, gue akhirnya di terima kerja di anak Perusahaan terbesar di London." ujar Ayana.
__ADS_1
"Ya bagus dongg kalau begitu, jadi kan lu gak di sakitin lagi sama Anna." Ujar Ayra.
Ayana yang tampak menangis sebentar langsung menghapus air matanya dan ia keluar dari ruangan itu seorang diri.
"Tadi saya melihat dia menangis, memang dia kenapa ya?" tanya Austin.
"Maaf kami tidak bisa membicarakan soal ini, abisnya ini masalah kami, maaf sekali lagi." Lina menyatukan tangan meminta maaf.
Sementara Ayra menyusul Ayana keluar dan menemani nya di luar.
"Owh iya tadi saya dengar kalian nanti ingin menonton konser kami yang akan di laksanakan 2 hari lagi." ujar Hans.
"Apa teman kalian yang tadi duluan keluar ikut menonton konser juga?" tanya Arley.
"Owh Ayana, dia tidak ikut lagi pula dia gak suka sama acara yang banyak orang seperti itu walaupun dia mau ikut, kami hanya mampu membeli dua tiket, tiket nya pun di beli sama Aya dengan uang nya demi kami." ujar Lina.
"Kalau begitu kami akan memberikan tiket VIP 3 untuk kalian, apa kamu mau?" tanya Arley.
__ADS_1
"VIP jadi maksud kamu nanti kita duduk paling depan untuk melihat kalian konser." dengan shokkkk nya Lina.
"Iya ini anggap saja hadiah dari kami, karna kamu sudah mendukung kami dan menjadi penggemar kami." ujar Bryan.
"Mau mau, nanti saya juga akan membujuk Ayana supaya datang untuk melihat kalian, dan membuat Ayana terpesona dengan kalian wkwkwk." Lina tertawa membayangkan Ayana dengan muka merah nya.
Mereka pun memberikan tiket nya dan Lina keluar menyusul Lina dan Ayana.
"Lu lama banget Lin, ayo pulang cepet si Aya udah mulai merah tuh mukanya gara gara kedinginan." ujar Ayra.
"Udah masuk musim dingin tohhh, yaudah ayukk pulang, dan nanti pas udah sampe gue ada kejutan buat kalian." Lina memandang langit.
Sesampainya di rumah Ayana langsung mengompres pipinya dengan air hangat dan meminum obat nya, ia pun mengecek hp nya dan ada pesan dari William yang menanyai nya tentang sudah minum obat atau belum.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote nya ya
makasihh.