
William menyanyikan lagu yang sangat merdu dan memakai pakaian sesuai dengan lagu nya.
Ayana melihat William dengan tubuh yang menyender ke kursi dan melipatkan kaki nya, selesai William menyanyi, William memberikan suara ucapan terimakasih nya kepada fans nya.
Seluruh fans nya berteriak, dan Ayana hanya tersenyum kecil di dalam pikirannya fans nya itu sudah bodoh dalam memilih Idola mereka.
Ayana yang bosan ia akhirnya berkeliling dan melihat lihat baju, saat ia berkeliling ada satu baju yang membuat dia tertarik.
Ia pun memasuki toko dan mencoba baju yang membuat dia tertarik.
Baju nya terasa cocok untuk nya tapi ia tidak mempunyai banyak uang untuk membelinya, Ayana pun keluar dan menaruh baju nya kembali dan disaat itu juga ada tangan yang memegang tangan nya.
Saat ia melihat ke arah belakang, ada laki laki yang memakai masker Ayana langsung mendorong jauh dari tubuh nya.
William langsung menarik tangan Ayana dan membuka masker nya sebentar dan memakai nya lagi.
"Lu apaan sih!?" Ayana melepaskan tangan nya dan menundukkan kepala nya, William mengambil pakaian yang tadi Ayana coba dan membeli nya.
"Lu suka sama baju ini?" tanya William, Ayana mengganggukkan kepalanya dan ia bilang tidak jadi membelinya, dan William hanya menjawab "oh."
__ADS_1
"Yaudah, gue juga mau baju ini jadi maaf ya gue beli duluan oke.", William pergi begitu saja dan tersenyum di belakang Ayana.
Ayana yang sudah berpikir jauh, ia mengira William akan membelikannya tetapi tidak, Ayana keluar dari acara Festival dan menelpon Ayra sama Lina kalau dirinya ingin pergi berjalan sendiri dulu.
Ia berjalan jalan dengan pakaian yang lumayan tebal .
Saat di pinggir jalan Ayana melihat seorang pengemis kecil sekitar 5 tahun dan menhampirinya dengan duduk di samping nya.
Ia berbincang bincang dengan pengemis kecil itu dengan banyak, Ayana tampak bahagia dan banyak tertawa.
"Boleh aku pinjam gitar nya?", pengemis kecil itu menggangukkan kepalanya, dan Ayana mengambil gitar itu dan mulai memainkannya.
Di bait terakhir Ayana meneteskan air mata nya dan tersenyum, ia berdiri dan mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang sudah melihat nya.
Dan dari kejauhan William melihat nya dan tepuk tangan untuk Ayana, dan berangkat kembali ke Festival.
"Kenapa terus menatap ku?" tanya Ayana sambil memainkan gitar nya.
"Aku suka suara kakak, mau ajarkan aku tidak?"
__ADS_1
Ayana yang terkejut dan menoleh ke arah pengemis kecil itu sambil tersenyum, Ayana menganggukkan kepalanya sambil mengelus kepalanya.
"Panggil kakak Ayana atau Aya, kamu namanya siapa?"
"Lea, nama ku Lea kak Aya." sambil memiringkan kepalanya.
Mereka berpindah tempat, Lea mengajak nya ke tempat tinggal Lea dengan pengemis yang lain nya.
Sesampainya di sana Ayana terkejut dengan kondisi Rumah yang bagi dia sudah tidak layak untuk di tempati, ia langsung mendekati teman teman Lea.
"Apa kalian tinggal di sini sudah lama?" tanya Ayana dan melihat sekitar.
"Sudah kak, walaupun tempat nya seperti ini kita sudah sangat senang." ujar Lea.
Ayana mulai memasuki dalam Rumah dan melihat banyak sekali bagian Rumah yang sudah rapuh.
.
.
Jangan lupa like komen dan vote nya ya
__ADS_1
makasih.