
"Udah lah gue mau ke kelas." kata Ayana.
Tiba tiba tangan Ayana di tarik sama William dan Ayana kesakitan karena ada luka di tangannya yang masih belum sembuh.
"Awwww sakit, apaan sih lu narik gue." memegang tangannya yang sakit.
"Emang tangan lu kenapa coba sini gue lihat." memaparkan tangannya.
"Gak mau kepo banget jadi orang." membuang muka.
"Itu lihat jaket lu ada darah pasti parah sini gue liat jangan tolak, mau gue keluarin dari Kampus." memegang tangan Ayana dengan pelan.
Ayana pun mau di lihat oleh William dari pada dia nanti di keluarin dari kampus.
"Emang lu kenapa sampai kayak begini tangan lu?" memakai kan obat luka.
"Gak papa, lu kalau mau obatin obatin aja gak usah tanya yang aneh aneh." melihat kearah William.
"Ini kayak nya luka nya udah lumayan lama, emang lu gak kasih obat apa?" tanya William.
__ADS_1
"Gak ada waktu, luka kecil ini lebay banget." jawab Ayana.
"Kecil kecil matamu sipit hah, parah kayak begini." menatap Ayana.
"Udah kan makasih gue mau ke kelas duluan." meninggalkan William.
"Kayak nya Yana ada yang di sembunyiin deh dari gue." melihat Ayana jauh.
Sepulang kuliah Ayana dan yang lain nya bersiap siap untuk pergi kerja dan Umni berencana mau ikut menemani Ayana bekerja tatapi Ayana tidak mengizinkan Umni untuk ikut dengan nya, Umni pun tidak jadi ikut tapi dia minta tolong ke Ayana untuk mencarikan nya pekerjaan di tempat Ayana bekerja.
Saat Ayana bekerja dan Anna pun lewat, Anna menyuruh Ayana mengelap sepatu nya yang kotor ( padahal tidak kotor ).
Ayana pun mengambil tisu dan mulai mengelap sepatu Anna.
"Yang bersih jangan sampai ada noda di sepatu gue." melihat Ayana dengan pandangan jahat.
"Nona udah waktunya mulai rapat." sekretaris Anna.
"Udah awas, lama banget bersihin sepatu doang." meninggalkan Ayana.
__ADS_1
Ayana sudah mulai membiasakan diri untuk menghadapi Anna jika ada di kantor, dan saat pulang kerja Ayana melihat kertas yang tertulis ada lowongan pekerjaan sebagai karyawan, itu pekerjaan bagus. Tapi Ayana juga gak mungkin masukin Umni ke sini karna ia takut jika Umni di perlakukan sama seperti nya, dia pun berpikir untuk tidak memberitahu nya.
Sesampainya di Hotel, Umni langsung menanyakan soal pekerjaan.
🏢*-*-*-*
"Gimana Aya ada gak lowongan kerja di tempat lu, apa aja gue mau kok?" tanya Umni.
"Tadi gue tanya gak ada katanya, kalau ada gue juga kasih tau, oh ya yang lain di mana." jawab Ayana.
"Yahh Aya masa gak ada sih, Lina udah tidur terus si Ayra kan lembur katanya kita gak usah tungguin dia." jawab Umni.
"Owh yaudah gue duluan ya ke kamar mau bersih bersih byeee selamat malam Umni kuuu." meninggalkan Umni.
Ayana sebenernya gak tega dan ini pertama kali nya ia bohong sama Umni, tapi jika Ayana memberi tahu Umni. Ayana takut Anna memperlakukan Umni gak baik.
Dan di pagi hari nya Umni, Ayra dan Lina masuk duluan ke dalam kelas sementara Ayana sedang print tugas nya.
Umni dan yang lain pergi ke kantin dan membicarakan tentang pekerjaan umni.
__ADS_1
"Ni gimana lu udah dapat kerjaan dari Ayana belum?" tanya Lina.