APA KAMU PERCAYA ?

APA KAMU PERCAYA ?
EPISODE 38 " mabuk berat "


__ADS_3

"Emmm Aya sudah pulang duluan tadi di antar sama William." Ayra merasa canggung.


"Sama William, memang nya mereka sedekat apa sih sama Ayana?" tanya Ayah William.


"Gak deket sih Om, malah Ayana gak mau deket deket sama William wkwkwk hahaha." Lina tertawa sampai memukul punggung Ayra.


"Lin apaan sih lu, ketawa kayak gitu tahan coba ketawa nya tuh ihh." berbisik bisik.


"Maap Om tante, saya tidak bisa tahan kalau mau ketawa." merasa malu.


"Gak papa santai aja kalau sama kita, anggap aja kita Orang tua kalian." melihat kaca.


Sesampainya di Hotel mereka masuk dan melihat Ayana bersama William sedang mabuk berat, dan di situ William sedang di olesi odol di tangan nya sama Ayana.


Ayra yang melihat itu langsung menegur Ayana karena memainkan odol.


"Aya ini apa apaan sih, main odol dan lu baru pertama kalinya mabuk." memegang tangan Ayana.


"Diammm suuuuttt gue lagi olesin masker ke dia, lihat kulit dia jadi putihh kan." menyuruh diam.

__ADS_1


"Masker apaan ini odolll Aya sadar dong lu, putih ya putih tapi ini kan pedas malahan tangan nya nanti perih Ayaaaa dodolll banget si lu." mengambil odol nya dari tangan Ayana.


"Eihhhh masih punyaaa kalau mau juga bilang jangan malu maluuu, siapa ini nama nya?" menunjuk ke arah William.


"Lu beli odol sebanyak ini, Ayaa lu malah habis habisin uang tau gak." ujar Lina.


"Gue gue tanya dia siapa namanya,odol?" menunjuk tunjuk ke arah William.


"Williammm Aya, dan di situ Orang tuanya." menunjuk ke arah orang tua William.


"Jelek sekali nama nya ayam, ayammm bangun kau dari tadi hanya tertidur saja, ayam, ayam, ayam." mencubit pipi William.


Lina langsung menarik William dan membawanya ke luar dari kamar, ia juga mengantarkan nya sampai parkiran mobil.


Di kamar Hotel .


Ayra dan Lina sedang membereskan gelas dan botol bir di kamar Ayana, sedangkan Ayana masih saja belum sadar dari mabuk nya itu, Ayana daritadi malah mengacak acak kan kamar nya sendiri.


"Linaaaaaaaaa sinil iatt nih si Aya." Ayra dengan wajah kaget nya, Lina yang mendengar nya langsung menghampiri Ayra yang memanggilnya.

__ADS_1


Mereka kaget karena Ayana mencoret coret dinding Hotel, Ayana menggambar manusia tapi di antara manusia itu, Ayana yang hanya bermuka sedih.


"Ayaaaaaa lu tau gak lu gambar di dinding Hotel, dan ini gambar apa coba hahh." Lina mengambil pensil dari tangan Ayana.


"Sini sini gue kasih tau ya." dengan berdiri yang tidak bisa lurus dan tegap.


"Nih ini kalian berdua, ini Umni dan yang ini gue yang bermuka jelek." ujar Ayana sambil menunjukkan gambar nya.


"Terus ini siapa yang di atas lu?" tanya Ayra sambil menunjuk ke arah gambar.


"Ini, eummmm ini Ayah sama Ibuu Aya, Aya rindu Ayah Ibu." mengelus gambar Ayah dan Ibu nya. Ayra dan lina yang kaget langsung memeluk Ayana dengan erat.


"Lu kangen sama Ayah Ibu?" tanya Lina.


Ayana pun menganggukkan kepalanya dan ia berkata kalau Ibu dan Ayah nya mungkin sudah bahagia tanpa diri nya.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote nya ya


makasih.


__ADS_2