
Sesudah menaruh jaket William, Ayana langsung duduk di kursi nya tidak lama kemudian William datang dan melihat jaket nya di atas meja nya ia langsung menatap ke arah Ayana tetapi Ayana sedang melihat ke arah jendela.
Jam masuk pun berbunyi dan mereka belajar seperti biasa, tapi tidak seperti biasa Ayana saat di panggil dosen ia tidak menjawab nya dan malah diam saja.
JAM ISTIRAHAT.
Mereka ke Kantin bareng dan makan bersama sama termasuk Ayana, di situ Ayana malah bertanya tentang Umni yang tidak kelihatan di Kelas ataupun di mana mana.
"Umni kenapa kok dia tidak ada dari tadi di kelas?" tanya Ayana dan menatap ke arah William.
"Dia keluar dari kampus dan gue gak tau gara gara apa di keluar." ujar William.
Ayana yang mendengar jawaban itu malah semakin bersalah kepada Umni, dan dia berpikir coba kalau dia tidak berbohong sama Umni kejadian nya tidak sampai seperti ini tertera di otak Ayana.
JAM PULANG TIBA .
Ayana yang melihat Anna sedang di depan halaman kampus, Ayana langsung menghampirinya dan menanyai tentang Umni.
"Anna, gue mau tau kenapa Umni keluar dari kampus sementara lu malah masih belajar di sini?" tanya Ayana dengan serius.
__ADS_1
"Apaan sih lu terserah dia lah mau keluar atau gak, walaupun dia gak belajar lagi di sini, dia udah sukses tuh jadi Penyanyi." dengan sinis nya.
"Gue tau dia udah terkenal, tapi pasti ini lu kan yang suruh dia keluar dari Kampus." memegang tangan Anna.
Umni yang tiba untuk menjemput Anna ia langsung turun dari mobil dengan memakai masker sambil menghampiri Ayana dan Anna.
"Lepas gak!, lu kenapa sih jahat banget sama Anna termasuk gue, dan gue ingetin jangan urusin urusan gue lagi!" membanting tangan Ayana supaya lepas dari lengan Anna.
"Lu Umni, gue kangen sama lu." Ayana tiba tiba langsung memeluk Umni.
Umni yang merasa kesal langsung mendorong Ayana hingga jatuh dan telapak tangan nya terluka karna tergores aspal, Ayra dan Lina yang melewati taman langsung melihat Ayana yang jatuh dan menghampirinya.
"Ingat dia bukan lagi sahabat gue, jadi gue udah sama sekali gak peduli sama dia sedikit pun." ujar Umni.
Anna yang di situ hanya tampak senang dengan kejadian yang sedang terjadi karena rencana nya berhasil untuk menghancurkan Ayana.
William sudah masuk mobil saat menuju keluar kampus ia melihat di halaman ada mobil Anna dan Ayana yang tampak kesakitan, William langsung memberhentikan mobil nya dan turun dari mobil.
William yang sudah ada di belakang Ayana dll, Anna yang melihat nya langsung menghampiri William dan memegang tangan William dengan erat.
__ADS_1
"Lu belum pulang William, pulang bareng yu." ajak Anna.
William tanpa menjawab dan langsung melepaskan tangan Anna, malah William langsung menghampiri Ayana dan memegang tangan nya.
"Lu gak apa apa kan, mau ke Rumah sakit?" William tampak cemas dan sambil meniup tangan Ayana dengan nafas nya yang dingin
Ayana tidak menjawab nya, tapi tiba tiba maag Umni kambuh dan kesakitan, Ayana yang melihat nya langsung mencari obat Umni di dalam tas nya dengan telapak tangan yang terluka, Ayana selalu menyiapkan obat untuk Umni di tas nya.
"Ini ini minum obat nya, kan gue udah selalu ingetin lu jangan sampai telat makan." ujar Ayana.
Umni langsung meminum nya dan sakit nya mulai mereda, Anna yang kesal langsung mendorong Ayana yang sedang menolong Umni.
"Gak usah sok baik deh lu, gue akan jagain Umni lebih baik dari lu." ujar Anna.
.
.
Jangan lupa like komen dan vote nya ya
__ADS_1
makasih.