Art Of War

Art Of War
Berlatih


__ADS_3

“Apa kalian tau apa gunung api es itu?” Tanya Yize setelah mereka sampai dirumah. karena ia tidak tau tempat apa itu sehingga orang kerajaan pun juga menginginkannya.


“Aku pernah mendengar dari paman Shen jika gunung api es menyimpan banyak tumbuhan herbal langka dan tentu juga tempat pelatihan yang cocok untuk kultivator karena bisa meningkatkan kekuatanya dengan kecepatan tiga kali lipat”Jelas Yun.


“Pantas saja mereka mengincarnya” ucap Yize lalu melanjutkan makannya.


“Tuan uang kita tinggal sedikit” jelas Yun membuat Yelu dan Zeze kaget.


“Pasti gara gara naga tidur yang makannya banyak” gerutu Yelu.


“Dasar kucing betina jangan kenuduh sembarangan” lawan Zeze.


“Aku jantan bukan betina” protes Yelu tak terima dengan dipanggil kucing betina, jelas jelas dia jantan.


“Stop kalian berdua!, Yun kamu pergilah dengan Zeze kehutan untuk cari tanaman herbal” perintah Yize.


“Buat apa tanaman herbal?” Tanya Zeze bingung.

__ADS_1


“Aku akan membuat pil dan menjualnya ke pavillium obat “ jelas Yize membuat Zeze tercengang. Tidak hanya jago berkelahi tapi juga bisa membuat pil obata. Sungguh bakat yang luar biasa.


“Sudahlah cepat makan dan istirahata besok kalian harus bangun pagi untuk pergi ke hutan” jelas Yize.


Yize berbaring diranjangnya dan menutup matanya. Tapi ia merasa ada seseorang yang sedang mengawasinya.


“Keluarlah!” Ucap Yize lalu terbangun dari tidurnya.


“Tak kusangka kamu bisa merasakan kehadiranku. Sungguh luar biasa” ucap orang itu.


“Siapa kau?” Tanya Yize tenang. Ia bisa merasakan aura yang hebat darinya tapi ia percaya diri jika kekuatannya juga hampir sama dengan dia.


“Siapa tuanmu?”


“Nanti juga kamu akan bertemu” jawab laki laki itu lalu menghilang begitu saja. Yize membuka gulungan surat itu dan membaca isinya. Ternyata surat untuk masuk ke akademi perang, memangnya apa gunanya. Lebih baik ia simpan saja siapa tau nantinya berguna.


Paginya, selagi menunggu Yun dan Zeze kembali dari hutan Yize mengajak Yelu untuk berlatih.

__ADS_1


Yize menciptakan area bertarung disekitarnya agar tidak mengenai daerah didekat rumahnya.


“Yelu kau taukan pelatihan ini, jadi jangan menahan kekuatanmu” yize memberi peringatan dan Yelu hanya mengangguk paham. Mereka akan bertarung dengan serius hingga salah satu dari mereka tak bisa bertarung lagi. Dan yang lebih jelas Yelu selalu babak belur dan pernah pingsan berhari hari karena pelatihan ini. Oleh karena itu Yelu menyebutnya pelatihan neraka.


Yelu dengan serius melawan Yize yang tidak menggunakan pedang melainkan langsung menggunakan kekuatannya. Jelas kelihatan perbedaan kekuatannya.


Mereka saling serang secara terus menurus dan Yize pun juga tak menahan kekuatannya. Hingga beberapa lama Yelu tumbang.


“Lumayan dari pada sebelumnya” puji Yuze saat membantu Yelu untuk beriistirahat.


“Yelu!” Teriak Yun yang tiba tiba datang dari hutan membawa tanaman herbal. Dengan cepat ia menyembuhkan luka ditubuh Yelu.


“Apa ada yang menyerang kalian?” Tanya Zeze serius.


“Tidak kita hanya berlatih” jelas Yize membuat Zeze lega. Ia sudah berfikir macam macam melihat bekas pertarungan dibelakang rumah.


“Yun kamu obati Yelu dan aku akan membuat pil” ucap Yize mengambil keranjang yang berisikan tumbuhan herbal.

__ADS_1


“Apa Yun terluka?” Tanya Yoze setelah Yun membawa Yelu masuk kedalam.


“Tidak. Aku menjaganya agar tak terluka” jawab Zeze lalu Yize mengangguk paham. Zeze baru menyadari jika diluar Yize terlihat tak begitu peduli dengan pelayannya itu tapi sebenarnya ia sangat menjaga pelayannya itu.


__ADS_2