
“Aku tak tau kau bisa membuat pil” ucap Zeze melihat Yize yang sibuk mempersiapkan keperluan membuat obat.
“Aku juga tidak tau kenapa bisa membuat obat padahal aku tidak pernah belajar membuat obat. Hanya saja tiba tiba dikepalaku aku sudah bisa membuat obat begitu saja” jelas Yize jujur. Ia tak pernab belajar membuat obat tapi saat itu waktu Yun terluka ia bertindak dengan sendirinya membuat obat tanpa ia sadari. Meskipun Yun meminta untuk mengajarinya, ia juga tak bisa. Entahlah ia juga tak bisa menjelaskannya.
Zeze melihat proses Yize membuat obat. Ada suaatu hal yang membuatnya penasaran, bagaimana Yize bisa membuat obat tanpa belajar. Mendengar dari ceritanya Zeze yakin ini adalah teknik kuno. Seperti memberikan jurus kepada orang lain tanpa berlatih. Tapi ini keterampilan membuat obat bukan jurus. Siapa yang memberikan keterampilan ini, Liang tidak bisa membuat obat setahunya. Apa ibunya?.
Jika benar ibunya yang melakukan itu, jadi masuk akal kenapa keluarga mereka menjadi incaran. Ia harus membicarakan hal ini kepada Yize nanti.
Selama berfikir sendiri terlalu lama. Yize sudah menyelesaikan pilnya dan menyimpannya kedalam botol.
“Karena Yelu terluka kau yang menjaga rumah, aku pergi dulu” ucap Yize lalu pergi begitu saja.
“Hidupmu penuh dengan misteri” ucap Zeze melihat kepergian Yize.
Setelah bersiap dengan menyamarkan penampilanya. Yize merubah warna rambutnya menjadi hitam dan juga menutup wajahnya agar tidak dikenali orang.
__ADS_1
Yize berdiri didepan pavillium Bunga yang terkenal dengan hasil obat mereka.Ia masuk kedalam dan melihat lihat obat yang dijual. Harganya membuatnya tercengang. Bagaimana bisa harga obat setara dengan harga rumah yang ia sewa.
“Tuan sedang mencari pil apa?” Tanya seorang pelayan toko.
“Aku disini ingin menjual obat”ucap Yize lalu pelayan itu mengangguk mengerti dan memanggil seseorang.
“Tuan ikutlah denganku” ucap pelayan itu setelah kembali dan Yize hanya mengangguk paham.
Yize masuk keruangan lalu pelayan itu pergi meninggalkannya sendirian. Tiba tiba seorang wanita cantik serta berpakaian seksi datang bersama seorang laki laki disampingnya.
“Ini” ucap Yize menyerahkan botol obatnya.
Melihat dari reaksi mereka setelah mencium dan melihat pil buatnya seperti sedang terkejut. Apa pilnya sejelek itu khasiatnya.
“Sebelum membeli pil ini saya ingin mengetauhi identitias anda dulu. Agar kita bisa bekerja sama dengan mudah. Dan tenanh saja saya bisa merahasiakan identitas anda” jelas siwanita cantik itu.
__ADS_1
Yize membuka tudung kepalanya membuat mereka tak percaya.
“Siapa namamu anak muda?” Tanya wanita itu dengan nada sedikit menggoda.
“Yize”
“Kau masih muda dan bisa membuat pil tingkat 4 dengan mudah.” Goda siwanita cantik lagi dengan menyentuh wajah tampan Yize.
“Mau membelinya atau tidak?” Jawab Yize dengan wajah dinginnya seolah tak tergoda sedikitpun dengan wanita cantik dan seksi didepannya.
“Baiklah aku akan membeli pil ini seharga satu juta koin emas dan mulai hari ini kita bekerja sama. Bagaimana?” Tawar siwanita cantik itu.
“Baiklah, aku pergi dulu” ucap Yize lali memakai tudung kepalanya lagi.
“Tunggu, panggil aku kakak Xian dan ini asistentu panggil kakak meng” jelas siwanita itu dan Yize hanya mengangguk dan pergi begitu saja.
__ADS_1
“Anak muda yang menarik” ucap Xian setelah kepergian Yize, tapi ada hal yang membuatnya penasaran saat melihat pemuda itu.