
Berita adanya penyusup dalam pelatihan Akademi Perang sudang menyebar begitu cepat dan tentu saja pihak akademi memanfaatkan situasi ini untuk memburu anggota Sekte Gelap, akibatnya belum ada sedikitpun pergerakan dari sekte gelap.
“Akademi sialan itu tidak hanya membuat kita kehilangan permata hitam tetapi juga membuat kita tak bisa bergeak”
“Kita juga kehilangan banyak anggota”
“Kita harus membalas dendan”
“Itu betul pemimpin kita harus membals mereka”
“Cukup balas dendam bisa kita lakukan nanti yang terpenting mencari siapa yang telah mengambil permata gelap itu” jelas Sugong pemimpin sekte Gelap saat mendengar ara anggota sedang bedebat.
“Siap pemimpin, mellihat dari jejak pertempuran dan mayat Xiu yang kaki dan tangannya terpotong sepertinya mereka seorang pendekar pedang dan itu juga kekuatan yang luar biasa sehingga bisa memenggal kepala singa brtanduk satu” jelas Jing yang mrupakan tangan kanan Sugong.
“Hm untuk sementara kita selidiki dulu sekte pedang” ucap Sugong lalu pergi dengan raut wajah menahan amarah. Usahanya untuk mendapatkan informasi keberadaan permata hitam tidaklah mudah tapi saat permata itu suah didepan mata tetapi ada sesorang yang mengambilnya. Ini merupakan penghinaan.
“Tunggu saja sekte pedang, jika terbukti kau mengambilnya aku akan menghancurkan sektemu dalam semalam” gumamnya
Untuk sementara bahwa Yize yang mengambil permata itu masih aman dan tentu saja mereka akan mengetauhinya tapi itu masih jauh kedepan.
pagi ini Akademi mengadakan upacaa pemakaman untuk murid yang tewas akibat kejadian ini dan untuk sementara para murid dilarang untuk keluar dari akademi untuk keselamatan. Sedangkan disis lain yize sedang berlatih dengan pedang hitamnya bersama Guru Liyu.
“Kau kembali membawa pusaka yang menakjubkan” puji Liyu saat melihat pedang hitam itu.
“Aku hanya beruntung”
“Keberuntungan juga termasuk kekuatan, baiklah aku akan memberi kamu saran untuk menyelaraskan seni pedangmu. Cobalah untuk menyalurkan kekuatan spiritualmu kedalam pedang itu secara pelan pelan” saran liyu dan yize hanya menyetujinya. Tapi kelihatannya Yize masih belum terbiasa untuk melakukannya.
“coba kau pakai pedangmu yang sebelumnya dan coba pegang dengan tangan kiri” saran Liyu sesaat kemudian saat Yize mengeluarkan pedangnya Liyu tersenyum saa melihatnya. Dia tau pedang Zamrud itu, ia sering melihatnya dulu saat latihan.
“Terus bagaimana? Hei Liyu” ucap yize saat melihat Liyu masih terbengong.
“Dasar anak nakal aku gurumu bukan temanmu. Sekarang coba bandingkan bagaimana kau menyalurkan kekuatanmu antara dua pedang itu” jawab Liyu
__ADS_1
Yize mulai membandingkan kedua pedang itu dan ia merasa ia lebih mudah melakukannya dengan pedang miliknya sendiri. Tapi saat saat kemudia ia mulai lebih terfokus kepada pedang hitamnya dan hasilnya cukup menakjubkan bagi Liyu. Tidak mudah untuk berpindah tempat secara cepat seperti yize lakukan sekarang.
“Hm untuk kecepatanmu seperti guru” gumamnya pelan agar yize tak mendengarnya.
“Sudah cukup sampai disitu, kau tidak ingin energimu habis bukan? Dan ada seseorang yang menunggumu” ucap liyu lalu pergi begitu saja.
“Siapa?” Tanya yize penasaran lalu kembali keasramanya dan melihat Yue Jiang yang duduk dan bercakap cakap dengan yun.
“Oh kau sudah kembali” ucap Jiang.
“Ada perlu apa?” Tanya yize langsung tanpa basa basi.
“Hahahaha aku hanya ingin mengucapkan terima kasih” ucap jiang sambil menepuk kepala Yize pelan lu pergi, meninggalkan ize yang masih termenung ditempatny.
“Terima kasih sudah kembali” ucap Jiang dalam hati. Ia menyadrai jika lingyinya sudah berubah tapi itu tak mngubah hubungan diantara mereka. Ia yin itu karena dia telah bertahan hidup sendirian selama 15 tahun tanpa siapa siapa. Setelah mendengar cerita un yang merupakan bayi kecil yang ditemukan dan dirawat oleh Yize itu sudah membuktikan jika hatinya amsih selembut dulu meski hanay sedikit.
“Tuan ini makanlah dulu” ucap Yun memberikan sepiring makanan dan beberapa buah.
“Mereka sedang berkeliling ke sekte pedang”
“Bagus” ucapnya lalu melanjutkan makannya. Tapi tiba tiba kakak Meng datang dengan wajah tergesa gesa mendatangi yize.
“kakak Meng ada apa denganmu?” Tanya yize sedikit terkejut.
“Ikutlah denganku ke Pavillium Bunga, aku mohon” minta Meng memmohon.
“Baiklah, Yun aku pergi dulu “ ucapnya juga merasa bingung apa yang terjadi diPavillium Bunga. Mereka dengan cepat berlari ke pavillium hingga Yize lupa mengubah penampilannya tetapi sesaat kemudian Kak meng mengingatkannya dan merubah penampilannya. Dan kemudian ia melihat seorang wanita muda yang sedang memohon didepan kak Xiang sambil menangis.
“ji Xingyu” ucap yize dalam hati. Ia melihat dia sedang menangis dan ada seorang laki laki yang pernah ditemuinya mencoba menenangkan.
“Oh tuan Liu anda sudah datang” ucap Xiang menghampiri Yize.
__ADS_1
“Ada perlu apa sampai kak xiang memanggil ku?” Tanya Yize.
“Mereka adalah putri Xingyu dan ini jendral Xingli. Dan mereka ingin mencari obat penyembuh spiritual untuk ayahnya” jelas Xian. Dan yize masih terdiam ia mencoba mengingat sesuatu. Jika ayah Xingyu Ji Huang berarti dia adik raja dan pangeran terakhir kerajaan Qi. Dia tidak berusaha untuk mencaari kekuasaan tetapi dia masih terluka hingga jiwa spiritualnya rusak, berarti ada yang ingin membunuhnya.
“Obat itu sangatlah langka terutama salah satu tanaman herbal rumput cahaya sangatlah sulit, kita tidak memilikinya jadi saya mencari anda” jelas Xian.
“Hm tapi boleh saya tau kenapa dia bisa terluka?” Tanya Yize yang sedikit senang mendaat kesempatan baru untuk mendekatai kerajaan.
“Ayah saya tadi malam dia pergi ke perjamuan istana dan paginya ia langsung muntah drah terus menerus dan energi spiritualnya habis dan sekarang berbaring dirumah. Kata tabib ia terkena racun yang membuat jiwanya rusak. Dan jika tidak diobati secepatnya dia akan menjadi orang cacat seumur hidupnya.” Jelas Xingli sedikit marah.
“Racun? Siapa yang berani meracuni anggota kerajaan?” Tanya yize pura pura terkejut, ia sudah bisa menebak siapa yang melakuakn itu jika bukan raja sendiri.
“Aku juga tidak tahu dan sekarang yang mulia sedang menyuruh semua orang mencari pelakunya dan tidak akan mengampuni orang itu” jawab Xingli membuat Yize tak bisa menahan tertawanya.
“Hahahaha”
“Sandiwara yang luar biasa yang mulia, tapi nikmatilah selagi kau bisa bersenang senang” ucap yize dalam hati.
“ apa yang lucu? Kau pikir ayahku lucu?” Tanya xingyu tidak terima.
“Ah maaf aku hanya merasa keadaannya sedikit lucu jadi sekarang kita bisa fokus dengan pengobatan ayahmu. Aku memang memiliki rumput cahaya tetapi untuk mmebuatnya mungkin memerlukan beberapa hari jadi saya harus fokus” jelas Yize lalu pergi begitu saja.
“Kalain bisa mempercayai perkataan nya aku tahu betul siapa dia jadi tenanglah dan tunggu saja” jelas Xian kepada keduanya yang masih terkejut.
Yize kembali keasramanya dan segera meminta Zeze saran untuk membuat obat itu.
“Wow raja disini cukup lucu juga ya bagaimana mereka mencarinya jika pelaku sebenarnya yang menyeuruh mereka” jawab yelu setelah mendengar cerita Yize.
“Yah dia sedikit licik dan serakah” jawab Zeze.
Disisi lain dalam istana kerajaan Ji Suang sedang duduk diruang kerjanya sambil bersantai sambil meminum minuman keras.
__ADS_1
“Maafkan kakakmu ini adikku yang malang, aku hanya menyingkirkan gulma yang mungkin memakan padi kerajaan” gumamnya sambil tersenyum puas.