ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)

ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)
Yatim Piatu


__ADS_3

"kak.. kakak apa apaan mengatakan jika Aya adalah wanita murahan?" tanya Amanda.


"Dia ituu memang wanita... "


"Cukup Kaisar.... kau boleh membenci dan menghinku. tapi jangan pernah memifitanah ku dengan fitnahan yang amat Keji. Selama ini Aku sangat mencintaimu. Aku berharap suatu saat aku bisa memilikimu dengan persaan yang saling menctai. Tapi sekarang cintaku sudah pergi dan mulai saat ini Aku ATHAYA DILARA berjanji tidak akan pernah bertemu dan menemuimu KAISAR ALBIRRU EFENDI.", ucap Aya. lalu segera berlari meninggalkan Kaisar dan juga Amanda.


" Aya.. tunggu.. Pliss Ay.. aku mohon.. jangan pergi.." teriak Amanda sembari mengejar Aya.


Aya segera masuk kedalam taxi.


Airmatanya tak bisa lagi untuk di tahan.. "Aku benci padamu Kaisar... Aku sangat membencimu. Aku bersumpah padamu. kau akan hidup dalam penyesalan. karena sudah mengatakan yang tidak tidak tentangku. hikkzzs" ucap Aya dalam hati.


...**...


"Kak Kau keterlaluan.. Atas dasar apa kak Kai mengatakan jika Aya adalah wanita murahan. Tau nggak. yang kakak katakan itu sangat melukai Aya kak.. Aku benci sama kakak. dan sampai kapanpun aku tidak akan pernah bicara lagi sama kaka." ucap Amanda dan langsung pergi meninggalkan Kaisar dengan Aliena.


Amanda segera berlari dan mencari taxi. "Aku harus bisa membuat Aya baik lagi padaku. semua ini gara gara kak Kai." gumamnya


Amanda sangat hawatir dengan keadaan Aya. Setelah ada taxi Amanda langsung naik dan menuju kerumahnya. Ingin segera menemui Aya sahabatnya.


...**...


"Kai.. emang Aya itu gadis murahan? " tanya Alina


Kaisar terdiam tak mendengar pertanyaan dari Alina. "apa yang aku lakukan? kenapa aku bisa segitu benci pada gadis itu? apa salahnya jika dia mencintaiku." gumamnya


"Kai.. kamu kenapa sihh sayang kok melamun." tegur Alina


"Tidak.. aku hanya menyesal sudah melukai perasaan gadis itu." jawabnya


"Tidak apa apa.. dia pantas di rendahkan. nggak usah merasa bersalah Kai." Sahutnya


"Kita pulang sekarang yaa." ajak Kaisar.


Entah kenapa setelah mengatakan pada Aya jika Aya adalah wanita murahan. Kaisar merasa tidak tenang. Hatinya ingin segera minta maaf saat bertemu. Dan tujuan saat ini adalah segera sampai rumah dan mendatangi kontrakan Aya. Ingin minta maaf.


Kaisar segera melajuka mobilnya kejalan raya. berjalan dengan kecepatan teratur. tak ingin terjadi sesuatu pada dirinya dan juga Kekasihnya


Amanda sudah berada di depan rumah, dan langsung menuju rumah kontrakan Aya

__ADS_1


"Aya.. bukain pintunya Ay.." panggil Amanda dengan suara keras


Amanda mengintip kedalam ruangan yang masih gelap. "Kemana kamu Ay.. pergi kemana? ", tanya Amanda


Amanda berusaha sekali lagi untuk menggedor pintuny. namun lagi lagi pintunua tidak terbuka.


Amanda segera pergi meninggalkan rumah Aya. Mobil Kaisa sudah datang dan langsung membuka pintu untuk kekasihnya.


"Aku langsung pulang Kai.. salam aja buat mama dan papa." pamit Alina.


"Hati hati Al.." jawabnya


Setelah Alina pergi Kaisar segera menuju rumah yang di tempati Aya. heran saja sudah gelap begini kok lampu belum di nyalain.


"Kak.. percuma kakak ke rumah Aya. Aya belum pulang " ucap Amanda


Kaisar mengurungkan niatnya untuk melangkah. saat dirinya di tegur oleh adiknya.


"Kemana dia? " tanya Kaisar.


Namun bukan menjawab, Amanda langsung nylonong masuk.


"Kai.. apa benar yang kau katakan pada Aya? " tanya Adelia.


Kaisar mengernyitkan keningnya. menatap adeknya yang sudah terlihat jika habis menangis.


"agar gadis itu tak nampak lagi di hadapanmu mam. Kai itu benci pada gadis yang sangat agresif seperti dia." jawabnya


"salahnya dimana? kalo mencintaimu itu adalah sebuah kesalahan. Kau tak berhak mengatakan dia wanita murahan." ucap Sang mama.


"mama kenapa sihh membelanya. dia itu wanita murahan ma.." ucap Kaisar. yang langsung dapat tamparan dari sang mama.


"Kau tak berhak mengatakan dia wanita murahan. Dia itu gadis baik baik. Dia ituu.. dia.. " ucapan sang mama yangg terpotong. Kasian jika membayangkan gadis itu. persis seperti nasibnya dulu yang sudah tidak memiliki orang tua. dan harus hidup bersama orang kaya sebagai pelayan. untung saja orang kaya itu sangat baik dan orang kaya itu adalah mertuanya sekarang.


"Aya itu yatim piatu kak Kai.. dan pria yang kakak tuduhkan itu adalah kakaknya. hanya dia yang yang Aya miliki saat ini. kenapa Aya lebih suka hidup di kontrakan sendiri. itu karena kakak iparnya tidak pernah berlaku baik padanya." ucap Amanda. terasa kelu lidah Kaisar. wajahnya memucat dan Hatinya begitu tak karuan.


"Ahh sudahlah.." ucap Kaisar. untuk menghilangkan rasa bersalahnya. kaisar langsung meninggalkan adeknya yang masih di pangkuan sang mama.


Sampai di kamar Kaisar langsung melempar ponsel dan kunci mobilnya.

__ADS_1


...***...


Malam sudah begitu larut.


Kaisar belum bisa memejamkan matanya. telinga masih terngiang saat dirinya mengatakan Aya adalah wanita murahan. dan juga suara adeknya yang masih menggema. yang mengutarakan kebenarannya.


Kaisar menatap mobil itu kembali berhenti di depan kontrakan Aya. Kaisar merasa lega dengan adanya mobil itu. namun setelah di tunggu tunggu Mobil itu tidak menampakkan ada seorang wanita. Pria itu malah sibuk menelpon seseorang.


"apa benar pria itu adalah kakaknya? " batinya


Mobil itu kembali pergi entah mau kemana.


...**...


"Ma.. pa.. Aya kangen sama mama. Aya tidak ingin lagi kembali ke kota. Aya lebih suka tinggal dengan mama dan papa" ucap Aya. Saat ini Aya tengah berasa di tempat pemakaman orang tuanya.


Menumpahkan segala rasa sakit yang ada di dada. Sejak tadi Aya mematikan ponselnya. tidak ingin di ganggu oleh siapapun.


Aya duduk berlurut di antara pemakan kedua orangtuanya. airmatanya tak bisa untuk di tahan. sakit rasanya saat mengingat Ucapan Kaisar tadi.


"aku telah mengharapkan rasa dari pria arrogant itu. aku telah salah jatuh cinta padanya. dia orang yang tidak baik untuk aku." gumam Aya.


Hingga malam pun sudah sangat gelap. namun Aya masih setia berasa di pemakaman.


"Aya.. " panggil Kenan. Kenan sudah yakin jika adeknya itu ada di pemakan orang tuanya. Kenan tau saat adeknya itu punya banyak masalah dia akan datang kesini.


"Abang.. hikzzz.." Aya langsung berdiri dan memeluk abangnya


"Ada apa Ay.. cerita sama Abang." ucap akenan


Aya semakin histeris berasa dipelukan abangnya.


Hati Kenan begitu sakit saat mendengar tangis pilu sang adek. Tanganya mengelus kepala Aya. Abang akan buat perhitungan orang yang sudah membuat mu terluka.


"Jangan menangis lagi yaa.. abang sakit saat dengar tangisan Aya." ucap Kenan.


"Aya tidak mau kembali ke kota. Aya mau tinggal disini saja. merawat makam mama dan papa." ucap Aya.


"kita pulang dulu. kita bicarakan di rumah yaa.. ini sudah sangat larut." ucap Kenan. yang mengingatkan sang adek.

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2