
...***...
Derttt... Derrtt..
ponsel Aya berdering sejak tadi. namun sang empunya masih terlelap dalam tidurnya.
Derttt.. Derttt..
Eughhh.. Lengkuhnya. Aya segera meraih ponselnya
"Halloo..." jawabnya dengan suara has orang bangun tidur.
"Selamat pagi sayang.." sapanya
Aya, segera, tersadar dengan siapa dia bicara. Saat dilihat tertera, nama pemilik suara itu.
"Kak Kaisar.." gumamnya
"Baru di angkat.. tidurnya nyenyak banget sihh." ucap Kaisar.
"Hehe.. iya. semalam begadang soalnya." jawabnya. Tadi malam Aya begadang sama Febby di untuk melihat mobil Kenan lewat satelit yang terpasang di GPS.
"Ohh.. buruan ke luar.. aku udah di depan rumah.." ikat Kaisar.
"Whaattt..." Aya segera berdiri dan melihat jalanan. lewat jendela kamarnua. Benar saja terlihat Kaisar sudah berada disana sambil menyenderkan tubuhnya di atas kap mobil.
"Ok.. aku turun." jawabnya.
pip..
pertanda obrolannya sudah di akhiri sepihak.
Aya segera mengambil kimono nya. dan segera keluar. dengan mencepol rambut asal.
Aya membuka pintunya dan terlihatlah Kaisar yang sedang mengambil sesuatu dari dalam mobil.
"Ada apa sih kak. padahal kan Aya masih ingin tidur." ujarnya.
"Udah pagi.." jawabnya
"Apa ini?" tanyanya
"Bang Kenan kemana?" tanya Kaisar. bukanya menjawab Kaisar malah balik tanya.
"Ada apa nyari abangku. kangen yaa?"
"Kangen sama adeknya." jawabnya
__ADS_1
Kaisar segera meraih pinggang Aya. lalu mendekatkan nya pada Tubuh kekernya. Menempelkan kening dengan sedikit membungkuk. biar Aya seorang polisi namun Tinggi badannya hanya sebahu Kaisar.
Kaisar mengecup kening Aya. lalu menempelkan hidungnya kemudian bibir Aya. Kaisar mencium bibir Aya. Aya membalas ciuman Kaisar. hingga ter dengan suara cecapan bibir mereka berdua.
Ehemm..
Kaisar dan Aya segera melepas tautan bibirnya.
"ehh bik Nuk." ucap Aya tersipu malu.
"maaf non.. Menganggu." ujarnya.
"tidak kok bik."
"ohh iya bik.. tolong ini di siapin di meja makan yaa.." pinta Aya.
Kaisar segera duduk setelah melepas ciumanya..
"ganggu aja sihh wanita tua itu." batin Kaisar.
"Kak.. Aya mandi dulu ya." pamit Aya.
hari ini adalah hari Aya cuty. makanya Kaisar datang pagi pagi untuk jemput Aya jalan jalan.
"jangan lama lama."
...**...
Aya sudah memakai dress polos warna Hijau. Kaisar bilang mau di ajak ke buruk oleh mama Adelia. untuk memesan pakaian pengantin.
"nanti kita jemput mama dulu. katanya mama udah buat janji sama disainer baju pengantin untuk kita." ucap Kaisar. Aya mengangguk sebagai jawabnya
15 Menit kemudian.
"Bik.. saya pergi dulu yaa.." pamit Aya. pada bik Nuk
"iya non. hati hati." jawabnya
Kaisar segera menggandeng tangan Aya. menautkan jemarinya pada jari Aya.
Kaisar sesekali mengangkat tangan Aya untuk di kecup.
Kaisar segera membuka pintu mobil untuk kekasihnya. tangan kanannya di taruh diatas kepala Aya agar tak kena bamper mobil.
Setelah itu Kaisar segera memutari mobilnya dan menyusul masuk kedalam mobil.
"Sayang pakai Setbealt nya." ujar Kaisar. Namun Aya malah sibuk membalas pesan dari Febby
"Sayang.." panggil Kaisar tepat di telinga Aya..
__ADS_1
"Ahh iyaa.." jawab Aya gugup.
"Kamu chattingan sama siapa sihh.. sampai lupa pada suaminya." gerutu Kaisar.
"Febby kak." jawabnya lalu segera memakai Sabuk pengaman ya.
Kaisar mendekatkan bibir nya. "Aku sangat sangat mencintaimu. jadi jangan pernah menghianatiku." ujar Kaisar.
"Ishh.. siapa sih yang mau nyelingkuhin kamu. Buatku cinta pertama dan terakhirku cuma kamu kak Kaisar yang tampan." jawabnya
Kaisar tersenyum lalu mengecup kening Aya. Setelah itu Kaisar segera menyalakan mesin mobilnya. mereka segera melajukan mobilnya dengan pelan.
dari belakang terlihat motor yang di tumpangi dua pria. Kaisar sudah menebak mereka adalah bodyguard yang di sewa Kaisar.
Kaisar segera mengambil ponselnya lalu mengetikkan sesuatu.
kaisar
"Kalo Kekasihku sedang pergi sama aku. tidak perlu lah kau ikuti. mengganggu saja" send..
pesan pun terkirim. dan langsung centang biru.
^^^Bodyguard^^^
^^^"Siap bos.. tadi ada orang yang mencurigakan. makanya kami tidak meninggalkan bos."^^^
Kaisar.
"Sekarang aman. tinggalkan kami."
^^^**Bodyguard^^^
^^^"Siap bos.."^^^
20** menit kemudian.
Aya dan Kaisar sudah sampai di kediaman orang tua Kaisar.
Kaisar segera turun untuk membukakan pintu mobil untuk Aya. namun Aya malh sudah keluar duluan.
"Nggak sabaran banget sihh.. ngak nunggu di bukain." ujar Kaisar
"Bisa sendiri kok."
Aya segera melangkah masuk kenalan rumah Kaisar. dan terlihat jika Amanda dan juga Adelia sudah menunggu.
Dari luar gerbang ada sepasang mata yang menatap iri pada Aya
...***...
👉 Mohon krisannya kak. jika ada kata atau apapun yang tidak masuk nalar dalam alurnya. agar kami segera memperbaikinya terimakasih. 🙏👈
__ADS_1