ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)

ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)
Mahkota bunga


__ADS_3

Darrel menatap Aya dari samping. "Dilla" panggilnya.


"hem.. ehh iya Rel kenapa?" tanyanya


"Kamu dengar nggak tadi aku ngomong apa?" tanyanya lagi


"ohh.. iya.. denger kok." jawabnya gugup


"kau mau kan nanti malam makan melam dirumahku. mamaku ingin mengenalmu." ujar Darrel.


"Tapi aku ada janji makan malam dengan keluarga tante Adelia. maafin ya Rel. lain kali aja." jawabnya


"ohh.. Tante Adelia siapa?" tanya nya


"itu.. hemm.. anu Mama nya Amanda." jawabnya


"ohh.." Darrel hanya menanggapi dengan "oh"


...**...


"Ra.. ada yang aku omongin." ujar Kenan. setelah selesei persidangan


"iya.. aku juga ada yang ingin aku omongin sama kamu." jawabnya.


"Mir..", panggilnya


" Aku mau langsung pulang Ken. karena udah ada janji sama bunda" jawabnya


"Maaf yaa ngek bisa antar kamu." ujar Kenan.


"iya nggak papa. urusanmu jauh lebih penting." jawab Mira dengan menampakkan senyum.


“terimakasih ya Mir. udah nemenin aku kepengadilan.", ujar Kenan. yang di angguki oleh Mira.


Mira segera meninggalkan Kenan dengan calon isterinya.


"Ra.. kau mau ngomong apa?" tanya Kenan


"ken.. maafin atas perbuatan ayahku ya. jujur aku tidak tau jika ayahku ada orang yang membunuh orang tuamu."


Hening...


"Tapi aku mohon padamu Ken.. jangan batalkan pernikahan kita." ucap Fahira


Hening...


"Ra.. jika hanya ayahmu yang punya masalah denganku. aku masih mempertimbangkan hubungan kita. aku juga tidak ingin menjadi pengecut."


"apa, maksudmu Ken.?" tanya Fahira

__ADS_1


Hening...


"Aku juga kecewa padamu Ra." jawabnya


"Aku.. aku kenapa Ken.. kenapa kau juga kecewa padaku?" tanya Fahira belum paham.


"Aku tau.. kau yang sudah menghancurkan rumah tangga ku. aku tau kau yang sudah membuat Rafika menyelingkuhi aku." ujar Kenan. dengan tegas


"Ken.. itu tidak benar.. itu bohong Ken. percaylah padaku." ujar Fahira meyakinkan


"Aku sudah tau Ra semua kelakuanmu pada keluargaku." itu tidak benar Ken


"kau lupa.. beberapa hari yang lalu kau pergi kekage di pinggir pantai. dan aku lihat sendiri kau berbicara pada pria yang sudah masuk dalam rahntanggaku." kata Kena dengan datar


Hening..


Fahira menunduk, "Ken.. aku sangat mencintaimu Ken. karena itu aku melakukan ini." ujar Fahira membela


"itu bukan alasan yang tepat Ra. jika kau mencintaiku. kau biarkan aku hidup bahagia dengan istriku. bukan malah menghancurkannya."


"karena aku ingin memilikimu Ken. Aku ingin memiliki seutuhnya. hanya kau dan kau selalu kau yang aku inginkan." ujar Fahira dengan mata mulai berkaca kaca


"tapi maaf Ra.. aku sangat kecewa sama kamu."


"Ken maafin aku. aku mohon jangan tinggalkan aku, aku sangat mencintaimu ku mohon jangan tinggalkan aku" ucap Fahira lagi.


"KEN.. AKU MOHON JANGAN TINGGALKAN AKU.. AKU TETAP INGIN HIDUP BERSAMAMU KEN.. JANGAN TINGGALKAN.. akuuhhh.." Suara Fahira melemah. Terlihat semua begitu gelap.


"Fahira sayang. bangun nak.. ibu mohon bangun nak." Kata Larasati panik.


"pak tolongin anak saya pak. tolong bawa dia kerumah sakit." mohon Larasati pada sopir taxi


...**...


"Apa kau sudah siap bidadariku?" tanya Kaisar. Saat ini Kaisar datang untuk menjemput Aya.


"sebentar lagi." jawabnya. Aya segera memakai pakaian blus warna putih warna favoritnya. dengan rambut yang teruarai bebas. Aya berjalan keluar menghampiri Kaisar.


"Sudah yuk kak." ajak Aya.


"Sebentar.. " ucapnya sambil menahan Pergelangan Aya.


"Aku ingin kau memakai ini. sudah lama aku tidak melihatmu memakai ini." ujar Kaisar dengan mengangsurkan bando bunga kesukaan Aya.


"Tapi kak.. ini rambutnya harus di rapikan tidak seperti ini." jawab Aya


"Kalo begitu kita rapikan di salon ok.?" tanya Kaisar


"kak tidak perlu. ini kan hanya makan alam biasa. tidak perlu berhias juga kali kak." sahut Aya

__ADS_1


"Sudah lah.. ngikuti aja perintah ku.." Jawab Kaisar datar. tidak suka jika selalu di bantah keinginannya.


Ahirnya Aya pun menurut saja mau dibawa kemana dirinya oleh Kaisar.


Mereka segera memasuki mobil Kaisar dan segera melajukan mobilnya dengan pelan.


20 menit kemudian


Kaisar menghentikam mobilnya di sebuah salon yang terlihat megah.


"Ayo.." ajak Kaisar


karena nggak ingin menambah Kaisar marah. Aya pun menurut saja. tidak ada salahnya mengenalkan dirinya pada keluarga besar Kaisar dengan penampilan yang berbeda.


"mbak tolong rias calon pengantin saya secantik mungkin yaa." ucap Kaisar pada pegawai salon


"Siap pak." jawabnya


"dan satu lagi. jangan lupa ini di pasang dimahkota indahnya." ujar nya lagi. yang di jawab anggukan oleh Pegawai.


Aya pun di bawa masuk dan mulai dirias dengan sedikit riasan wajah. hanya menambah perona pipi dan juga kelopak matanya saja. karena kulit Aya sudah pitih walau tak berhias pun Aya sudah cantik.


15 menit sudah berlalu.


Aya sudah selesei dengan urusanya. lalu Aya pun segera berdiri dan melihat penampilan dirinya.



"tidak begitu jelek." gumamnya


Aya keluar dan mendapati Kaisar tengah mengotak atik ponselnya.


Aya berdiri di depan Kaisar. Kaisar segera mengalihkan tatapannya dari ponsel. lalu mendongak menatap Aya


Kaisar tersenyum bahagia. "kau sangat lebih cantik dengan riasan bunga ini sayang." ujar Kaisar.


"Terimakasih.." jawabnya malu malu.


Mereka segera pergi dari salon dan segera melangkah menuju mobil yang sudah terparkir rapi di sana. Namun setelah urusan pembayaran selesei.


Kaisar membukakan pintu untuk Aya. "Silakan masuk tuan putri. " ujar Kaisar mpersilahlan Aya untuk masuk ke mobil.


Kaisar segera melangkah memutari mobilnya dan segera masuk.


Setelah beberapa saat Kaisar segera menyalakan mesin mobil. namun sebelumnya Kaisar memasang Seatbelt terlebih dahulu.


...***...


"Ini.. bukankah ini acara makan malam?" tanya Aya.

__ADS_1


__ADS_2