
...**...
Setelah menyiapkan sarapan nasi goreng udang. Aya segera mandi karena harus menjenguk abangnya
"Ay..",
" hemm.. " jawabnya
"Hari ini kita kerumah sakit bareng ya. bang Kenan sudah di pindah di rumah sakit kita." ucapn Kaisar
Aya mengangguk. terlihat ada kebinanaran di mata dengan bola mata coklatnya.
"Ihhh.. menggemaskan sekali sihh kau Ay." kata Kaisar. sambil menangkup pipi Aya.
"Stop.. Aya, mau ganti baju dulu." pamitnya dan langsung berlari.
Kaisar pun melepaskan Aya dari cengkraman nya. dan sekarang duduk di sendiri di meja makan.
...***...
Kenan tengah terduduk sambil memainkan ponselnya.
Hanya chatt dari Aya dan teman kantornya. untuk saat ini Kenan belum ada teman dekat wanita. Kenan memutuskan untuk tidak berhubungan dulu dengan wanita
Kenan melihat bocah kecil masuk dengan mengintip luar ruangan.
Kenan memandang geli bocah itu. membayangkan dirinya waktu kecil. persis seperti bocah yang ada di depannya. waktu itu Kenan tidak sengaja injak kaki Aya waktu masih bayi.
OWEEEEKKKK....
Aya, langsung menangis mungkin kaget atau sakit saat kakinya ada yang menginjak. Kenan segera lari ketakutan dan bersembunyi seperti bocah itu
Ssttt... Sstttt...
Bocah itu seketika menegang dan berdiri tegap. membalikkan badanya dan menatap Kenan yang tengah menatapnya.
Bocah itu tersenyum dengan memperlihatkan gigi putihnya yang masih rapi
Kenan mengangkat dagunya seolah bertanya "Ada apa?"
Bocah itu menatap bungah saat melihat wayah Kenan tidak menampakkan kemarahanya saat ruanganya dirinya masuki
Bocah itu melangkah kearah Kenan yang masih duduk terpaku akan kelakuan bocah itu.
"Om diam saja.. Jangan berteriak. Rafa bukan orang jahat kok." ucapnya
Ntah kenapa mendengar bocah itu bicara seperti orang dewasa. Membuat Kenan ingin tertawa. ucapanya seperti orang dewasa.
"Kalo Rafa bukan orang jahat. lalu mengapa Rafa masuk kamar om tanpa izin.?" tanya Kenan
"Rafa tidak mau pulang. Rafa pingin disini saja" jawabnya
__ADS_1
"memang kenapa? di rumah kan malah lebih nyaman ada mama dan papanya." ujar Kenan
Rafa menggeleng.
"Di rumah Rafa, ada om Rafa yang jahat. Rafa tidak mau di sakiti lagi." jawabnya
"Di sakiti bagaimana?"
Rafa langsung menunjukkan punggungnya bekas luka yang masih belum mengering itu.
Hati Kenan teriris melihat pemandangan di depannya. "i.. itu kenapa?" tanya Kaisar gugup
"Kemarin di pukul omnya Rafa. sampai berdarah darah dan Rafa harus di bawa kesini." jawabnya. dan sekarang bocah itu sudah duduk di ranjang milik Kenan.
"mungkin om nya Rafa lagi kesel. karena Rafa nakal" kata Kenan
"Rafa tidak nakal. omnya Rafa sedang berteriak teriak sama kakek. lalu langsung memukul Rafa gitu." jawabnya
Kenan mengulurkan tangannya. lalu mengelus rambut Rafa yang hitam legam itu. Melihat wajah Rafa mengingatkan dirinya pada Seorang. namun Kenan lupa siapa orang itu.
"Rafa... " teriakan seorang wanita yang menyebut nama Rafa.
Rafa langsung turun dan bersembunyi di sebelah nakas yang ada di samping Kenan.
Ceklekkk..
pintu ruangan terbuka. dan terlihat seorang wanita yang memasuki ruanganya
"Bang.. abang sudah baikan?" tanya Aya
"Aya dari rumah bang Kenan." jawabnya
"Abang mau mak.... " ucapanya terpotong saat melihat ada tubuh kecil sedang meringkuk ketakutan.
"Siapa bang?" tanyanya Kenan hanya mengangkat bahunya pelan.
Aya segera berjongkok dan menghapiri bocah itu
"hai.. siapa namamu?" tanya Aya.
Bocah itu segera membalik dan melihat wanita yang ikut berjongkok bersamanya
"Tante baik.." panggilnya. lalu segera memeluk Aya.
"Rafa tidak mau pulang. Rafa mau tinggal disini saja." ucapnya dengan tubuh gemetar
"Kenapa Rafa tidak mau pulang. apa Rafa tidak kangen rumah?" tanyanya
"Rafa takut pulang kerumah. biar Rafa disini menemani om baik di sini yaa." mohonnya
Kenan hanya menatap obrolan mereka berdua. bagaimana bisa mereka saling mengenal.
__ADS_1
"Ay.. kau mengenalnya?" tanya, Kenan
Aya segera, mengangkat tubuh Rafa untuk duduk di brangkar milik Kenan.
Aya pun mulai menceritakan tentang Rafa. tentang pertemuan nya dengan Rafika. dan tentang Fahri yang sudah mencelakai Rafa.
"Bang.. apa mungkin Rafa itu anak bang Kenan?" tanya Aya
Kenan mengerutkan dahinya. tak paham apa yang diucapkan Aya.
"Pasti Rafika sudah memilki suami. dan itu adalah anak Rafika bersama suami barunya." jawabnya
Aya segera menyangkalnya. karena Rafika bilang setelah perpisahan dengan Kenan. Rafika enggan untuk menikah lagi. takut dirinya tak bisa setia seperti yang sudah dia lakukan pada Kenan.
"Rafa... "
Nama Rafa kembali diteriakkan oleh seorang wanita
Ceklekk..
Pintu terbuka dan Rafika yang terlihat pertama kali. Melihat dari CCTV yang terpasang tadi. Rafa masuk ruangan ini.
"Rafika.." gumam Kenan
"Ken.. maaf dia sudah mengganggumu kamu." ucap Rafika lalu segera mengangkat tubuh Rafa.
ada perasaan tidak rela saat Rafika mengambil paksa Rafa dari dekatnya
"Rafika tunggu.." teriak Kaisar
Rafika menghentikan langkah nya. lalu berbalik dan menatap Kenan.
"Katakan.. apa Rafa itu putraku?" tanyanya
Rafika diam sambil menggeleng.
"Aku tidak tau Ken.." jawabnya
"bagaimana kau tidak tau. Rafa itu anak siapa?" tanya Kenan kesal
Rafika pun menjelaskan tentang hadirnya Rafa di rahimnya. Semua itu setelah perpisahannya dengan Kenan.
"Aku ingin melakukan tes DNA pada Rafa. jika sampai terbukti jika Rafa adalah anakku. Aku tidak ingin Rafa hidup dengan kalian yang sudah membuat Rafa terluka." ucapnya.
'Apa yang dikatakan Kenan itu memang benar. jika Rafa tumbuh di keluarga yang tidak baik baik saja. Setiap hari mendengar keributan ibunya dengan dirinya terkadang Ayahnya dengan Fahri. tapi untuk menyerahkan buah hatinya yang selama ini di rawat dengan kasih sayang nya. rasanya tidak sanggup.'
"Aku mohon Ken.. jangan lakukan itu. Rafa adalah putraku. Rafa anakku yang aku lahirkan dengan cucuran keringat. dan aku sangat menyayanginya" ucap Rafika penuh permohonan.
"Aku hanya ingin tau Rafa anak ku bukan. dan jika benar Rafa adalah anakku. maka aku wajib memberi kehidupan yang layak buat Rafa. " jawabnya.
setelah terjadi perdebatan antara Rafika dan juga Kenan. akhirnya mereka sepakat untuk melakukan tes DNA. karena Rafika tidak akan menghalangi Rafa untuk mengenal ayah kandungnya.
__ADS_1
...***...
"Aku titip Rafa Mira.. Ku harap kau bisa menjaganya dengan kasih sayang"