ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)

ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)
Melacak Sosial Media


__ADS_3

Saat ini Kenan tengah berada di proyek.


"ken.. bagaimana keadaan Aya?" tanya Fahira.


"Aya hidup di asrama. aku senang Dia bisa ceria kembali." jawabnya


"bagaimana dengan ayahmu Ra?" tanya Kenan. waktu itu Kenan dengar kabar jika ayahnya Fahira kena peluru. dan harus di oprasi karena sangat kritis keadaanya.


"Ayahku sudah baik.. beliau sekarang sudah mulai dengan pekerjaanya." jawabnya


"syukurlah.. maaf ya Ra , aku tidak bisa menjenguk" ucap Kenan


"iya nggak apa apa.. aku juga denger kalau kamu sudah cerai dengan istrimu, apa kesalahanya tidak bisa di maafkan Ken?" tanya Fahira lagi


"kalo soal itu.. sebaiknya kau tak usah tau terlalu jauh. kita memang bersahabat. tapi tidak seharusnya kau tau semua urusan aku dan mantan istriku. jadi maaf yaa aku tak bisa cerita." ucap Kenan


"ohh.. iya. maafin aku.. tak seharusnya aku juga ikut campur" sahut Fahira.


Mereka segera pergi meninggalkan lokasi. karena sudah selesei semua pengecekannya.


...**...


Di tempat yang beda


"Dari mana kamu Fika? jam segini baru pulang." tanya papa Rafika


"Rafika dari rumah mas Kenan pa.. Rafika mau minta maaf sama mas Kenan." jawabnya


hehmmm.. "pria mana yang mau kembali sama wanita tukang selingkuh. di kasih suami yang baik di duakan. itu akibatnya jika tidak bisa menerima kebaikan suami. nyesel kann?" cibir papanya. jujur Papa Rafika sangat kecewa pada putri sulung nya. yang sudah menyia nyiakan suami sebaik Kenan .


"sudah lah pa.. jangan terus salahin Rafika. toh ini juga kesalahan Kenan. kenapa Rafika bisa nyleweng kalo bukan karena kurang perhatiannya Kenan pada Rafika." sela mama Rafika.


"belain aja terus itu putri mu." sahut papanya dan langsung beranjak dari duduknya. meninggalkan istri dan anaknya.


"kau ini bodoh Fika.. masih mau mengemis cinta pada Kenan. dia sudah menceraikan kamu." ujar mamanya


"ma.. Fika tu sebenarnya sangat mencintai mas Kenan. ini semuanya salah Fika. Fika yang tidak pernah memperlakukan keluarga mas Kenan dengan baik." jawabnya


"Sekarang kau menyalahkan dirimu sendiri? kemarin kemarin kau selalu menyalahkan Kenan. bahkan saat Kenan menceraikan kamu. kamu diam saja. dan kamu masih bersikekeh jika tak cinta lagi sama Kenan. apa maksudmu? " tanya mama Rafika


"maahh.. ", panggil Adek Rafika. yang bernama Fahri.


" Ada apa Rii?" tanya Mamanya


"minta duit untuk beli bensin." ucapnya.


"duit lagi duit lagi.. minta tuu sama kakakmu." jawabnya. lalu segera meninggalkan kedua anaknya


"kak.. " panggilnya.


"keuangan kakak sudah menipis. kakak belum dapat pekerjaan." jawabnya


"yahh.. coba kakak tidak cerai dari kak Kenan. pasti kehidupan Fahri tidak seperti ini.", gerutunya. Fahri pun segera masuk ke rumah mencari mamanya.


Rafika menghala nafas kasarnya. lalu ikut masuk ke kamarnya sendiri.

__ADS_1


Rafika segera mengambil ponselnya. dan segera mengetikkan sesuatu ke kontak Ajeng.


" Jeng.. ada lowker nggak di kantormu? " tanya Rafika.


send...


Rafika segera melepas pakaiannya untuk mandi. Rafika berdiri di depan cermin.


"kok perutku terlihat membuncit sihh.." batinnya.


Rafika mengamati kembali perutnya. lalu mengingat ingat taggl datang bulannya.


"ASTAGAA... " gumamnya. "Aku sudah lama tidak mendapat kan tamu bulanan." ucapnya lirih.


"Aku pisah ranjang dari Kenan sudah hampir 2 bulan. dan terahir aku berhubungan dengan Gilang sudah hampir 3 minggu. dan sebelumnya aku juga belum datang bulan. SIAALL... ini anak Gilang." gumamnya. Perkiraan Rafika dirinya hamil anak Kenan.


Nasi telah menjadi bubur. tak bisa berbuat apapun. kenyataan dirinya hamil anak Gilang. jika anak Kenan sudah pasti Kenan mau merawatnya.


"Kenapa keadaan ini malah makin runyam kayak gini sihh..." rutuknya


Ting...


Rafika segera mengambil ponselnya. setelah terdengar deringan notif masuk.


Ajeng..


( Ada Fik.. tapi di bagian marketing. )


Rafika berfikir sebentar. "kalo di bagian marketing. tentunya aku akan sering di lapangan. pasti akan nyiksa banget. apalagi dalam keadaan hamil." Gumamnya sangat lirih.


"ok Jeng.. akan aku pertimbangkan dulu." send...


Rafika mengubungi beberapa temanya. kali aja masih ada pekerjaan yang lebih bagus.


Semua temanya memberi kabar. jika lowker nya begitu berat.


"aku harus, kerja apaa? " tanyanya.


Derrtt... Dertttt...


ponselnya berdering.


"Mas Kenan.." lirihnya


Rafika segera mengangkat panggilan dari Kenan.


"Selamat malam mas Kenan.." sapa Rafika


"Malam juga Fik.. tadi dari rumah yaa?" tanya nya


"iya mas.." jawabnya


"apa masih ada yang tertinggal. biar aku antar besok." tawar Kenan


"tidak mas.. aku.. aku.. hanya kangen sama kamu." jawabnya

__ADS_1


Diam sesaat.. tidak ada lagi obrolan.


Rafika menunggu jawaban dari Kenan tentang perasaan nya. namun Kenan tetap Diam.


"Mas.. halo mas..." panggil Rafika.


Rafika segera ngecek ponselnya. "pantas... Batrenya lowbet." ucapnya


...***...


Kaisar tengah sibuk melacak IG milik Aya.


sudah selama 3 bulan. semenjak Aya pergi, Kaisar di buat kelabakan.


Berusaha mencari sosial media milik Athaya. Setiap ada pertemanan yang adeknya follow, Kaisar segera melacaknya.


"Ketemu.." girangnya.


Namun setelah di cek terahir aktif, sudah sangat lama. lebih dari 3 bulan Aya tidak menggunakan apk peachnya.


Kaisar menatap foto Aya bersama Amanda dan juga pria yang Kaisar tuduh pria yang membayar Aya


Kaisar memberanikan mengirim pesan IGnya


"maafin kak Kai, Ay.. Kak Kai udah salah sangka sama kamu." send terkirim di pesan IG


Kaisar segera menutup kembali IGnya berharap Aya segera aktif lagi di IG. agar bisa membuka pesan nya.


Kaisar segera berkemas karena jam prakteknya sudah habis.


"Dokter Kaisar.." panggil Widya. Kaisar segera menghentikan langkahnya dan menoleh ke sumber suara yang sudah memanggilnya.


Tak sengaja Kaisar menangkap dua sosok manusia yang sangat di kenal.


"Aliena... Ferdi.." gumamnya. Kaisar melihat perut buncit Aliena. "seharusnya.. aku yang bersamamu Al.. bukan pria brengsek yang selalu ganti ganti pasangan seperti Ferdi." batinnya.


"pak.. ini ada undangan dari dokter Dewi." ucap Widya sembari mengangsurkan kartu undangannya.


"Terimakasih.." ucap Kaisar. lalu segera berbalik dan segera pulang.


Sebenarnya masih sakit saat menyaksikan Aliena dan Ferdi. tapi Kaisar menutup kembali dengan kenangan buruk Aliena.


"Jodoh itu cerminan diri. mungkin Ferdi memang pantas buat Aliena. karena mereka sama sama pemburu kepuasan." batin Kaisar. terdengar kasar memang umpatan Kaisar terhadap mereka berdua.


"mungkin ini juga teguran dari Tuhan. karena sudah melukai seorang gadis baik baik. yang di tuduh sebagai wanita murahan." gumamnya.


Kaisar segera menyalakan mesin mobilnya. sore ini Kaisar akan pulang kerumah. siapa tau Amanda sudah mau baikan sama diri nya. dan mau mengasih info tentang Athaya yang sekarang.


Kaisar segera melajukan mobilnya dan mulai berbaur di jalan raya bersama mobil mobil lainnya


30 Menit kemudian.


Kaisar sudah berada di depan rumah keluarganya. lalu menoleh memandang rumah kontrakan yang ada depan rumahnya.


Kaisar melihat Aya melambaikan tangan untuk nya. Kaisar tersenyum.. "Mulai halu.." gumamnya.

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2