ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)

ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)
Teman Lama


__ADS_3

Kaisar segera keluar dari mobilnya. dan melangkah masuk ke rumah orang tuanya.


"ma.." panggilnya. saat melihat mamanya sedang duduk di taman belakang bersama Amanda


"Kai.. syukurlah kau mau pulang nak." ucap Adelia


Kaisar segera memeluk sang mama. "maafin Kai ma.. Kai sudah meninggalkan mana. dan Kau nyaman hidup sendiri di apartemen." jawabnya


"tidak apa apa sayang.. ayo duduk.. mama akan masak makanan kesukaanmu." ucap Adelia


Kaisar jadi rindu nasi goreng buatan Aya yang super pedas. walau bikin kapok tapi emang nagih. Kaisar jadi menyukai pedas.


"Mama.. buatin Kai nasi goreng udang yang pedas yaa.." ucap Kaisar


"minta tuu sama Ayang kak Kai." cibir Amanda.


Kaisar segera menoleh mandang adeknya.


"Sepertinya kau sudah melupakan persahabatan mu dengan gadis jelek itu." ujar Kaisar pada adeknya.


"berhenti kaka menyebut Aya gadis jelek. kakak tuu yang katarak. tidak bisa, lihat mana cantik alami dan polesan." cerocos Amanda.


Kaisar diam.. mencerna setiap ucapan yang keluar dari mulut adeknya.


"ohh iya kak.. kemarin aku ke mall sama mama. aku melihat Alien berjalan sama lelaki lain. dengan perut yang sudah BUNCIT" ucap Amanda yang menajamkan kalimat Buncit nya


Kaisar terdiam. Selama ini Kaisar masih merahasiakan hubungannya dengan Alien yang sudah tidak bisa di lanjut.


"Kakak masih mencinta Aliens itu yaa?" tanya Amanda lagi.


Kaisar tetap Diam. lalu menatap Amanda, "kakak boleh tanya sesuatu sama kamu?" tanya Kaisar


"Tanya apaa?" tanyanya


"Menurutmu.. kakak cocok nggak sama A..." ucapnya. namun sebelum selesei menyebut namanya dengan sempurna Amanda sudah langsung memotong.


"Jangan pernah kakak jadikan Aya pelampiasan kakak.. Athaya itu gadis baik baik kak.. jadi Manda minta sama kakak.. jangan pernah berharap Aya akan menerima kakak." ucap Amanda dengan kesal.


"heii tunggu.. mau kemana.. kaka belum selesei ngomong." cegah Kaisar. dan langsung menangkap pergelangan tangan adeknya.


"Tidak perlu.. Manda tau apa yang kakak inginkan dari Manda. selama ini kaka sudah menutup hati kakak untuk Aya. giliran di tinggal baru sadar.. jika ada hati yang sangat tulus mencintai kakak.. begituuu?" ujar Amanda. lalu segera melepas tangan kakaknya dari pergelangan nya.


"Dek.. tolong kakak.. kakak hanya ingin minta maaf saja sama Aya. tolong kasih nomer ponsel Aya ke kakak yaa.." mohon Kaisar


"EGP.. derita lo itu kak.." Amanda segera pergi meninggalkan Kakaknya yang sangat arrogant plus keras kepala.


"Siall.. ternyata Manda masih marah." umpatnya


"Kai.. ayo makan dulu.. Mama udah siapin nasi goreng kesukaan kamu.", tegur sang mama.


" Ehh iya ma.. Kai sampai lupa." jawabnya


Bagaimanapun Adelia tetap seorang ibu. tidak mungkin akan meninggalkan ataupun marah pada anaknya.


Kaisar sudah duduk di ruang makan dengan di temani Adelia.


"Kai.. mama boleh tanya sesuatuu?" tanya nya agak ragu


Kaisar memandang mamanya. lalu mengangguk.


"Aliena.. ", ucapnya terpotong.. hawatir anaknya akan terkejut jika Adelia cerita


" Kaisar sudah menyudahi hubungan dengan Aliena ma.." jawabnya


"Maafin mama.. mama tidak bermaksud membuka lukamu kembali." ucap Adelia

__ADS_1


"tidak apa apa ma.. Aliena sudah menikah dengan sahabat Kaisar.. Kai sudah rela ma.. mungkin Aliena bukan jodoh Kai.." jelasnya


"Menikah dengan sahabatmu.. siapaa?" tanyanya


"Ferdi ma.. yang waktu itu kesini." jawabnya


"Tapi yang mama lihat. pria itu bukan Ferdi nak.. seperti keturunan Tionghoa." sambung Adelia


Kaisar mengernyitkan keningnya.. "mungkin dia saudara atau adiknya ma.." jawabnya


"ohh gitu yaa.. tapi kok mesra banget yaa" gumamnya


"Ma.. sudah tidak usah mikirin wanita itu." ucap Kaisar.


Kaisar segera menyantap nasi gorengnya. "ma.. nasi goreng ini mama yang bikin?" tanyanya


"Iya.. enak kann?" tanyanya


Kaisar mengangguk. pikirannya kembali pada Athaya yang dulu Kaisar usir. karena sudah lancang masuk kamarnya tanpa seijin Kaisar.


"kenapa nak?" tanya Adelia


"Tidak mam.." jawabnya.


"Mama dapat resep itu dari Aya.." ucap sang mama


Deggg.. entah kenapa hati Kaisar langsung berdebar saat mendengar nama Aya di sebut.


Kaisar segera menyudahi makanannya.


"Sudah habis.. kau lapar sekali nak." ucap sang mama


"hehe.. iya mam.. enak sekali nasi goreng buatan mama." jawabnya.


Dua hari kemudian


Kaisar sudah bersiap ke acara undangan dari rekan kerjanya.


Dewi Ayuni. Teman sekantor dan juga teman seangkatan kuliah dulu.


Kaisar mandang dirinya di depan cermin. menatap penampilannya. dirasa sudah cukup sempurna Kaisar segera menyemprotkan parfum. Setelah itu Kaisar segera memakai sepatunya.


Dua hari ini Kaisar menginap di rumah orang tuanya. Kaisar mencoba untuk berdamai dengan adeknya kembali. namun terasa sulit untuk bisa duduk berdua saja.


Amanda selalu menjauhinya.


klotak klotak klotak..


suara Sepatu milik Kaisar menggema di ruang tamu.


"mau kemana Kai?" tanya Efendy.


"Kai ada undangan pa.. teman Kai hari ini menikah" jawabnya


"Semoga dapat jodoh." oceh Manda


Kaisar melirik adeknya. heran sama adiknya. 'itu mendoakan atau mengejek sihh' batin Kaisar


Kaisar segera pergi sebelum adeknya tambah ngoceh. rasanya telinganya tambah panas saja.


Kaisar segera mengeluarkan mobilnya. dan segera melajukan dan berbaur dengan mobil mobil lainnya di jalan raya.


35 menit kemudian


Kaisar sudah sampai di gedung di mana Acara itu di selenggarakan.

__ADS_1


Kaisar melangkah dengan langkah tegaknya, memasuki gedung yang sudah di desain secara megah.


Kaisar mencari tempat duduk yang sepi. tak ingin berbaur dengan lain.


"Hai Kai.." sapa teman kuliahnya. Kaisar mengernyit kan keningnya. mencoba mengingat siapa gerangan orang yang sudah menghampirinya.


"kau lupa padaku? " tanyanya. Kaisar masih bingung..


"Haikal.. kau lupa?" tanyanya


"Ohh iyaa... apa kabar bro.." tanya Kaisar


mereka segera mengulurkan tangan mereka untuk berjabat tangan.


"kau praktek di mana bro?" tanya Haikal.


"Di rumah sakit mamaku." jawabnya


"Kau sendiri? " balik tanya Kaisar


"Di klinik Asrama Taruni" jawabnya


"Ohh.. Kau datang sendiri atau?" tanya Haikal


"Iya.. masih sendiri.." Kaisar menjawab malas. sangat sangat malas saat di tanya tentang pasangan.


"Udah hampir kepala 3. masih saja jomblo Bro." oceh Haikal.


Kaisar hanya menanggapi dengan senyum terpaksa.


🎤oh Tuhan berikan ku kesempatan sekali lagi


untuk mengungkapkan rasa


yang dulu ku pendam


apakah mungkin akan terungkap


uowoou Tuhan berikan ku kesempatan sekali lagi


untuk mengungkapkan rasa


yang dulu pernah ku pendam


apakah mungkin akan terungkap


oh tuhan. 🎤


Deggg..


jantung Kaisar kembali berdebar mendengar lirik lagi yang di bawakan oleh seorang wanita


Kaisar segera berdiri mencari suara itu.


"Kai.. mau kemana?" tanya Haikal. sembari memandang Langkah Kaisar


Kaisar tetap berjalan kearah wanita yang sedang berdiri dengan membawa mic.


"Aya.. kaulah itu Ay.." gumamnya. namun langkahnya terhenti saat melihat postur tubuh pemilik suara itu


"Tidak mungkin Aya memiliki tubuh tambun seperti itu. Tubuh Aya itu sangat kecil dan rambutnya juga sangat berbeda." gumamnya


Kaisar segera duduk di kursi yang kosong.


"Maaf ini kursi ku." ucap Seorang wanita

__ADS_1


__ADS_2