ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)

ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)
Ancaman


__ADS_3

...**...


"Ya Tuhan.. " pekik Aya saat melihat seorang wanita dengan tubuh begitu kurus. yang tidak terawat.


Aya segera mendekat dan menempelkan tanganya di kening wanita itu.


"Fatih, Dimas.. cepat bawa ibu ini kerumah sakit.", titah Aya.


Mereka segera, mengangkat tubuh wanita itu keluar ruangan.


Aya segera mengikuti dari belakang dengan langkah cepat.


...***...


" Ayah.. kenapa Aya begitu gelisah?" tanya Fahira yang dari tadi melihat Ayahnya hanya mengoyak atik ponselnya


"Tidak apa apa. sebentar Ayah keluar sebentar." ucap Herman. dan segera meraih kunci mobilnya. Fahira hanya menatap kepergian sang Ayah.


"Ayah kenal sihh.. apa yang Ayah sembunyikan dariku." batin Fahira


...**...


Herman sudah berada di markas bos besarnya Dia segera, masuk tanpa permisi.


"sebentar bro. tunggu dulu. si bos sedang wik wik jangan di ganggu." cegah Gajah.


"ini penting Jah. ini menyangkut bisnis kita" ujarnya.


"Apa yang penting", tanya Bos besarnya setelah selesei urusan percintaannya dengan wanita sewaaan.


" bos.. gudang produksi sudah di kuasai oleh polisi. dan sekarang semuanya sudah disita.' terang Herman.


BRAAKKK... "apa maksudmu Herman." tanya Bos besarnya yang sering di sebut bos Rocky


"Gudang yang ada di perbatasan itu sudah kena razia bos. dan ini buktinya." ujar Herman sambil menyerahkan bukti foto anak buah Herman. yang berhasil bersembunyi dari para polisi.


"Cari tau.. siapa yang sudah berani mengacaulan pekerjaanku. dan segera seret kesini." ujar Rocky


"Sepertinya Orang baru bos. karena polisi yang dulu sudah bungkam setelah di bayar dengan uang yang banyak." jawab Herman.


"Gajah.. cepat cari data komandan yang baru. aku butuh cepat." titah Rocky


Gajah segera pergi untuk mengambil laptopnya dan mulai mengakses internet. mencari daftar nama orang baru yang bertugas di kabupaten.


Dalam 5 menit. Daftar nama sebagai penanggung jawab oprasi langsung terpampang di sana.


"Bos.. ketemu." Gajah Berseru


**Darrel Kuswandi


kelahiran tahun xxxx


Alamat. ( sudah jelas)

__ADS_1


Athaya Dilara.


kelahiran tahun. xxxx


Alamat. ( sudah jelas)


Bimo Satria


kelahiran tahun xxxx


Alamat. ( sudah jelas**.)


"Kurang ajar.. masih pada bau kencur. culik mereka satu persatu. Terjunkan semuah anak buah." perintah Rocky.


...***...


"Bagaimana Kak Hai.? " tanya Aya. setelah 2 jam menunggu pasien yang sudah sangat memprihatinkan.


Haikal menggelengkan kepalanya.


"Kenapa kak Hai. apa yang terjadi dengan ibu itu?" tanya Aya lagi


"Ibu itu sangat lemah Dil. kami sudah berusaha memberi yang terbaik. tapi maaf nyawa ibu itu tidak bisa tertolong. " jawabnya.


"Apa..?? bagaimana ini." gumam Aya


"DOKTER.. DOKTER.. PASIEN ITU KEMBALI AKTIF LAGI DETAK JANTUNGNYA." teriak seorang perawat yang bernama Susan.


Wanita itu saat ini di bawa kerumah sakit Bhayangkara kota


"Sebentar Dil.. kakak periksa pasien lagi." pamitnya.


Haikal masuk dan melihat monitor itu yang memperlihatkan garis gelombangnya.


"Cepat segera pasang kembali infusnya." titah Haikal.


Setelah pemasangan selesei. Haikal kembali mengecek suhu tubuhnya. Sudah ada sedikit perubahan pada suhu tubuh pasiennya. mulai menghangat dan terlihat wajahnya tidak sepucat tadi.


"Dila. bersyukur lah.. Tuhan masih memberi kehidupan untuk wanita itu." ujar Haikal setelah berada di luar ruangan.


Aya bersyukur berkali kali.


"Kalo begitu. Dilla titip ibu itu kak Hai. kalo ada apa apa segera hubungi Dila." ucapnya.


"Siap komandan." jawabnya.


Aya segera pergi meninggalkan Haikal yang masih sibuk dengan pekerjaan.


...**...


"Dek.. Syukurlah.. akhirnya kau angkat juga ponsel abang." ujar Kenan. setelah semalam ini hawatir tidak bisa menghubungi adek tersayang. Kenan hawatir Aya akan mengalami hal buruk lagi.


"tenang saja bang.. Aya bisa jaga diri. musibah itu adalah peringkat buat Aya agar lebih waspada." jawabnya.

__ADS_1


"Oh iya.. bagaimana pekerjaan tadi Ay." tanya, Kenan


"Semua berjalan sesuai harapan kak. tapi... " jawabnya yang menggantung


" tapi apa Ay.?"


"Kak.. tadi Aya menemukan wanita paruh baya di gudang itu sepertinya dia di sekap sudah sangat lama.", jawabnya


"Terus bagaimana keadaanya Ay.?' tanya Kenan lagi


"saat ini ibu itu sedang dirawat dirumah sakit bhayangkara kak." jawabnya


"Semoga ibu itu selamat." ujar Kenan


"Aaminn"


Aya sengaja, membawa wanita itu di rumah sakit Bhayangkara yang jauh dari lokasi gudang. agar tidak tercium oleh orang yang sudah membuat penderitaan wanita itu.


Aya segera mandi. karena Badanya sangat begitu lengket.


PRANGG..


Suara kaca rumah yang di lempar dengan batu. hingga menimbulkan suara yang keras. Aya begitu kaget dan segera keluar.


Aya segera keluar untuk melihatnya.


"Kak Kaisar.. " gumam Aya. yang melihat Kaisar sedang ngos ngosan.


"Ay.. tadi. ada orang yang melemparkan ini." ujar Kaisar. sembari memperlihatkan Batu. Kaisar tadi berusaha mengejarnya


Aya segera mengambilnya dan membuka Kertas yang digunakan untuk membungkus batu itu.


......"Jangan berani lagi mengacaukan pekerjaanku. kalo tidak nyawamu yang akan menjadi jaminan kehidupanku."......


"Aya.. sebaiknya kau keluar saja dari anggota polisi. kak Kai tidak ingin kehilangan kamu lagi Ay." ujar Kaisar


"kak Kaisar. kenapa malam malam begini kesini.?" tanya Aya. smpanfangan mereka pun.


Dug.. dug.. dug.. Jantung keduanya berdegup begitu cepat.


"Sej..sejak tadi sore kakak sudah mengawasimu aku kan sudah bilang. jika aku akan mengawasimu dari jauh." jawab Kaisar.


Aya mengerutkan keningnya. "emang kakak tidak kerja?" tanya Aya


"kerja tetap. tapi kakak punya cara lain untuk mengawasimu." jawabnya


"Sudah malam kak.. Aya mau istirahat. kakak pulang gih.." usir Aya. agar suasana harinya tak sekacau ini.


"Aya.. kakak mohon jangan membuat kakak hawatir kamu keluar saja yaa.. kakak yang akan menghidupi kamu." ujar Kaisar


Aya, menghela nafas.


"Kak.. Aya sangat menyukai pekerjaan ini. jadi jangan meminta Aya untuk berhenti. Aya sudah bersusah payah untuk mendapatkan posisi ini kak. jadi tolong jangan patahkan yaa." mohon Aya.

__ADS_1


__ADS_2