
...***...
Kaisar segera memerintahkan sopir ambulance ke rumah Aya. berkat anak buahnya yang di tugaskan untuk mengikuti Aya. dengan memberi lok terkini sehingga Kaisar tidak kesulitan mencarinya
"Ay.. apa yang terjadi?" tanya Kaisar. setelah berada di rumah Kenan
"kak Kai.... bang Kenan, bang Kenan tak bisa minum minuman beralkohol kak.. Dia.. dia punya alergi hikss.." ujar Aya.
Kaisar segera menarik tubuh Aya untuk di tenangkan.
"Kamu tenang Ay.. bang Ken akan baik baik saja." ujarnya
"Cepat.. bantu bang Kenan kemobil." titah Kaisar pada anak buahnya
Mereka segera membawa Kenan kerumah sakit. Keadaan Kenan sudah kritis, nafasnya sudah melemah karena alergi minuman beralkohol.
Aya tidak henti hentinya menangis. belum siap jika harus kehilangan orang sangat di sayangi. Kenan yang tak pernah membentak, Kenan yang selalu menyayangi selayaknya ayah kandungnya sendiri.
Hikkzzz.. "tolong selamat abangku kak Kai.. tolong aku mohon..'" gumam Aya. saat berada di pelukan Kaisar.
"Kakak akan berusaha menolongnya. kau tenang ya, kau doakn semuanya akan baik baik saja." jawabnya.
...**...
Fahira mondar mandir memegang HP nya. berusaha menelpon Aya dan juga Kenan. Namun keduanya malah tidak aktif.
Fahira semakin panik. pasalnya 3 hari lagi adalah pernikahannya. Fahira tidak bisa jika harus kehilangan Kenan. selama ini Fahira sangat menyayangi Kenan. bahkan dirinya rela mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk perpisahan mereka.
"Ken.. kemana sihh kamu. kenapa tidak aktif nomernya" gumam Fahira.
"Ada apa nak?" tanya Larasati. dari tadi Larasati melihat kegelisahan putrinya.
"Kenan bu.. mas Kenan tak bisa di hubungi" ujarnya
"mungkin masih sibuk nak. kau tenang yaa." Jawabnya
"tenang gimana bu.. ini udah 2 hari Kenan tidak bisa di hubungi." kesalnya. lalu menatap ibunya.
__ADS_1
"mungkinkah Kenan akan meninggalkan Ira bu.. karena kasus ayah?" tanya Fahira
Larasati segera memeluk putrinya. "jika dia jodohmu. dia tidak akan menyangkut pautkan hubunganmu dengan kasus ayahmu. jika belum jodoh relakan saja nak." ujar Larasati.
Fahira segera menepis tangan ibunya. "apa apaan sihh bu.. Ira itu sangat menyayangi Kenan. jadi jangan pernah bicara sperti itu." kesal Fahira. lalu segera meninggalkan ibunya sendirian di taman.
Larasati hanya geleng kan kepala. "kenapa sifatmu seperti ayahmu nak. ayahmu yang selalu ingin menang sendiri seperti kamu." lirih nya. tak terasa cairan hangat itu mengalir di pipi yang sudah mulai mengerut.
...***...
"Ayah.." panggil Fahira
Saat ini Fahira sedang mengunjungi Herman di kantor polisi.
"Ada apa sayang.. anak Ayah kenapa kucel banget?" tanya nya
"Kenan menghilang yah.. semenjak ayah masuk penjara. Kenan tak bisa di hubungi" ucapnya manja pada ayahnya.
"Ponsel Ayah mana Ra. biar Ayah telpon anak buah ayah." ujarnya
"kenapa kau tak pernah bilang jika adeknya Kenan adalah polisi. tau begitu ayah segera mengantisipasi langkah kedepannya" ucap Herman kecewa
"Fahira tidak tau. jika ayah itu terlibat kasus besar. dan bahkan ayah juga yang membunuh kedua orang Kenan." balasnya
"Apa..??" Herman tidak percaya. jika kasus pembunuhan itu masih di proses. padahal dirinya sudah membayar mahal mulut mulut beberapa pihak yang ada di kota ini untuk bungkam.
"Kenapa?? ayah akan bilang tidak membunuh gitu. tapi semua bukti sudah ada di tangan Aya." ucap Fahira.
Herman diam terduduk lesu. "sudah pasti dirinya akan mendekam di penjara seumur hidup." batinnya.
"Ayah.. ayah kenapa pucat.?" tanya nya
"jika Ayah tidak bisa bebas. maafkan ayah nak. telah menghancurkan kebahagiaanmu." ujarnya
"Ayah.. jangan kawatir Kenan pasti kembali lagi ke Fahira. karena dia tak mungkin kembali pada istri nya yang penghianat itu." ucap Fahira percaya diri.
"oh iya ayah.. Sekarang ibu tinggal denganku." ujar Fahira
__ADS_1
"Hemmm.. apaa?" tanya nya lagi. "bagaimana bisa Larasati sudah bebas seharusnya dia sudah membusuk di gudang." batin nya
"Ibumu sudah balik. apa ibumu itu sudah tidak bahagia dengan selingkuhannya?"
"Ayah.. sudah deh,, jangan membohongi Fahira lagi. selama ini ayah kan yang mengurung ibu di gudang? "
"Tidak.. tidak nak. itu tidak benar."
"Sudah deh ayah.. Ira bukan anak kecil lagi yang bisa ayah bohongi."
...**...
"Aya.. bagaimana keadaan bang Ken?" tanya Amanda.
Amanda pagi tadi di beri tau oleh Kaisar. jika Kenan abangnya Fahira masuk rumah sakit
"masih kritis.. pasti bang Ken minum beralkohol itu sangat banyak." gumamnya
"sabar Ay.. semua pasti akan baik baik saja." jawabnya
"Bang Ken itu punya alergi minuman satu itu. apa bang Ken nggak mikirin aku ya "
"jangan begitu Aya.. mungkin bang Ken sangat frustasi sehingga nekat minum itu." jawabnya
*Aya masih ingat..*
👉Dulu Kenan pernah koma di rumah sakit. karena di tantang minum. waktu itu.. keluarga Kenan belum tau jika putranya memiliki alergi.
Kenan menghabiskan 3 gelas Wiski yang di sodorkan teman temanya. Hingga dirinya harus di rawat dirumah sakit selama 2 minggu karena kasus itu.
Semenjak itu Kenan tadak mau lagi menyentuh minuman itu.👈
Namun hari ini Kenan kembali minum. Aya melihat ada 2 botol minuman bir. di kamarnya yang tinggal separuh botol.
2 jam sudah Aya menunggu Kaisar memeriksa keadaan Kenan.
Aya semakin panik. karena beberapa perawat dan dokter yang di dalam belum menunjukkan keadaan Kenan yang sebenarnya.
__ADS_1