
...**...
"Ay.." panggilnya lagi.
Aya sudah berhenti dan duduk di bangku kantin.
Kaisar segera menggeser kursi untuk Aya. Aya memandang Kaisar geli. ingin sekali tertawa melihat wajah paniknya.
"Kau marah?" tanya Kaisar. dan hanya mendapat jawaban gelengan kepala Aya
"Tapi kenapa lari?" tanya nya
"Aku hanya nggak ingin melihat Aliena di sampingmu." jawabnya
"Maaf yaa.. aku udah berusaha mengusir. tapi dia ngak mau pergi. akhirnya aku terpaksa mendorong." ujar Kaisar
"Mungkin dia masih sangat mencintaimu kak." Aya menyahut ucapan Kaisar.
"Aku tidak mencintainya. Aku hanya mencintaimu Ay." ujarnya
"oh iya tadi malam mama telpon. katanya kangen sama kamu." ujarnya
Aya mengerutkan keningnya. "apa maksudnya? " tanya Aya nggak ngerti. karena sejauh ini hubungannya dengan Kaisar belum di ketahui banyak orang.
"Amanda cerita jika aku tengah dekat denganmu. jadi mama pikir kita selalu ketemu." jawab Kaisar
"Mbak.. bakso satu yaa." ujar Aya. "dua mbak.", tambah Kaisar.
" kenapa Ay..", tanya Kaisar. Kaisar melihat Aya tengah memendam sesuatu.
"Tidak Ada"
"Ceritalah.. mulai sekarang kita terbuka yaa.. ceritakan apapun masalah kita." ujar Kaisar.
"ini bukan masalah ku. tapi masalah bang Kenan." jawabnya
"Ada apa? apa terjadi sesuatu padanya."
Aya menggeleng. Aya pun mulai menceritakan keadaan abang nya saat ini. Dari yang di hianati istrinya hingga calon mertua yang membunuh kedua orang tuanya. di tambah kelicikan calon istri
"Mungkin emang belum jodoh. beruntung Tuhan telah membuka keburukan calon istrinya. Coba kalo mereka jadi menikah. pasti akan lebih sulit menerima untk bang Kenan." ujar Kaisar
__ADS_1
...***...
"Ken.." panggil Fahira.
"Apa yang terjadi padamu.?" setelah melihat keadaan Kenan dirumah sakit.
"Aku tidak apa apa.. aku ingin bicara sesuatu padamu Ra" ujar Kenan
"Tidak apa apa jika kamu ingin menunda pernikahan kita Ken. aku tau kau pasti belum Terima saat tau ayahku adalah seorang pembunuh. dan lebih parahnya orang tuamu lah yang jadi korban." ucap Fahira. lalu segera mendekat di ranjang Kenan.
"Tapi satu hal yang perlu kau tau Ken.. Aku sangat mencintai mu. sejak kita bergabung di satu perusahaan.", jawabnya
Kenan masih diam mendengar semua yang dirasakan Fahira
" Aku selalu cemburu saat kamu bercerita tentang kecantikan istrimu. keromantisan kalian berdua. aku sangat mencintaimu Ken.", ucap Fahira. Lalu memeluk Kenan.
"Ra.. lepaskan Ra.. ini dirumah sakit." ujar Kenan berusaha melepas kan pelukan Fahira
"Sebaiknya kau pulang Ra. ini sudah hampir jam 7 malam. nanti orang tuamu mencarimu." ujar Kenan.
"Aku masih mau disini. menemanimu Ken." jawanya
"Ya sudah.. aku pulang dulu. besok pagi aku kesini lagi." ujarnya
Kenan tidak menanggapinya. Jujur Kenan tidak tega jika harus mengatakan akan membatalkan pernikahannya. Namun Kenan sangat kecewa dan benci pada Fahira dan juga Herman ayah Fahira.
Setelah Fahira pergi. Kenan segera membaringkan kembali tubuhnya.
...***...
Ceklek..
"Ay.. kau masih disini?" tanya Kenan
"Iya Aya kan belum izin mau pulang kak." jawabnya
"Saya periksa dulu yaa keadaan bang Kenan." ucap Kaisar.
Kenan mengerutkan keningnya. "bang.. apa maksudnya?" batin Kenan. lalu memandang sang adek yang masih terlihat tegak dan datar dengan seragamnya.
"Maaf.. bang Kenan? apa maksudnya?" tanya Kenan terus terang
__ADS_1
Kaisar menghentikan aktifitasnya lalu memandang Aya dan Kenan bergantian.
"Bang.. ini dokter Kaisar adalah Kakak kandung Amanda" jawab Aya
"Oh" jawabnya. "Abang Kira kalian punya hubungan husus." tambahnya
"Hehe.. tidak bang.. kami hanya.. " " ohh iyaa... mungkin 2 hari lagi. bang Kenan sudah bisa di rawat jalan. karena semua organ yang ada di dalam baik baik saja, tidak ada yang perlu di hawatirkan." ujar Kaisar memotong ucapan Aya
"Saya tinggal dulu bang. biar perawat yang akan mengganti infusnya" ujar Kaisar. Yang hanya di angguki oleh Kenan dan juga Aya
"Dokter Kaisar ganteng ya Ay " ujar Kenan setelah Kaisar benar benar meninggalkan ruangannya
"Biasa sihh." jawabnya
"Oh iya Bang. tadi kak Fahira udah kesini?" tanyanya
"Iya.." jawabnya "Abang nggak tega ungkapin yang sebenarnya hati abang Ay." ucap Kenan
Ceklek..
pintu ruangan terbuka. dan terlihat lah wajah Mira yang membawa infus untuk menggantinya.
"Mir.. kenalin ini Aya adekku." ucap Kenan
"Aya.. ini adalah Amira teman SMA abang dulu." ucap Kenan lagi.
Amira dan Aya pun saling berkenalan. mereka ngobrol basa basi sedikit.
...**...
Kaisar mengantar Aya pulang kerumah Kenan. karena tak mungkin Aya akan pulang ke kampungnya dalam keadaan malam begini.
Walau Kaisar sudah menyewa bodyguard untuk Mengikuti Aya. Namun Kaisar tetap tidak bisa membiarkan Aya pulang sendiri
"Aya.." panggil Kaisar. Kaisar mengikuti Aya masuk kerumah Kenan.
Kaisar segera mengambil beludru dari kantongnanya.
"Ada apa kak.." tanyanya
"Aku sudah mantap dan sudah yakin pada diriku Ay.. aku tidak ingin berlama lama jauhan lagi dengamu. Aku ingin melihat wajahmu setiap hari. aku ingin selalu memeluk tubuhmu dalam keadaan ikatan cinta yang sah. Aku ingin kita bisa melengkapi kekurangan kekurangan kita. Aya Will you marry me.?"
__ADS_1