ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)

ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)
Tunangan


__ADS_3

...**...


Dengan langkah mantap dan percaya diri, Aya mulai memasuki kafe yang sudah jadi target oprasi.


Dari kejauhan Sudah ada Fatih dan juga Huda. mereka mengikuti dari jarak sekitar 5 meter.


Aya duduk di depan meja barista.


"mbak. mau pesan sesuatu? " tanya seorang waiters.


"Emm.. saya boleh masuk ke ruang VVIP mas? " tanya Aya


"mohon maaf.. ruangan itu sudah ada pemesannya mbak. kami tidak bisa sembarangan memasukkan kembali sebelum pemesan itu datang." ucap waiters.


"kenapaa? " tanya Aya


"Karena mereka hanya menginginkan tempat itu steril. tidak ingin ada bau bau yang menganggu mereka" jawabnya


"kira kira muat berapa orang?" tanya Aya lagi


"Muat nya sihh banyak. tapi biasanya mereka datang hanya 6 atau 4 itu saja" jawabnya


"kapan mereka akan datang? " tanya nya lagi. Waiters itu segera melihat jam tangannya


"Sekitar 45 menit lagi mbak. mbak.. sebaiknya jika ingin menggaet mereka lihat lihat dulu deh.. saya hawatir mbak akan terjebak." ucap Waiters lagi


Aya hanya tersenyum. sudah tentu mereka berfikir jika dirinya adalah wanita pengoda. kalo di lihat dari penampilannya Aya emang seperti wanita penggoda.


"tenang saja mas.. saya sudah banyak pengalaman." jawabnya santai.


Tiba tiba ada dua orang yang mulai masuk ke ruang VVIP dan pintu itu segera di tutup kembali.


Aya segera menyelinap memasuki ruangan itu dengan kewaspadaan dan pantauan dari beberapa timnya.


"Selamat malam Tuan Tuan.." sapa Aya. Setelah memasuki ruangan itu.


Dua pria itu segera mengalihkan pembicaraannya saat ada suara asing yang ikut masuk.


"Siapa yang menyuruh anda untuk masuk ruangan ini?" tanya seorang pria dengan badan tegapnya. kalo dilihat dari postur tubuhnya orang ini bukan dari kalangan orang biasa.


"Saya biduan baru di sini. saya yang akan menemani Tuan Tuan di sini sampai urusan Tuan Tuan selesai." jawabnya.


"Panggil manager ke sini.." titah orang itu.


"baik bos." jawab pria yang satunya


Aya segera duduk di samping pria yang di sebut bos.


"Apa Tuan mau minum?" tanya Aya. sembari membawa wine yang sudah ada di meja.


"jangan sentuh." ucap seorang pria yang baru saja masuk. dan di susul oleh menagar kafe


"Selamat malam Tuan.. maaf jika kedatangan anda terganggu" ucap manager


"Sejak kapan kau mempekerjakan wanita bodoh seperti ini? " tanya Seorang pria yang lebih muda dari yang tadi datang lebih awal.


"maaf. gadis ini yang akan menemani Tuan Tuan malam ini." jawabnya


Seorang Pria yang lebih muda itu langsung mencekal pergelangan Aya. "Saya ingatkan.. jangan coba coba menyentuh sesuatu milik kami di sini. " tegasnya sembari menatap manik Hitam milik Aya.


Aya membalas menatap pria yang ada di depanny.

__ADS_1


Tek.. Suara detakan dari jari pria membuyarkan lamunan Aya.


pria itu segera melepas tangan Aya "keluar dari ruangan ini sekarang juga. sebelum aku memakan dagingmu." ucapnya


Aya hanya melangkah menjauh agar mereka tidak curiga.


Beberapa saat kemudian seorang pria datang dengan di gandeng oleh dua wanita.


Mereka segera menyambut kedatangan pria itu. lalu memberi penghormatan nya.


Seorang pria yang datang lebih awal tadi segera mengeluarkan sesuatu dari kantongnya..


"bawa kesini." ucapnya.


Masuklah Satu orang lagi dengan membawa koper.


"Silah kan bos." ucapnya mempersilahkan bos nya untuk ngecek barangnya


"DORRR... JANGAN BERGERAK..." ucap Fatih dan juga Huda. di susul oleh Sandi dan Tama.


Mereka segera mengangkat tangannya.


Dengan gerakan cepat pemuda yang mencekram lengan Aya tadi. langsung meraih kopernya dan segera berlari.


Dorr...


Aya berhasil melumpuhkan pria itu.


Pria yang datang lebih awal itu segera memberi penyelamatan untuk meloloskan dirinya.


Brughh..


pukulan pria itu langsung mengenai Perut Fatih.


sedangkan Pria yang datang terahir dengan membawa kedua wanita itu segera di bawa keluar oleh Bimo.


"Bawa mereka.." titah Aya..


Mereka segera di bawa kekantor polisi beserta dengan buktinya.


Namun saat di tengah jalan mobil mereka di hadang oleh beberapa pria dengan tubuh tegapnya.


"lepaskan Dia.. " teriak Salah saru pria yang menunggu.


Aya mengingat suara itu.. suara itu jelas suara orang yang sudah membunuh orang tuanya.


Terjadilah baku hantam dari tim Aya dan anak buah gembong narkoba.


Aya pun ikut melawan mereka. selama di Akpol Aya juga mendapat ilmu bela diri.


mobil yang membawa tahanan itu berhasil lolos sampai kantor polisi. walau sudah berhasil lolos 2.


Beberapa pertolongan dari tim polisi segera datang. Mereka semua melarikan diri.


mereka pergi setelah membawa Bos besarnya.


sedangkan anak buah yang kena peluru tadi berhasil di bawa kekantor polisi untuk proses interogasi.


Walau belum berhasil menangkap Orang yang sudah membunuh orang tuanya. Namun Aya berhasil membekuk anak buahnya.


Sampai di kantor. Aya segera menelpon Dokter napi yang biasa menangani narapidana.

__ADS_1


Aya hanya kena pukulan di wajah. tidak begitu serius. masih bisa di kompres dengan air es


Aya melihat jam dinding yang ada di ruangannya. waktu sudah menunjukkan pukul 23.00. Aya segera mengeluarkan ponsel. ada panggilan tak terjawab sebanyak 3 kali dari abangnya.


Dan pesan dari abangnya.


"Ay.. besok harus datang kerumah kakak.. kakak akan bertunangan dengan Fahira."


Aya menghela nafas..


Aya merasa ada keraguan menerima Fahira sebagai kakak iparnya.


Fahira, memang cantik. namun entah kenapa perasaan Aya tidak sebahagia saat Kenan menikahi Rafika.


"Di usahakan datang bang." send..


Aya mengambil Arloji yang ada di laci. lalu segera menelpon seseorang.


Dalam deringan ketiga baru di angkat.


"Hallo nona maniss.." ucap seorang pria dari balik layar..


"Hentikan Fandi.. aku ada tugas untukmu.." ucapnya.


"Besok yaa aku kesitu.. kau menggangu kemesraan ku saja." jawab Fandi


"Iyaa.. besok ke kantorku. aku tunggu." ucap Aya


"Siapp manisku.." jawabnya


Aya segera menutup ponselnya. dan segera beberes untuk pulang.


Aya pulang dengan main motor. karena lebih nyaman dan lebih cepat


Seperti biasa tanpa sepengetahuan Aya. Aya selalu di ikuti oleh dua orang berpakaian serba hitam..


...***...


Pagi sudah tiba.


Aya segera bersiap untuk menghadiri acara pertunangan abangnya


kali ini Aya memakai jasa Taxi. karena perjalanan sedikit jauh. tidak ingin penampilanya rusak karena diterpa angin. dan akan menganggu orang yang melihatnya.


"Ke alamat ini ya pak." ucap Aya.


"Siap non." jawabnya.


Setelah sekitar 50 menit Aya sudah memasuki kota di mana abangnya tinggal.


Ciittt...


Mobil yang di tumpangi Aya tiba tiba ngerem mendadak.


"Ada apa pak? " tanya Aya


"Maaf non.. sepertinya ada yang tertabrak." jawabnya.


Aya segera turun dan melihat siapa yang sudah tertabrak.


"Pak.. cepat bawa kerumah sakit pak.." pinta Aya

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2