ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)

ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)
Keluarga Bahagia Kaisar


__ADS_3

...***...


Di tempat yang berbeda.


"Lepaskan aku... tolong lepaskan aku.. aku ingin melihat putriku.." teriak seorang wanita yang berada di tempat gelap dan juga lembab.


"untuk apa kau ingin lihat putrimu.. dia sudah bahagia.. dan sudah menganggapmu mati." ucap seorang laki laki


"Mas.. Tolong mas lepaskan aku.. aku ini masih istrimu. lepaskan aku mas.." mohon sang wanita.


"Aku tidak akan melepasmu. kau sudah berhianat padaku." ucapnya


"Sudah beribu ribu aku bilang.. aku tidak menghianatimu mas.. Dia itu saudaraku dari jauh.. ingin minta kerjaan.." ucap si wanita


"Dan aku tidak percaya itu Larasati.." ucapan lelaki yang di ketahui adalah suaminya.


Larasati sudah menjelaskan beribu ribu kali jika dirinya tidak berselingkuh. namun entah terbuat dari apa hati suaminya. tidak percaya dan bahkan masih selalu menyiksa. walau mengurungnya namun Suaminya itu masih sering minta di layani oleh Larasati.


Hermansyah..


Hermansyah adalah suami Larasati, ibu dari Fahira, Larasati sudah tak bisa melihat pitrinya sejak Fahira berusia 3 tahun.


Karena kesalahpahaman Larasati harus di kurung di ruangan gelap di gudang milik Hermansyah.


...***...


waktu menunjukan jam 6 Sore.


Aya segera bergegas untuk pulang. karena sudah berjanji akan menemani Fandi pergi di acara ulang tahun Teman Fandi


Aya tengah merapikan rambutnya. membiarkan rambutnya tergerai dengan bando bunga bunga kesukaan ya. Memang terkesan masih kekanakan saat Aya memakainya. namun itu hanya di pakai saat ada acara acara lain. dan saat dirumah.


Sudah lama tidak memakainya semenjak berada di asrama Aya tidak membawa nya. karena di sana rambut Aya harus dipotong pendek.


Aya mencari ikat rambut yang berwarna putih. pemberian mama nya sebelum meninggal. Nama Aya membelikan itu untuk hadiah ulang tahunnya.


"Di mana sihh.. kok nggak ketemu." gumam Aya.


Aya mencari di koper yang belum pernah di buka sama sekali. Namun tidak berhasil menemukannya.


Karena putus Ada Aya pun segera memakai bando yang lain.


Brummm.. Brummm..


Suara mobil Fandi sudah terdengar. Aya segera membuka pintu nya.


"Apa kau sudah siap nona? " tanya Fandi


"Sebentar. duduk dulu gih.. aku akan merapikan rambutku sebentar." ucapnya. Namun sebelum melangkah Fandi segera mencekal pergelangan tangan Aya..


"Tidak usah.. seperti ini kau sudah terlihat cantik kok." ujar Fandi


"Ishh.. apaan.. aku pingin ganti model sebentar." jawabnya


"Ya sudah.. terserah kamu saja Ay.. kau tak pernah menerima peneliaianku." ucap Fandi


"penilaianmu selalu salah Fan.." ucap Aya

__ADS_1


"Iya.. iya terserah kamu. " sahut Fandi


Aya segera masuk kembali untuk merapikan rambutnya. Namun setelah dilihat lihat memang benar.. jika seperti ini juga sudah bagus. hanya di tambah sedikit hiasan di bando nya.


10 menit kemudian.


"Taraa... " teriak Aya. setelah selesei berdandan


"Nah gitu dong.. sekali kali ikutin kataku. begitu kan terlihat lebih dewasa." ujarnya


"Memangnya selama ini kau selalu melihatku seperti anak kecil?" tanya Aya


"Tidak.. aku malah selalu melihatmu lebih dewasa dengan seragam polisimu." ucap Fandi


"Dan aku lebih menyukai saat kamu seperti anak bocah seperti ini. kan dikira kita kakak betadik." tambah Fandi


"Sudah yuk. kita berangkat." ajak Fandi


Mereka segera berangkat menggunakan mobil Fandi.


"Ay.. aku sedang jatuh cinta pada wanita. nanti kalo dia ada.. kau pura pura jadi pacarku yaa." ucap Fandi.


"Ogahh.. untuk apa?" tanya Aya


"Agar dia cemburu.. aku ingin tau sesungguhnya hatinya Ay.." jawabnya


"nggak mau Fan.. masak seorang polisi harus berbohong." ucap Aya


"Demi kebaikanku Ay.." sahut Fandi


"Masih lama kah Fan ini tempatnya? " tanya Aya


"Hehe.. di batas kota Ay.." jawabnya


"Ya Tuhann.. jauhhh amat sihh.. mending aku tadi nggak ikut." ujar Aya


"Sekali kali Ay nyenengin sahabatmu napa sihh?" kesal Fandi


"Iya iya.." jawab nya


1 jam kemudian


"Udah sampai Ay.. ayo turun." ajaknya.


Aya segera turun dan mengikuti langkah Fandi.


"Cepet dikit Ay.. jalanmu kayak siput aja." ujar Fandi. lalu segera meraih tangan Aya.


Aya berjalan dengan bergandengan tangan dengan Fandi memasuki gedung restoran. di mana undangan ulang tahun di adakan.


Saat melangkah Aya tidak sengaja mendengar suara lelaki yang sangat tidak asing di telinganya.


Aya melepas pegangan tangannya pada Fandi. menghentikan langkahnya sebentar dan menoleh ke asal suara tersebut.


Disana ada beberapa pria yang tengah bercanda ria bercampur dengan beberapa wanita.


Deggg...

__ADS_1


Aya melihat Kaisar tengah bercengkrama dengan seorang pria. Tertawanya sangat renyah seperti tiada beban.


Hati Aya begitu berbunga bunga bisa kembali melihat Kaisar. ingin sekali Aya mendekat dan mengatakan Rindu pada Kaisar.


Namun Aya kembali teringat akan janjinya. jika dirinya tak akan pernah lagi menemui atau mencari Kaisar.


"Itu papa di sana nak.." ujar seorang wanita yang baru saja masuk. dan menunjukkan jarinya di mana Kaisar berada.


"Ja.. jadi.. Aliena sudah benar benar menikah dengan kak Kai". batinnya


Hati Aya kembali terluka. luka yang sudah mulai tertutup kini kembali terbuka karena pemandangan yang dilihat.


Di sana Kaisar duduk berdampingan dengan seorang pria yang tidak Aya kenal.


" Ay.. ayo.. nungguin apa sihh kamu." Ferdi berseru memanggil Aya.


"I.. iya.." jawabnya.


Kaisar mendongak. telinganya seperti mendengar nama Ay.. entah itu Aya atau Ayu..


Kaisar segera menggelengkan kepalanya sambil tersenyum. " inikah Rindu yang tak pernah terobati.. hingga Halusinasi semakin menguasai." batin Kaisar.


"Ay.. kau tadi lihat apa.. kenapa wajahmu jadi jelek begitu..?" tanya Fandi


"Hemm apa.. apa yang kau bilang Fan?" tanya Aya


'Kalau kau itu sedang jelek wajahnya. lihatlah pipimu seperti kepiting di panggang yang menghitam." ujar Fandi


"Nggak lucu.." gumam Aya. lalu segera mendahului Fandi


Fandi hanya tertawa melihat tingkah Temannya


Sampai ditempat yang dituju. ternyata banyak teman teman yang sudah hadir.


"Wahh.. pacar baru nihh Fandi." ujar seorang cowok. mungkin teman Fandi


"Dia sepupuku.. awas jangan ada yang godain. entar di tem.." ucap Fandi segera dipotong oleh Aya tak ingin identitasnya di ketahui oleh teman Fandi.


"Kenalkan nama saya Athaya. biasa di panggil Aya." ujar Aya. sambil mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan teman teman Fandi


Setelah sesi perkenalan Aya segera mencari tempat duduk dan menjauh dari teman teman Fandi.


"Jadi kak Kai sudah menikah.. dan memiliki anak" batin Aya. keperihan itu kembali dirasa. rasanya sangat lebih sakit saat tau kenyataan jika Kaisar sudah memiliki buah cintanya bersama Aliena.


"Malam ini.. kita akan mendengarkan lagu yang dibawakan oleh sepupuku.. Athaya." ucap Fandi dengan suara kerasnya


"Apa siih Fandi.. menyebalkan.." gumam Aya.


...***...


"Aya.. itukah Aya yang selama ini ku tunggu. Atau aku mulai berhalusinasi lagi." gumam Kaisar saat berada di Toilet


Mendengar suara seorang pria yang menenangkan Aya.


"Menangislah Ay.."


...Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2