ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)

ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)
Donorin darah


__ADS_3

Kaisar segera berdiri meninggal Aya. "Ada apa sihh.." gumamnya


Aya pun segera membereskan sisa makananya. dan segera keluar untuk membuang sampah.


...***...


Kenan tengah berada di kantor.


sudah beberapa hari ini Kenan tidak melihat Fahira


Namun Kenan sangat lega karena tidak harus kontak mata dan suara dengannya. jujur Kenan masih kecewa padanya. beruntung jika Fahira tidak masuk kerja.


"Ken.. ke kantin yuk. lapar nihh." ujar Hadi teman Kenan.


"bentar ya Had. selesein 2 berkas lagi." jawabnya


"lama dong Ken. buruan tuk gue laper nih." rengek Hadi.


"Apaan sih Had. kayak anak kecil aja. sana ajak tu Tari" seloroh Kenan. risih rasayany jika ada pria yang berkata manja di depannya.


"Tari nya lagi di ajak keluar sama bos." jawabnya.


"Ohh iyaa.. ngomong ngomong si Fahira kemana. udah lo larang untuk kerja ya?" tanya Hadi


"Udah putus." jawabnya smbil tetap melanjutkan pekerjaan nya.


"Whattt...!!"


"apaan sih.. biasa aja kali" jawab Kenan


"bukankah kalian mau menikah. bahkan kau pernah bilang tgl 6 akan menikah. ini sudah lewat Ken.", ujar Hadi masih penasaran.


Kenan diam sesaat daripada di kepoin mulu, mending cepat cabut aja. " yok ah kekantin." ajak Kenan.


Kenan segera melangkah keluar dan di ikuti oleh Hadi. Kenan membuka pintu


"Ken.." panggil Mira yang sudah ada depan pintu ruangan. hampir saja jantung Kenan copot karena sangat kaget


"Hei Mir.. tumben kesini?" tanya Kenan.


Hadi hanya menatap dua orang di depannya. antara Kenan dan Mira. "busyeett.. ini orang. putus satu gandengan lagi dengan yang lebih bening." batin Hadi


"Aku bawain makan siang untkmu." jawabnya


"wahh kebetulan, aku juga belum makan. yuk." ajak Kenan pada Mira


"Di.. Lo sendiri aja yaa kekantinya" ujar Kenan.

__ADS_1


"serahhh.. " jawabnya. yang hanya di jawab ketawa oleh Kenan dan Mira. Hadi kesal hari ini ngga ada yang mau di ajak makan bersamanya. teman temannya sudah lebih dulu meninggalkan dirinya bersama pacarnya


Mira dan Kenan menuju Taman. untuk menikmati makan siang yang di bawa oleh Mira.


"Kau yang masak atau tante Yeti Mir.?" tanya Kenan


"Aku dong.."


"ohh iya Ken. Bunda ingin mengundang makan malam kamu." ujar Mira


"Oh yaa.. Sudah lama tidak melihat tante Yety. jadi kangen sama bakso goreng buatannya" jawab Kenan


"Bunda udah nggak jualan itu. semenjak kami pindah, ayah melarang bunda untuk jualan. karena gaji ayah sudah mencukupi untuk kebutuhan kami." jawabnya


Kenan hanya mengangguk sambil makan.


"Nak Kenan.. bisa tante bicara sebentar? " tanya seorang wanita yang datang tiba tiba


Kenan mendongak dan menatap wajah wanita paruh baya. "ini ibunya Fahira." gumamnya


"Iya tante.. ada apa?" tanyanya.


"bisakah kita ngobrol berdua saja" ujar Larasati sambil melirik Mira yang duduk di samping Kenan.


"Mir.. sebentar yaa.." pamit nya. Mira mengangguk sebagai jawabanya.


"tolongin apa Tan.?"


"Fahira.. Fahira beberapa hari ini tidak mau makan dan mengurung diri terus di kamar. tante tau putri tante ada salah sama nak Kenan. tapi tante mohon datangi Fahira nak. dia hanya menyebut namamu terus setiap membuka matanya." terang Larasati.


Hening..


"Tante atas nama keluarga tante minta maaf sudah membuat nak Kenan dan Aya harus kehilangan orang tua. Tante tidak tau jika Ayah Fahira yang tega membunuh orang tua Kenan." katanya lagi.


Kenan masih diam. belum ingin angkat bicara. Kenan masih benar benar kecewa pada Fahira. sampai Kenan memutuskan untuk tidak berhubungan dulu dengan yang namanya wanita.


"Nak Kenan.. jika masalah orang tua janganlah mengorbankan perasaan masing masing." tambahnya lagi


"Tante.. mohon maaf. bukan hanya itu saja saya kecewa pada putri tante. Saya kecewa karena putri tante yang udah memisahkan saya dari istri saya." ujar Kenan


"Fahira sudah membayar orang untuk menggangu keharmonisan rumah tangga saya. sehingga istri saya harus belok karena rayuan orang yang sudah putri tante bayar." jawabnya


"Dalam hal ini.. bukan kesalahan Fahira saja nak. jika saja istrimu setia dia tidak akan tergoda oleh siapapun. " jawabnya


"Betul yang tante bilang. tapi jika tidak ada orang ketiga dalam rumah tangga kami. kami pasti masih hidup bahagia." jawab Kenan.


...***...

__ADS_1


Aya keluar dari ruangan Kaisar.


Brughhh...


"Maaf mbak.. nggak sengaja." ucap wanita itu.


"Kak Fika.", gumam Aya


" A.. ya.."


"kak Fika apa kabar? " tanya Aya


"Kak Fika baik Ay.. gimana kabar kamu." tanya kemudian.


"Aya juga baik." jawabnya


"kamu.. kamu jadi polisi sekarang Ay.. selamat yaa" ucap Rafika


"Terimakasih kak." jawabnya


"Maafin kak Fika ya Ay.. dulu sering jahatin kamu."


"Iya kak.. Aya udah maafin kakak."


"Kak Fika ngapain dirumah sakit?" tanya Aya


"Anak kakak.. anak kaka kena bacok Fahri." jawabnya


"Anak.. kakak sudah punya anak?" tanya Aya


"Iya.. dan anak kaka sedang kritis. kakak sudah bolak balik cari darah dengan golongan yang sama dengan Rafa, tapi belum ketemu. " jawabnya.


"emangnya apa golongan darahnya kak'" tanya Aya


"B+.. "


"sama dengan darahku kak.. bagaimana jika aku donorin untuk anak kakak." jawab Aya.


"benar Ay.. terimakasih sekali lagi Ay.. kamu emang baik dari dulu." jawabnya


Mereka segera berjalan ke ruang rawat Rafa dan menemui dokternya.


"Aya.." gumam Kaisar saat melihat Aya berjalan beriringan dengan Ibunya Rafa.


"kak.. Aya mau donorin darah untuk anak nya kak Fika." ucapnya


...**...

__ADS_1


__ADS_2