
"Apa sihh Fandi.. menyebalkan." gumam Aya.
"Ayolah Ay.. sekali ini aja. nyumbang lagu untuk temanku." ucapnya
"Nggak ah Fan. aku lagi malas bernyanyi." jawabnya
"Pliss Ay.. sakaliii saja." tambah Fandi.
Sebenarnya Aya menolak karena suasana hatinya masih belum baik baik saja. namun karena Melihat wajah wajah teman Fandi sangat memohon ahirnya Aya pun mengangguk.
🎤kini ku tak tahu
bagaimana tuk satukanmu lagi
kamu telah korbankan
semua perasaan cintamu
Aya membawakan lagu penuh penghayatan. Di awal lagu sudah mulai teringat akan Kaisar.
Dari kejauhan ada seseorang yang sangat menikmati lagu yang di bawakan Aya
"Suara itu.. suara itu.. mengingatkan ku pada Aya." Batinnya.
"Kaisar.. kau kenapa?" tanya Alexa. teman wanita yang juga disini. yang hanya dapat jawaban geleng kepala dari Kaisar.
Kaisar kembali mendengarkan dengan penghayatan.
🎤namun ku sadari
dirinya memang untuk dirimu
ku rela melepasmu
untuk bersamanya.
Suara Aya semakin parau. Membayangkan Kemesraan Kaisar bersama Aliena. kehangatan keluarganya.
🎤maafkan aku yang tak mengerti
tentang dirimu dan dirinya
namun kini ku tahu
dirimu tak cinta aku oooh oooh 😢
🎤maafkan aku yang tak mengerti😢
tentang dirimu dan dirinya
namun kini ku tahu dirimu tak cinta aku
__ADS_1
Aya benar benar tak sanggup lagi menahan air matanya untuk tidak keluar.
Kaisar meninggalkan teman temannya untuk ke toilet. Kaisar ingin mendengarkan lebih jelas suara itu.
🎤maaf, maafkanlah diriku
ku tak mampu bila kau tak di sini
tanpamu lemah diri ini karena ku butuh kamu ðŸ˜ðŸ˜
"Aya.. kau kenapaa?" tanya Fandi yang merasa tidak enak.
"Hikzzz Fan.. Ak.. akuu tak bisa.." ucapnya mulai tidak jelas.
"Aya.. itukah Aya yang selama ini yang ku tunggu. Atau aku mulai berhalusinasi lagi." gumam Kaisar saat berada di Toilet
Mendengar suara seorang pria yang menenangkan Aya.
"Menangislah Ay.." Terdengar lagi suara itu.
"Ahh.. siall.." umpat Kaisar. lalu segera pergi meninggalkan toilet. dan segera menuju parkiran. Entah kenapa Kaisar merasa dirinya sangat di bayangi Aya. dari suaranya dan nama nama yang di sebut oleh orang lain.
"Ayoo ", ajak Fandi dan membawa Aya untuk meninggalkan panggungnya.
" Minum ini Aya.." ucap Fandi. sembari mengangsurkan air jus lemon.
Aya segera meneguknya. Aya kembali menangis, rasanya tidak sanggup lagi hidup dalam bayangan Kaisar.
"Kau kenapa Ay.. kau harus cerita padaku.'" ucap Fandi setelah mereka berada di dalam mobil.
Aya masih diam. bayangannya masih di anak kecil yang bersama Aliena. "Benarkah mereka sudah menikah?" tanya Aya dalam hati.
"kalo memang iyaa.. aku sangat tidak pantas cemburu. dia milik anak dan istrinya." batin Aya
...**...
Kaisar menuju pantai.
Kaisar segera keluar dari mobilnya. kakinya berjalan menuju batu batu yang sering untuk berfoto.
AAARGGGHHHH.... teriak Kaisar. Hanya dengan begini Suasana hatinya akan kembali tenang.
"Aya.. cukup lah kau menyiksa hatiku.. datanglah padaku Ay.." teriaknya lagi.
Kaisar melempar batu kerikil ketengah lautan. dirinya sangat merindu wanita yang dulu pernah di hina dan tuduh yang bukan bukan
...**...
"Apa kita ke pantai dulu Ay.." tanya Fandi
"Tidak usah Fan.. langsung pulang saja.. Aku besok harus kerja lagi." jawabnya
__ADS_1
"Baiklah.. kita langsung pulang." sahut Fandi
"Ay.. apa kau tengah merindukan seseorang?" tanya Fandi
Aya, menatap Fandi dalam.
Fandi pun memahami tatapan Aya. tatapan yang menjawab jika pertanyaanya itu benar.
"Siapa Ay?" tanya Fandi lagi
"Nanti saja aku ceritakan." jawab Aya.
"Baiklah kalo begitu.." ujar Fandi
1 jam kemudian..
Mereka telah sampai di depan rumah Aya.
"Duduk dulu Fan.. Aku buatkan Kopi dulu." ucap Aya mempersilahkan Fandi untuk duduk di teras rumahnya.
beberapa saat kemudian. Aya keluar dengan kopi 2 cangkir
"Maafi aku ya Fan.. telah merusak malam mu bersama teman temanmu." ujar Aya
"tidak masalah.. aku lebih tertarik dengan ceritamu ketimbang bersama dengan teman temanku." jawab Fandi
"Sepertinya tadi tidak ada pacarmu? " tanya Aya.
"Iya.. dia tidak hadir." jawabnya
"Apa mungkin Cinta mu bertepuk sebelah tangan ya Fan. seperti kisah cintaku saja." tanya Aya.
"Ohh.. tidaklah.. Aku melihat gelagatnya sepertinya dia juga mencintaiku." jawab Fandi
"Sekarang ceritakan kenapa kau tadi menangis. apa tadi ada yang membuatmu teringat akan sesuatu?" tanya Fandi
Aya menghela nafas sebentar. lalu memandang bunga bunga yang ada di depan rumahnya.
Aya mulai menceritakan dari awal dia ketemu Kaisar sampai dia di tuduh dan Aya harus pergi dan bersumpah tidak akan pernah mencarinya lagi.
"Sakit ya Ay..?" tanya Fandi
"Lebih sakit dari peluru nyasar Fan." jawabnya.
"Jika memang dia sudah menikah. jangan sampai kau menganggu rumah tangganya Ay.. karena itu tidak akan baik untuk masa depanmu." ucap Fandi
"Aku tidak ada niat untuk mengganggunya Fan. Aku cukup sadar diri, Aku bukanlah wanita yang dia impikan. aku tidak secantik wanita yang dia cintai." jawab Aya
...***...
"Larasati... jadi pemilik Arloji ini wanita yang bernama Larasati?" tanya Aya.
__ADS_1
...Bersambung...