
"kai.." panggil seorang wanita
Kaisar segera mengalihkan pandangannya saat ada yang memanggil namanya.
"Dia lagi.." lirihnya. Masih ada kebencian di hari Kaisar pada Aliena. wanita yang dengan tega sudah menghianatinya.
"Ada apa lagi kau kesini Al." tanya Kaisar
"Kok gitu sih..." jawabnya
"aku sibuk. jadi mohon kalau tidak begitu penting nggak usah nemuin aku." jawab Kaisar.
"Aku akan segera bercerai dengan Ferdi." sahutnya.
Kaisar segera menghentikan aktifitasnya, lalu menatap Aliena dan segera berdiri.
"Hemm..? "
"Ferdi berhianat padaku. dia sudah berselingkuh dariku." ucapnya
"Terus kenapa kau bercerita padaku tentang masalahmu?" tanya Kaisar
"Aku yakin Kai.. kau masih ada kan sedikit cintamu untukku. aku ingin kita mulai dari awal." jawabnya
"Al.. " panggilnya
Alina diam menatap wajah Kaisar. yang sekarang berada tepat di depan wajahnya.
"Kau tau.. jika aku sangat mencintaimu. Kau tau.. aku menolak wanita mana pun saat sedang berhubungan denganmu. itu karena aku ingin menjadi pria yang setia untuk wanitanya. aku tidak ingin menodai hubungan cinta kita dengan sebuah perbuatan yang akan membuat penyesalan... tapi apa Al.. kau malah yang berhianat padaku. dan sejak saat itu rasa simpati, cinta dan sayangku ke kamu hilang begitu saja." jawabnya..
"Kai.. tak bisa kah kau memaafkanku?" tanyanya
"memaafkan mungkin bisa.. tapi jika di minta untuk kembali lagi padamu. maaf hatiku sudah ada yang isi." jawab Kaisar.
Alina terdiam mencerna ucapan yang terlontar dari bibir Kaisar.
Kaisar kembali duduk di kursinya. Namun Alina langsung memeluk Kaisar dari belakang.
"Kai.. beri aku satu kesempatan lagi.. aku mohon Kai." mohon Alina. "Aku masih mencitaimu."
__ADS_1
Ceklek.. pintu terbuka dari luar.
Kaisar tidak menyadarinya jika ada orang lain yang memperhatikan dirinya
"Kai Kai.." gumamnya.Aya urungkan kembali untuk masuk keruangan Kaisar.
Aya segera kembali ke ruang di mana Kenan di rawat
Tadi Kaisar menelpon Aya. karena Kenan sudah mulai bangun. dan keadaan mulai kembali baik. Kaisar berpesan untuk menemui lebih dulu di ruangannya
Namun melihat ada Alina dan mereka tengah berpelukan. hati Aya begitu sakit. Padahal tadi malam Kaisar meminta dirinya untuk selalu ada di sampingnya. namun apa.. sekarang Aya malah menyaksikan keduanya tengah berpelukan.
...**...
"Bang Ken.. abang ada masalah apa sihh? kenapa Abang jadi begini.?" tanya Aya
"Maafin abang ya Ay.. udah buat kamu kawatir. abang nggak ingin lakuin ini lagi. maafin abang." ucapnya
"abang cerita pada Aya. ada masalah apa?" tanyanya
Kenan mulai menceritakan tentang apa yang dilakukan Fahira. hanya Aya lah keluarga satu satunya yang dia miliki. jika Kenan terbuka. pasti adeknya juga akan terbuka saat ada masalah.
"Iya... Abang kecewa bangt sama Fahira Ay.. abang nggak ingin bertemu lagi dengannya. " ucap Kenan
"Abang harus bertemu. abang harus selesaikan masalah ini. kalo abang tidak menyelesaikan nya. maka kak Ira akan terus mencari abang." ucap Aya. sembari menyuapkan buah untuk Kenan.
"Abang jangan menggantung kak Ira yaa.. abang harus terus terang padanya." ujar Aya lagi.
Kenan mengangguk. yang dibilang adeknya itu benar. Harus menyelesaikan nya
"Ay.. maafin abang ya.." ucap Kenan. Aya segera memeluk Kenan.
Aya malah yang menangis di pelukan Kenan. Bukan karena Kenan yang menjadi lemah Aya menangis. namun karena pemandangan tadi saat di ruangan Kaisar.
"Hikzz..." tangis Aya
"Maafin abang. abang nggak ingin ulangi lagi..'"
Ceklek...
__ADS_1
pintu ruangan terbuka dari luar.
"Suster.." gumam Aya, lalu segera menghapus air matanya.
Suster Mira terdiam. "apakah ini calon istrinya nya Kenan?" batin Mira
"Silahkan Sus masuk. tolong periksa Abang saya yang sudah mulai nggak jelas ini." ucap Aya pada Mira
Mira hanya mengangguk dan tersenyum menanggapi ucapan Aya
"Tunggu.. sepertinya aku pernah melihatmu." ujar Kaisar.
Mira menoleh ke Aya. lalu kembali menatap Kenan.
"Abang.. udah deh jangan mulai lagi sok kenal." ujar Aya sambil mencubit pinggang Kenan.
"Bener dek.. abang ingat tahilalat nya itu mengingatkan abang pada teman abang." tambah Kenan
Mira tersenyum. " Aku Mira Ken.. aku teman kamu sewaktu SMA." jawabnya
"Benarkannn.." gumam Kenan.
Lalu terjadilah obrolan keduanya diruang rawat Kenan. karena merasa di abaikan Aya pun keluar.
...**...
"Al.. aku mohon jangan temuin aku lagi. biarkan aku hidup bahagia saat ini." ujar Kaisar. dari tadi Kaisar sudah berusaha mengusir Alina. namun wanita itu tidak mau meninggalkan Kaisar.
"Kai.. aku yakin kebahagiaanmu hanya bersamaku. aku yakin itu Kai..' ujar Alhena percaya diri.
" Jangan percaya diri kamu Al." dengan tidak memiliki simpati lagi. Kaisar pun mendorong Alina keluar dari ruangannya.
"Aya.. " Gumam Kaisar saat membuka pintu ada Aya yang berhenti di depan ruangan Kaisar.
Aya menatap Kaisar lalu beralih menatap Aliena. Alina segera bergelayut manja pada lengan Kaisar. Kaisar segera menepis tangan Aliena.
"Ay.. ", panggil Kaisar. dan melihat Aya berlari meninggalkan keduanya
...**...
__ADS_1