ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)

ATHAYA ( Mengejar Cinta Pria Arogant)
Bernesaraan


__ADS_3

Kaisar segera memasuki halaman rumahnya. dan segera memasukkan motornya ke dalam garasi.


...***...


Kenan tak bisa tidur. entah kenapa pikirannya ada di Rafika. 'ada apa dengan Rafika? kenapa aku malah memikirkan dia.' Kenan menatap jam dindingnya. waktu sudah menunjukkan pukul 02.30.10 detik.


Kenan memutuskan untuk segera pulang. karena semakin kesini bayangan Rafika semakin menari nari di otaknya


Kenan membuka pintu kamar adeknya. dan melihat betapa nynyaknya Aya. tak ingin mengganggu, Kenan segera pergi dan meninggalkan pesan lewat apk hijaunya. Pintu Kenan kunci dari luar karena Kenan membawa kunci cadangan.


Kenan segera menyalakan mesin mobilnya sesaat setelah berada di dalam mobil.


Kenan mengemudi dengan kecepatan tinggi. Fikirannya selalu berada di istri tercinta.


Dari lantai atas ada seseorang yang mengawasi Kenan. Mencoba tuk cuek namun dirinya tidak ingin Adek nya terpengaruh oleh kelakuan Athaya.


...**...


Rafika tengah tertidur.


Dirinya baru saja pulang sehabis dari tempat karaoke. Malam ini Rafika di undang Senja sahabatnya dalam acara ulang tahun..


karena tidak ada suaminya. Rafika pun setujuh dan menghadiri undangannya.


Bibir masih membekas senyuman. membayangkan saat dirinya tadi bertemu dengan Gilang. "Ternyata kau masih sama Gil. Kau masih tampan dan gagah. " gumamnya.


"Seandainya saja dulu kau pesan padaku untuk setia. akan ku lakukan. semua ini karena mu yang pergi dengan tiba tiba." ucap Rafika lirih


Rafika melihat ada kilatan cahaya mobil yang sedang memasuki pekarangan rumahnya


"Mas Kenan.. Malam malam begini dah sampai rumah." gumamnya.


Rafika segera membaringkan tubuhnya dan segera menutupi dengan selimut.


Ceklekk.. pintu kamar terbuka. Kenan menatap istrinya yang tengah tertidur. Kenan segera melepas pakaiannya. Setelah itu segera, memakai kaos rumahan. menyusul sang istri berbaring di sampingnya memeluk pinggangnya.


"Mas kangen banget sama kamu dek." bisik Kenan.


Kenan mencium aroma tidak enak di tubuh sang istri.


Dahinya berkerut. seperti bau alkohol dan aroma ini bukan aroma ruangan rumah. Seperti aroma campuran dari rokok minuman dan aroma yang beda.


"Siall.. kenapa sihh mas Kenan pulang sepagi ini. bukannya baru besok dia pulang" batin Rafika.


Kenan segera beranjak dari tempat tidurnya. dan segera mandi. mungkin bau itu bukan bau yang berasal dari istrinya. melainkan dari dirinya sendiri.


Rafika mendengar air kamar mandi menyala. Rafika pun segera bangun dan berganti pakaian. menyemprotkan sedikit parfum ke tubuhnya.

__ADS_1


Ceklek.. pintu kamar mandi terbuka. Rafika mengucek ngecek matanya.


"mas.. " panggilnya.


"Dek.. maaf mas mengganggu. mas baunya tidak enak. jadi mas memutuskan untuk mandi." ucapnya


"Kok malam malam gini dah pulang.? bukannya baru besok yaa? " tanya Rafika


"Mas sudah selesaikan pekerjaan mas. dan mas ingin segera pulang rindu sama istri mas." jawabnya. lalu mencium pipi istrinya.


"Besok mas cuty. mas mau ajak kamu dan Aya jalan jalan." ucap Kenan


"Iyaa. sudah lama aku tidak bertemu dengan Aya. gi mana kabarnya? " tanya Rafika


"Dek.. mas kan sudah bilang. jika mas keluar kota tolong tengok Aya. hanya kitalah keluarga Aya saat ini. jadi tolong berbaik lah pada Aya." mohon Kenan


"Iya mas.. Fika sering lupa kalo mau mengunjunginya." jawabnya


"Ya sudah.. ayo kita tidur mas sangat merindukan kamu. " ucap Kenan.


...*"*...


Athaya sudah bangun.


dan saat ini sudah mandi dan sarapan. hari ini Aya akan di ajak jalan jalan oleh abangnya. Aya meminta agar Kakak iparnya juga ikut serta. biar hubungan mereka semakin hangat.


Aya tidak tau kenapa istri abangnya itu tidak menyukainya. padahal Aya selalu nurut saja saat kakak iparnya itu menyuruh nyuruh.


"Kak Fika." panggil Aya.


"Hai Ay.. ayuk masuk kita akan jalan jalan." ajak Rafika


"Kita mau kemana kak? " tanya Aya


"Nggak tau nih abangmu." jawabnya


hati Aya begitu bahagia saat kakak iparnya sudah mau ngobrol dengan dirinya.


"Kita akan belanja. Aya pilih apapun yang Aya suka." ucap Kenan


"Tapi kak.. belanja apa? " tanya Aya


"Yaa kita akan beli pakaian atau sepatu gitu. sepatu Aya sudah tidak layak pakai." ucap Kenan. tadi malam Kenan melihat sepasang sepatu yang sering di pakai Aya. dan ternyata itu adalah hadiah ulang tahu dari Kenan 1 tahun lalu.


Tak terasa mereka sudah sampai di mall. Aya bergandeng tangan dengan Rafika.


"Ay. kamu jangan cerita saat mamaku marahin kamu waktu itu." bisik Rafika

__ADS_1


Aya menatap kakak iparnya lalu tersenyum. "tidak kak.. Aya tidak ingin melihat keluarga kakak berantakan lagi. jadi kak Fika tenang saja. Aya hanya ingin kita berhubungan baik seperti ini, Aya sudah sangat suka." jawabnya


"Baguss.. ayo kita kesana." ajak Rafika


Mereka pun segera melangkah ke deretan rak sepatu. "pilih mana yang kamu sukai Ay.." ucap Rafika. Aya segera mengangguk. lalu memilih sepatu yang akan di beli.


Mereka bertiga berjalan menyusuri rak rak sepatu dan juga sendal.


"Hai Ken." sapa seorang wanita


"Hai Fahira.. " balasnya. wanita itu adalah Fahira teman kantor Kenan.


"Wahh.. ngeborong niihh..? " tanya Fahira


"iyaa ngantar adek ku beli sepatu." jawabnya


"Ohh iya.. kenalkan ini Rafika istri ku. dan ini Athaya adikku satu satunya." ucap Kenan pada Fahira.


mereka pun saling menjabat tangan dan berasa basi sebentar. Dan Fahira segera pamit karena masih ada urusan.


...**...


Sore ini Aya. sudah sangat cantik dengan penampilan nya.


Tadi Amanda bilang jika kak Kai akan mengajak jalan sore. Tentu Kaisar mengajak Aya untuk menunjukkan sesuatu agar Aya berhenti untuk mengejarnya.


Aya berjalan dengan menenteng Menu makanan untuk Pacarnya. "Ini adalah nasi goreng telur panggang. kak Kai pasti suka. " gumamnya.


Aya segera keluar dan berjalan menuju gerbang rumah kediaman Efendy. Namun langkahnya terhenti saat melihat ada sosok wanita yang tak asing di mata Aya.


"Kak Aliena." pekiknya


Aya melihat Aliena masuk kerumah Kaisar dengan membawa papebag. dari kejauhan Aya melihat Aliena mencium bibir Kaisar


Perih rasany jika sore sore seperti ini di beri sajian yang sangat menggores. tak terasa air mata Aya mengalir tanpa di minta.


"mungkin yang di bilang bang Ken itu benar. jangan menjadi benalu di sebuah hubungan sepasang kekasih.' batin Aya


" Tapi kenapa.. aku begitu sulit melepas perasaan ini. tapi aku juga nggak sanggup jika harus menyaksikan kemesraan mereka." batin Aya


Amanda keluar dan melihat Aya hanya berdiri mematung di gerbang. lalu Amanda menatap kakaknya yang tengah bermesraan dengan Aliena.


"Keterlaluan kak Kai.. pasti sengaja mempertontonkan kemesraan ini di depan Aya." gumam Amanda


"Kak Kai.. ayoo aku sudah siap." ucap Manda yang berhasil membuat kedua orang itu berhenti


Kaisar segera menatap di mana Aya berdiri. Bibirnya tersenyum. rasanya puas sekali bisa membuat gadis itu tak bisa bergerak di tempatnya.

__ADS_1


"Ayo sayang.. kita berangkat sekarang" ucapnya. dan langsung menggandeng tangan Aliena


...Bersambung ...


__ADS_2