ATHENA (TAMAT)

ATHENA (TAMAT)
chapter 01


__ADS_3

Di sebuah tempat yang sangat minim akan cahaya banyak pohon-pohon rindang yang menutupi indahnya cahaya bulan.


Pada malam itu, dua orang perempuan yang umurnya berbeda tengah saling bertemu. Salah satu perempuan di sana umurnya sudah tidak terlalu muda lagi berkisar 40 tahunan sedangkan yang satunya lagi perempuan muda umurnya berkisar 25 tahunan tengah mengendong seorang bayi yang sangat amat cantik tertidur dengan nyenyak di pelukan sang mama.


"Kumohon tolong....


jaga dia, sayangi dia seperti anak mu sendiri kumohon...."


"Nyonya kumohon jangan aku tidak bisa, aku takut nyonya.."


"Jangan takut bibi aku berjanji akan merahasiakan ini asal bibi tidak buka suara tentang hal ini, semuanya akan aman jadi bibi tidak perlu takut."


oek... oek... oek.. ( suara bayi menangis)


"Ku berikan anakku padamu jaga dia , sayangi dia"


"Dia sangat cantik sama sepertimu nyonya dan lihat matanya sama persis seperti tuan


yaa.."


" Dia memang sangat cantik namanya Athena Almayra Anderson ( sambil menghapus air matanya) baiklah sekarang kau cepat pergi, pergi."


"Tapi, kenapa nyonya melakukan ini? apa nyonya tak memikirkan jika anak ini tumbuh besar tanpa kasih sayang kedua orang tuanya. Nyonya ku mohon pikiran baik-baik tentang ini."


"Aku sudah memikirkan ini, dan ini adalah cara yang terbaik agar Putri ku bisa tumbuh menjadi gadis yang kuat. "


"Nyonya ini bukan cara yang terbaik, tapi ini adalah cara yang salah... dia masih kecil nyonya baru saja lahir kemarin, dan nyonya dengan teganya membuangnya.. "


"Aku tidak membuang anakku!!"


"Lalu? apa ini ? jika bukan nyonya membuang anak ini, anak ini tak bersalah. "


"Tapi dia bersalah karena hadir di kehidupan ku."

__ADS_1


"Nyonya!! apa yang kau katakan barusan!!?? kau sungguh keterlaluan... "


"Pergi... " usir perempuan muda itu.


"Nyonya aku sungguh kasihan padamu, hanya karena dia terlahir dengan berjenis kelamin perempuan kau tega melakukan ini. Jika kau ingin anak perempuan ini tak menjadi seperti dirimu di masa lalu, seharusnya kau tak melakukan ini. Dalam diri bayi ini mengalir darah Anderson di dalamnya. Kau terlalu menjunjung tinggi anak laki-laki mu itu. Kau terlalu di percaya akan omongan orang-orang gila itu. Aku sungguh kasihan terhadap mu. Baik jika ini mau mu. Aku akan membawa bayi ini jauh dari mu dan keluarga mu. "


"Yaaa Bagus... pergilah.. pergi ke tempat yang sangat jauh... jauh dari pandangan ku. Bahkan dari bumi ini. Pergii!!"


"Aku pergi. Selamat tinggal nyonya Aluna Anderson yang terhormat, " ucapnya dengan membungkukkan badannya lalu, pergi dari hadapan perempuan itu.


Ia pun pergi sambil membawa seorang anak bayi ditangannya dan perempuan muda itu dia hanya diam di tempat pandangannya terus melihat ke arah perempuan yang sudah pergi meninggalkan, apakah ia menangis? iya ia menangis, menangis dalam diam. Menatap dengan nanar sampai perempuan tadi yang membawa bayinya menghilang dari pandangannya.


Satu pertanyaan yang terlintas di benak kalian.


Kenapa ? kenapa ia melakukan ini ? kenapa ia memberikan bayinya yang baru saja lahir satu hari yang lalu pada seorang wanita lain? ibu macam apa dia dengan teganya melakukan hal itu pada bayinya, pada bayinya yang belum pernah ia pertemukan pada ayahnya, saudara-saudaranya, bahkan keluarganya.


Tapi satu hal yang pasti, dalam pikirannya inilah yang terbaik agar putrinya bisa hidup dengan normal.


Di tempat lain..


"Maafkan aku, aku.. aku sudah berusaha tapi aku tidak bisa maafkan aku" ( menangis tersedu-sedu)


"Tak apa semua sudah terjadi kita hanya bisa berdoa semoga putri kita bisa tenang disana,"


( sambil memeluk sang istri).


"Maaf kan aku... maaf kan aku... maaf kan aku... hikss.. hikss... hiksss..."


"Tak apa tenangnlah... tenanglah" ( lalu mengecup kepala sang istri)


krekk*... (suara pintu)


"Bagaimana jenazah kita akan bawa pulang?"

__ADS_1


"Iya ayah kita akan membawa pulang, pulang ketempat yang lebih baik"


"Baiklah semuanya sudah selesai kita harus pulang untuk mengurus pemakaman cucuku"


"Iya ayo..."


skip ( Sampailah mereka di rumah yang sangat amat besar)


"Semuanya sudah disiapkan, pemakamannya sebentar lagi bersiaplah" tepukan di bahu oleh sang ayah teruntuk anaknya yang sedang berduka atas kepergian sang putri yang baru saja lahir.


Pemakaman pun selesai, semua masih berduka seorang putri kecil yang di tunggu-tunggu olah keluarganya harus pergi untuk selama-lamanya .


Di ujung pemakaman terdapat seorang wanita yang sedang menggendong bayi kecil dia bersembunyi di balik pepohonan agar tidak terlihat oleh orang-orang, entah apa yang ada dipikiran wanita ini antara sedih atau bahagia karena ia mempunyai seorang bayi meskipun bukan bayi miliknya, ia pun pergi dari sana sambil membawa barang-barang yang ada di tangannya.


Di tempat lain...


Seorang wanita cantik yang berada di dalam kamar ia hanya bisa menangis dan menangis entah benar atau tidak yang ada dipikirannya dengan semua yang telah ia lakukan.


"Sayang maaf mama nak, mama terpaksa melakukan ini demi kamu meskipun kita jauh tapi, rasa sayang dan cinta ini tidak akan pernah hilang dan maaf kan aku juga aku terpaksa melakukan ini semua agar putriku tidak menjadi sama seperti diriku " tangis seorang wanita atas kepergian putri kecilnya yang baru lahir.


Di tempat lain..


"Baiklah nak, sekarang kita akan pergi dari tempat ini kita akan membangun keluarga yang bahagia hanya ada aku dan kau athena aku akan merawatmu, menjagamu, menyayangimu seperti anakku sendiri aku berjanji, " janji seorang untuk putrinya itu mereka pun pergi dari kota besar itu. Semuanya merasa yakin bahwa setelah ini akan baik-baik saja tapi, semua tidak akan begitu mungkin hanya awalnya tapi nanti entahlah mereka hanya bisa mengikuti alurnya saja.




**Semua yang kita lakukan akan ada sebab dan akibat jadi, pikirkan terlebih dahulu agar tidak menyesal di kemudian hari**~.



**05-08-2020**

__ADS_1


__ADS_2